
Jam makan malam pun telah tiba Kania tidak ikut turun karena ia kelelahan dan tadi karena terlalu lama berlutut perut nya agak keram, Affandra pun turun seorang diri untuk makan malam
"Malam kak" Sapa Hani
"Hm.. "
Jesy melihat Kania tidak ikut turun apa mereka masih bertengkar " pikir Jesy " Kak Kania gak ikut turun kak.? " Tanya jesy sambil tersenyum manis
"Tidak" Ketus Affandra
"Kenapa kak Kania gak ikut turun kak. ? " tanya Hani
"Baru juga jadi calon istri sudah malas untuk menemani calon suami nya untuk makan, gimana kalo nanti sudah menikah "Racau jesy, tentu saja itu di dengar oleh Affandra dan yang lain
Hanu langsung melotot dengan ucapan Jesy yang sangat berani
Brak
__ADS_1
Affandra mengebrak meja makan " Tutup mulut mu itu, jangan kamu menjelel_jelekan calon istri saya" Marah Affandra sambil menunjuk ke arah jesy
Jesy tidak Terima ia selalu saja di bentak oleh Affandra " Memang iya kan itu kenyataan nya, buktinya sekarang dia tidak turun" Sinis jesy
"Jesy segera lah kamu minta maaf kepada kakak ku" Bisik Hani
" Asal kamu tau, Calon istri saya tidak turun kebawah itu karena ia kelelahan habis melayani ku" Bentak Affandra kepada Jesy, jesy langsung mematung di situ ia tidak bisa berkata _kata
Hani pun langsung menunduk ia tidak ingin kena omel kakak nya
Pelayan yang sedari tadi berdiri di belakang Affandra langsung menghampiri Affandra " Iyah tuan"
"Bawakan Makan malam untuk ku dan juga nyonya kalian ke kamar sekalian Sama susu nya " Pinta Affandra langsung meninggalkan meja makan
"Baik tuan " Pelayan itu langsung menyiapkan makan malam untuk tuan dan nyonya nya itu
"Jesy kita harus bicara" Pinta hani tidak suka
__ADS_1
Jesy langsung melihat hani dan mengiakan permintaan hani, Davanka mengelus tangan Hani dengan lembut
Setelah makan malam selesai Hani langsung mengajak jesy keruang tamu " Duduk lah" pinta hani
"Ada apa tumben kamu terlihat serius biasanya juga bar bar jangan so serius seperti itu nyantai aja kali" Sebut Jesy
Hani tidak menyangka kalo jesy jadi berubah seperti ini " Apa maksud kamu.? Aku ingin ngomong sama kamu" kata hani tidak suka
"Tentang Kania.? " Tanya Jesy malas
"Sejak kapan kamu manggil kak Kania, dengan sebutan nama langsung" tanya Hani tidak percaya
"Memang kenapa.? siapa tau kita seumur an kan kita tidak tau, coba kalo aku gak hilang ingatan mungkin aku tau berapa usia ku " Tekan Jesy sambil memalingkan wajah nya dari jesy
"Aku gak percaya kamu berubah se cepat ini jes, Aku ngajak ngobrol kamu itu cuman ngingetin kamu tentang peraturan di rumah ini, aku saja tidak pernah berani untuk membantah kakak aku tapi kamu malah terang_terangan menjelek_jelekan kakak ipar " Ucap hani sambil berdiri " Oh iya satu lagi Davanka sudah menyiapkan rumah untuk mu jadi bersiap lah untuk pindah ke rumah baru mu, itu perintah dari kak Affandra langsung jangan menolak karena kak Affandra paling tidak suka sama orang yang pembangkang" Hani langsung berjalan ke kamar nya
" Ahh siall ,Awas kalian semua aku akan laporkan kalian semua ke pihak berwajib"Geram jesy "Aku tidak akan keluar dari rumah ini sebelum Affandra bertekuk lutut di kaki ku " Ucap percaya diri
__ADS_1