
Affandra langsung panik ia langsung menghubungi supir untuk menyiapkan mobil, ia pun tidak lupa untuk menyuruh pelayan untuk membawakan koper yang akan di bawa ke rumah sakit, Affandra membawa menggendong Kania kedalam mobil "jalan pak
" Tahan sayang, sebentar lagi kita sampai di rumah sakit"
" Aku sudah tidak tahan hiks" ucap Kania sambil menahan rasa sakit
" Aku harus bagai mana sayang.? " Ucap Affandra bingung
"Elus-elus pinggang ku " pinta Kania
Affandra mengelus pinggang Kania, tapi bukan nya mereda malah semakin sakit " Aku sudah tidak tahan lagi sayang"
" Pak yang cepat jalan kan mobil nya, apa bapak tidak lihat istri saya sudah kesakitan seperti ini " bentak Affandra kepada sang supir
Sang supir hanya bisa mengelus dada melihat sang tuan yang panik seperti itu " Bukan tidak lihat bahkan saya sudah tiga kali melihat istri saya mau melahirkan " batin sang supir
__ADS_1
Mobil pun sudah sampai di depan rumah sakit, Affandra langsung memanggil dokter untuk menangani Kania,Kania segera di tangani oleh dokter, Affandra ikut masuk kedalam ruangan operasi, Ia begitu sedih dan juga terharu berkali-kali Affandra mengucapkan terimakasih kepada sang istri karena sudah melahirkan sepasang Anak kembar
Hani dan Davanka setia menunggu di depan ruangan operasi "Bagai mana keadaan kakak ipar apa baik_baik saja.? " tanya hani kepada Davanka
" Semua akan baik_baik saja baby " balas Davanka sambil menenangkan hani
" Baby apa akan sesakit itu kalo melahirkan.? ko aku jadi takut ya" Tanya Hani sambil melihat ke arah Davanka
" Itu sudah jadi kodrat wanita sayang, kalo kamu tidak mau sakit nanti kamu bisa mengambil secara caesar saja baby, tapi kata nya kalo yang melahirkan secara caesar itu nanti anak kita tidak akan sayang kepada ibu nya beda dengan yang melahirkan normal pasti akan selalu di sayang oleh anak nya " jelas Davanka
"Karena selama di kantor bukan hanya pekerjaan kantor yang aku kerjakan bahkan kakak ipar ku itu menyuruh aku untuk mencari informasi tentang lahiran" Balas Davanka
" Oh begitu baby aku pikir kamu sudah pengalaman"
"Pengalaman pertama adan terakhir aku akan di mulai setelah aku menikahi mu baby " bisik Davanka , yang membuat wajah hani langsung memerah
__ADS_1
" Is kamu ini " balas hani sambil menutupi muaknnya
Setelah satu jam, Affandra keluar dari ruangan operasi dengan wajah bahagia dan juga sedih karena ia harus melihat perut sang istri di belek , bahagia nya karena istri dan anak_anak nya dengan keadaan sehat
Hani langsung menghampiri sang kakak " Kakak gimana.? Apa ponakan_ponakan aku sudah lahir.?gimana keadaan kak Kania.? "
" Satu-satu kalo nanya dek, Mereka sudah lahir dengan keadaan sehat dan istriku juga sehat sekarang ia sedang di bersihkan untuk di pindahkan ke ruang rawat " Balas Affandra
" oh sukur deh aku benar-benar khawatir melihat kakak ipar yang kesakitan"
" Iya smpai_sampai kamu tidak ingin punya anak baby" ucap Davanka, hani langsung melotot kepada calon suami nya itu
" Mungkin awal nya akan sakit tapi rasa sakit itu akan hilang ketika melihat dan mendengarkan tangisan anak kalian nanti " Kata Affandra sambil menepuk bahu hani
Kami keluar dari ruang operasi dan di iringi dengan bok baby mereka akan di pindahkan keruangan VVIP yang sudah Affandra siapkan untuk sang istri, ruangan yang sudah di dekor dan hiasan selamat pun ter pasang di ruangan itu tak lupa dengan bunga _bunga yang menghiasi kamar itu
__ADS_1