Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
MASIH CERITA AZIMA DAN DAVA


__ADS_3

Azima sampai di sebuah mol besar di kota nya, ia berjalan ke sebuah permainan ia ingin melepaskan kejenuhan dan juga kekesalan, Azima memasukan koin ke mesin lempar bola, Azima memasukan bola_bola itu ke jaring_jaring "Dava sialan, pergi sana ke neraka" ucap Azima sambil memasukan bola


"Pergi sanah ke laut yang paling dalam "


"Enyah lah kau dari dunia ini dava sialan "


"Jika di dunia ini hanya ada satu laki-laki dan itu adalah si dava, mending aku jadi perawan tua "


Azima tidak henti_henti nya menggerutu dan men sumpah serapah kan dava, Azima benar-benar kesal kepada laki-laki itu baru kali ini dia di perlakukan sepeti tadi


Ternyata sedari tadi Dava sudah memperhatikan Azima, sebenarnya tadi ia tidak jadi pergi begitu saja, dava menunggu sampai Azima naik Taksi karena dava merasa bersalah karena sudah menurunkan Azima di pinggir jalan, akhirnya Dava mengikuti taksi yang di tumpangi oleh Azima


"Benar kah, kamu lebih baik menjadi perawan tua dari pada menikah dengan ku? " kata Dava di belakang Azima

__ADS_1


"Dava sialan mengapa tiba-tiba malah muncul suara dia, apa karena saking aku kesal" gumam Azima " Apa ada hantu nya si dava di sini "


Pletak


"aw sakit " Ucap Azima yang kening nya di sentil oleh seseorang " Kamu. ? " kaget Azima yang melihat ada dava di sebelah nya


"Suruh siapa kamu bilang aku hantu" Kata Dava kesal


* Hah aku pikir tadi suara hantu dan halusinasi tadi " batin Azima " Tidak, kamu salah dengar kali " Elak Azima


"Sudah mungkin kamu salah dengar, ngomong_ngomong kamu mau ngapain kesini.? ngapain ngikutin aku.??" Tanya Azima kepada Dava


Dava yang ketahuan mengikuti Azima, ia gelagapan bingung harus jawab apa " Jangan ke GR ya, tadi aku mau ketemuan sama teman di sini, eh tau nya malah ketemu sama anak manja " elak Dava sambil memalingkan pandangan nya

__ADS_1


"Apa kamu bilang, aku manja? " tanya Azima


" Iyah kamu manja " ucap ulang Dava


" Aku tidak manja, tapi karena keluarga ku sangat sayang padaku makanya mereka memperlakukan aku seperi itu " Kecam Azima kesal, lalu Azima pun pergi meninggalkan dava di tempat bermain


Hati Azima benar-benar kesal dan dongkol hari ini, niat nya mau menghilangkan kejenuhan sampai berbohong kepada mamah nya, eh malah di buat dongkol oleh Dava " Sialan laki-laki itu, akan aku buktikan kalo aku tidak manja sepeti yang dia bilang " gumam Azima


Dava melihat Azima yang sudah menjauh, Sebenarnya tadi ia ingin meminta maaf kepada Azima tapi karena mendengar gerutu Azima, Dava malah terpancing emosi nya, malah Kini Azima semakin kesal kepadanya " Ahh sial, kenapa aku malah membuat nya semakin kesal kepadaku " ucap sesal Dava


Kini Azima sudah sampai di rumah nya, ia langsung masuk ke kamar nya dan mencari ijasah, ia akan membuat surat lamaran " Aku buktikan kalo aku bisa berdiri di kaki ku sendiri, dan aku bukan anak manja sepeti yang dia bilang " tekad Azima, ia pun pergi ke tukang Foto kopi ia membuat beberapa lamaran untuk ia sebar


Dava sampai di rumah, di rumah sudah ada mamah rima dan papah nya sedang duduk di ruang TV " sudah pulang kamu.? " tanya sang papah

__ADS_1


" Sudah pah" jawab Dava sambil duduk di sopa dan mengeluarkan handphone nya


__ADS_2