Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
MELAMAR KERJA


__ADS_3

Azima berjalan dan menaruh surat lamaran nya ke beberapa Kafe dan juga resto, lelah sudah pasti namun ia harus ingat kalo ini demi menuju ke mandiri " Lelah, pegel hiks.. tapi kamu jangan lemah Azima kamu harus bisa berdiri di kaki kamu sendri kamu harus buktikan kepada laki_laki itu kalo kamu tidak manja lagi " kata Azima menyemangati diri sendiri, karena lelah ia duduk di kursi pas di bawah pohon, Azima mengipas_ngilas amplop coklat nya " Mudah_mudahan aku ada panggilan dari salah satu kafe, dan resto tadi " gumam Azima


Di sebuah ruangan, Dava sedang menyuruh anak buah nya jika di salah satu kafe atau pun lestoran ada yang melamar atas nama Azima adyatama harus langsung di Terima, dan anak buah nya pun meng ia kan ke perintah atasan nya itu


"Ternyata dia bukan wanita lemah yang bisa ditindas begitu saja, aku acungkan jempol ku untuk wanita itu, di usia nya yang masih muda ia mau berusaha mencari pekerjaan sendiri dan ingin berdiri di kaki nya sendiri " Batin Dava " Is sialan kenapa aku jadi memuji nya, bukan nya dia kaya gitu juga ulah aku sendiri karena suka meledek nya anak manja, Ah sadar lah..." Ucap Affandra kepada dirinya sendiri


Azima sudah sampai di rumah nya dengan lemas karena tadi ia jalan dari depan sampai rumah mana cuaca sangat panas hari ini " bi... ambil kan aku minuman yang dingin " teriak Azima kepada bibi karena ia sudah tidak kuat lagi jika harus ke dapur


mamah kania yang mendengar suara putri nya ia langsung berhenti aktivitas nya ia langsung menghampiri sang putri " Sayang kamu sudah pulang.? " tanya mamah


"Ah iya mah, baru saja aku sampai rasa nya capek sekali " keluh Azima kepada sang mamah

__ADS_1


" Kalo begitu, berhenti lah mencari kerja, kan kamu bisa datang ke perusahaan sayang" Saran sang mamah


"Tidak! mah aku tidak mau, aku ingin bekerja hasil keringat ku sendiri " Balas Azima yang mata nya mulai merem


"Non ini minuman dingin nya " ucap bibi sambil menyodorkan satu gelas minuman dingin kepada Azima


Azima mengambil gelas itu dengan mata merem " sayang yang benar minum nya " ucap Mamah kania


Mamah kania, mengirim foto putri nya yang tertidur di atas sopa kepada sang suami, Ibu mana yang akan tega melihat anak nya kelelahan seperti itu, tapi mau bagai mana lagi itu keinginan nya sendiri " Semangat ya sayang, mamah selalu berdoa yangyang terbaik untukmu, entah karena apa kamu tiba-tiba mengambil keputusan untuk bekerja mudah_mudahan ini keputusan yang terbaik untuk mu " ucap mamah Kania sambil mengelus rambut sang putri


Ting... nong.....

__ADS_1


Suara bel berbunyi, mamah kania langsung berjalan ke depan ia membukakan pintu " Ah besan sudah sampai sama siapa kesini.? ayo masuk " Ajak Mamah kania


Hari ini akan ada arisan, di rumah mamah kania dan Mamah kania mengajak besan nya untuk ikutan agar tambah akrab


"Eh nak dava, ayo masuk " dava berjalan mengikuti langkah mamah rima


" Mau pada minum apa besan dan nak dava.? " Tanya Mamah kania


" Nanti saja besan, seperti ke tamu saja, jika saya ingin nanti tinggal ngambil ke dapur saja " jawab mamah rima, karena mamah rima membiasakan diri untuk tidak nanggung kepada besan nya


" Ah baik lah, nak dava jika nanti ibu_ibu sudah datang, nak dava bisa tunggu di ruang tv saja agar tidak bosan " kata Mamah kania

__ADS_1


"Iyah tante, aku ke ruangan tv dulu ya" pamit dava, dava pun berjalan ke arah ruang TV, namun ia melihat seorang gadis yang sedang tertidur pulas di bangku sopa, dava duduk dengan pelan yang awal nya ia ingin menonton TV, dava urungkan akhirnya ia memainkan handphone nya di pojok sopa karena takut ganggu Azima yang sedang tidur " apa se lelah itu ya " gumam Dava.. tak terasa ia pun malah ikut tertidur karena ia pun merasa lelah seharian harus mengurus usaha nya


__ADS_2