Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
Nasehat Azzam


__ADS_3

DI KEDIAMAN AFFANDRA


Setelah pulang sekolah Kania, Azzam dan juga Azima masuk ke kamar masing-masing, naya setelah membersihkan tubuh nya ia keluar untuk membuat kan makan siang, setelah siap naya memanggil orang-orang rumah untuk makan siang, mereka pun makan dengan tenang tidak ada suara


Sesuai pembicaraan di sekolah tadi mereka akan belajar bersama di ruang baca Azzam karena minggu depan sudah ujian terakhir, Naya sangat berusaha untuk mendapatkan nilai bagus karena ia sedang mengajukan beasiswa di salah satu kampus " Aku pasti bisa " Ucap naya semangat


"Apa nya yang bisa nya? " tanya Azima, Azzam melirik ke dua gadis itu


"Aku pasti bisa mendapatkan beasiswa " kata Naya tersenyum simpul


Azima menggelengkan kepala nya " Walaupun kamu tidak dapat tapi kan masih ada orang tua aku yang akan selalu membantu mu" Ucap Azima kepada naya


"Tapi aku tidak ingin terus jadi beban terus di keluarga kamu " Balas naya

__ADS_1


Azzam yang tidak suka dengan ucapan naya ia langsung berdiri " Kalian itu mau belajar atau mau ngobrol sih " bentak Azzam tidak suka


"Ia ia maaf kak " ucap serentak mereka


Mereka pun melanjutkan belajar nya sampai jam 7 malam, itu pun karena di panggil oleh hani untuk makan malam, kalo tidak mungkin mereka tidak akan ingat jam makan malam


"Maaf tante aku tidak membantu tante menyiapkan sarapan " ucap naya merasa tidak enak


"Tenanglah, Tante ngerti ko kalo kamu dan yang lain sedang fokus untuk ujian minggu depan, Kalian semua harus membuat orang tua kalian bangga dengan nilai_nilai kalian " kata hani sambil duduk di kursi nya


" Kalian sombong " balas Anton sebal


"Jangan marah seperti itu, jika kamu mau seperti kita sering lah belajar jangan main terus " kata azzam dingin " apa lagi kamu anak satu_satu nya, pasti perusahaan yang Ayah kamu bangun akan turun kepadamu, kalo kamu hanya mementingkan bermain lalu perusahaan ayah mu siapa yang mau urus " lanjut Azzam menasehati sepupunya itu

__ADS_1


"Dengar tuh sayang, Kak azzam saja sudah turun ke perusaahan sejak usia 16 tahun, masa kamu sudah usia 17 tahun masih mementingkan bermain " Kata Davanka sambil memakan makanan nya


"Iyan pih, maaf " Ucap Anton " Kak Azzam ajari aku untuk bisa septi kakak " pinta Anton kepada azzam


"Baik, kakak akan ajari mu, tapi nanti setelah kakak lulus sekolah" Balas Azzam ramah


Wah sepintar itu kah pacar ku sehingga ia sudah kerja di perusahaan dari usai 16tahun, aku tidak menyangka semakin cinta saja aku tuh " Batin Naya sambil melirik ke arah Azzam


Azzam yang sadar dengan tatapan Naya ia pun menyenggol kaki naya, namun ternyata yang di senggol bukan kaki naya melainkan kaki hani " Is siapa sih yang nyenggol_nyenggol kaki tante " Ucap hani sedikit kesal


Naya langsung mengulum senyum nya karena azzam salah sasaran " Maaf tante tadi ada nyamuk di bawah " Balas Azzam


"benar kah? " tanya hani tidak percaya

__ADS_1


"Iyah tante, tapi kaya nya nyamuk nya sudah pergi "


Hani percaya saja dengan ucapan Azzam lalu ia melanjutkan makan malam nya


__ADS_2