Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
PINDAH KAMAR


__ADS_3

Setelah makan malam dan mengungkapkan isi hati, Affandra tidak melepaskan genggaman sang pujaan hati bahkan di wajahnya terpancar sangat bahagia, senyuman nya tidak luntur sejak tadi


Apa tuan sudah mulai gila ya, dari tadi tersenyum terus " Batin sang supir


"Apa sebahagia itu, kamu sedari tadi tersenyum terus dan tidak melepaskan tangan aku.? " tanya Kania lembut


" Bahkan ke bahagian aku tiada taranya " Jawab Affandra lalu mengecup tangan Kania


Kania hanya geleng-geleng mendengar ucapan Affandra " Oh iya apa boleh aku minta satu ke inginkan.? " tanya Kania ragu


"Apapun akan aku lakukan untukmu "


" Aku harap hubungan kita jangan sampai orang kantor tau, cukup kita aja yang tau " pinta Kania pelan sambil menunduk


" Kenapa.? apa di kantor kamu mempunyai gebetan sehingga tidak ingin orang lain tau tentang hubungan kita. " Selidik Affandra dengan nada berat


Bukan begitu tuan, pasti nona Kania punya alasan nya" Batin sang supir

__ADS_1


"Tidak, mana ada gebetan Aku tiap hari bersama tuan, mana mungkin aku berani "


" Lalu.? " tanya Affandra yang mulai emosi


" Aku tidak ingin Orang kantor membicarakan kita, Aku seperti angsa putih yang bertemu dengan pangeran " Jawab Kania menunduk


" Masa bodoh dengan omongan orang lain, kalo sampai ada yang ngomongin atau ngejelek-jelekin kamu biar aku sumpel mulutnya" Ucap Affandra tegas " Jangan takut sama mereka sekarang kamu adalah nona nya mereka yang harus mereka hormati "


Kania hanya bisa diyam, mau ngomong juga percuma kalo sang tuan sudah seperti itu


" Dan satu lagi, berhenti memanggil aku tuan, mulai sekarang kamu adalah pasangan aku " Kata Affandra lembut


"Panggil sayang" jawab Affandra dengan mengecup tangan Kania


"Sa.. sayang"


" Iyah mulai sekarang panggil aku sayang" ucap Affandra

__ADS_1


duh ada_ada saja mana mungkin aku manggil sayang apa lagi di kantor bisa geger ini mah " batin Kania


Tak terasa perjalanan pun sudah sampai di depan rumah, mereka turun dari mobil, Affandra menggandeng Kania sambil berjalan, ketika masuk ke ruang tamu, sang adik sudah cemberut " Kakak kalian dari mana kenapa pulang nya telat.? " tanya sang adik


Hani melihat sang kakak bergandengan" Eh eh.. bentar sejak kapan kalian pegangan tangan. ? oh ini yang membuat kalian telat "Tanya Hani dengan senyum penuh arti


Tanpa menjawab Affandra langsung membawa sang ke kasih hati ke lantai dua


"Is menyebalkan " ucap Hani


Affandra membawa Kania kedalam kamar nya, ia sangat tidak ingin berpisah dengan pujaan hati " Kenapa membawa aku ke kamar mu.? " tanya Kania


" Mulai sekarang kamu akan pindah ke kamar aku " jawab Affandra " Tidak ada penolakan, Barang_barang mu nanti bibi yang memindahkan nya ke sini, Sekarang mandi lah ini sudah mulai malam pasti badan kamu sudah lengket " ucap Affandra


Kania memutarkan bola mata nya, ia selalu saja kalah kalo ngomong sama sang tuan, ia pun karena sudah lengket kani langsung masuk ke kamar mandi Affandra untuk membersihkan badan


Affandra yang melihat Kania masuk ke dalam kamar mandi ia pun membuka jas nya dan duduk di atas sopa sambil menunggu Kania beres ia pun membuka email yang masuk kedalam handphone nya

__ADS_1


Di dalam kamar mandi Kania ke bingung gan pasal nya tidak ada handuk dan ia pun lupa gak bawa ganti baju " Gimana ini, ada acara lupa segala " gerutu Kania


__ADS_2