Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
SEMUA IKUT BAHAGIA


__ADS_3

"Ada apa nak, ko tumben kamu mengumpulkan penghuni rumah " tanya Mamah kania heran


"Iyan udah kaya mau ada apa saja " balas Azima


papah dan dava hanya diam saja mereka malah asik dengan makanan nya, setelah mereka kumpul Azzam pun langsung berdiri di sisi sang istri " Mulai...... "


" Langsung saja jangan bikin kita penasaran, Papah harus segera ke perusahaan " kata Papah affandra


"Mulai sekarang kalian semua harus menjaga istri saya karena Istri saya saat ini sedang hamil anak kembar tiga " ucap Azzam antusias


"Wah benar kah sayang " tanya Mamah kania " Selamat ya "


Papah affandra, Azima dan juga Dava pun ikut mengucapkan selamat kepada naya dan juga Azzam, Azzam memberikan bonus kepada semua pegawai yang ada di rumah untuk merayakan kehamilan sang istri


"Sebentar lagi mamah dan papah akan dapat cucu " Sorak mamah kania bahagia


"Aku juga akan jadi aunty "

__ADS_1


Satu rumah itu ikut bahagia mendengarkan majikan nya telah hamil, Azzam pun menyuruh para pelayan untuk ikut menjaga istri dan calon anak nya " Kelakuan kak Azzam sama seperti mu sayang " kata Kania, ia sangat ingat bagai mana protektif nya sang suami dulu


"Itu tanda nya sayang" balas bangga Affaandra


"Iyah sayang, tidak terasa ya kita sebentar lagi akan punya cucu, padahal baru kemarin aku menyuapi anak_anak kita,Waktu terlalu cepat berjalan " lirih kania


" Iyah sayang, aku berasa baru kemarin menggendong kedua anak kita dengan tanah kanan dan kiri"


Mamah Kania dan juga papah Affaandra mengingat masa_masa mereka mengasuh kedua anak mereka, apa lagi tanpa pengasuh karena mamah Kania takut, akan terjadi lagi pengalaman yang tidak di ingin kan


Azzam, naya, Azka dan Dava Sekarang sedang berada di taman karena Naya sedang menginginkan Abang nya itu untuk untuk memanjat pohon mangga yang ada di samping rumah yang kebetulan sedang berbuah " Wah lihat mangga ini, sungguh menggiurkan" kata naya


"Justru mangga yang mengkel kaya gini yang enak untuk di rujak Asem seger " Naya segera mengambil pisau ia sudah tidak sabar membuat rujak "By.. ulek" pinta Naya sambil menyodorkan ulekan kepada sang suami


"Loh ko aku sih sayang? " Protes azzam


"Lalu siapa.? kan ini keinginan anak kita" alasan Naya, padahal emang Naya malas saja untuk mengulek

__ADS_1


"Ha ha ha... gimana rasanya tu rujak ulekan kalo kakak yang bikin " ledek Azima sambil menyenderkan punggung nya di dada Dava


"Pasti rasanya enak " bela Naya yang sudah tidak sabar


"kalo orang ngidam gitu kaya ya... "


"Kamu belum ngerasain saja, nanti juga kamu merasakan " Kata nya


"Selamat siang ponakan_ponakan tante " Teriak Hani sambil berjalan ke arah taman


"Siang juga tante "


"Wah tante denger ada yang sedang ngidam nih, selamat ya sayang " Ucap tante hani sambil memeluk Naya dari belakang


" Iyah terimakasih tante " ucap Naya tulus


"Ponakan tante, tokcer juga ha ha ha " Ledek Tante hani kepda Azzam

__ADS_1


"Iyah dong, kalo gak tokcer mana mungkin bisa hamil" balas Azzam yang masih mengulek


Berita kehamilan Naya memang sudah menyebar, kedua orang tua Naya juga ikut Bahagia, Dan para karyawan di kantor mereka mendapatkan bonus atas kehamilan Naya dari Papah Affaandra.


__ADS_2