Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
MASIH CEMBURU


__ADS_3

Kania yang melihat Affandra marah ia mengelus_ngelus lengan calon suami nya supaya tidak semakin marah " Sudah, mari kita lanjut makan malam nya " ajak Kania


Setelah piring datang, Kania pun langsung menaruh nasi dan lauk pauk di piring Affandra


Jesy yang melihat itu begitu aneh, kenapa dia tidak marah tapi kepadaku dia sampai menggebrak meja segala, Apa memang hanya sodara nya saja yang boleh melakukan itu


Mereka pun makan dengan tenang tanpa mengeluarkan suara, sedangkan jesy sedari tadi ia melirik ke arah Affandra namun sambil tersenyum


" pelayan " Teriak Affandra


"Iyah tuan"


"bawakan susu untuk nona Kania.? " pinta Affandra


"Oh Iya baik tuan"


"Makan lah yang banyak biar kalian sehat" Pinta lembut Affandra kepada Kania


"Eum" Jawab Kania singkat


Jesy terus memperhatikan Affandra dan kani" Sepertinya ada sesuatu, mendengar kata kalian, apa Kania sedang hamil.? Tapi bukan nya dia blm menikah " banyak tanda tanya di pikir kepalanya

__ADS_1


" Ini tuan susu nya " Ucap pelayan itu, menaruh seges susu


" Minum lah sayang " suruh Affandra lembut


Kania pun langsung meminum susu nya sampai habis,kalo ia menolak pasti bakalan ada keributan lagi " Sudah habis sayang" Ucap Kania sambil menunjukan gelas kosong


" Anak pintar " Jawab Affandra sambil mengelus kepala Kania


Setelah mereka selesai makan, mereka pun bubar dari meja makan Kania dan Affandra langsung naik ke lantai atas untuk istirahat tapi sebelum naik tangga Affandra mengingatkan kembali pada hani untuk ngasih tau jesy apa saja peraturan di rumah ini


" Istirahat lah sayang, ini sudah malam tidak baik untuk ibu hami "


" Sayang, kamu kenapa? Kamu marah padaku.? " tanya Affandra sambil memeluk kania


" Sanah peluk aja si nene lampir itu" Usir Kania


" nenek lampir, siapa nenek lampir syang.? " tanya Affandra bingung ia masih tidak mengerti


" Jangan so polos dan pura_pura lupa" Jawab Kania ketus " Jika besok Pengelola butik nya cowo aku akan memeluk nya dan mencium pipi kiri dan kanan nya "


" Apa maks_d, ah.. aku baru ingat, apa kamu cemburu sama pengelola butik itu.? " Goda Affandra

__ADS_1


" Tau ah sana jauh_jauh dari ku "


Affandra menggaruk kepala yang tidak gatal " Maaf kan aku sayang, itu bukan ke inginkan ku tapi itu rejeki ku" jawab polos Affandra tampa bersalah


" Oh begitu rupanya nya, ok tunggu saja besok apa yang akan aku lakukan " Kata Kania sambil melotot


" tidak_tidak jangan syaang, aku gak mau kamu di sentuh oleh laki-laki lain "lirih Affandra " Aku minta maaf aku salah, aku akan melakukan apa saja asal kamu memaaf kan aku " pinta Affandra


Kania merasa punya angin segar mendengar nya,ia tidak akan menyia_nyiakan kesempatan emas ini " Ok baik lah akan aku pikirkan kembali " ucap Kania sambil menutupi tubuh nya dengan selimut


"Affandra langsung ikut ke dalam selimut, ia pun memeluk Kania di dalam selimut


Sedangkan Hani saat ini sedang ngobrol dengan pujaan hati nya ia merasa rindu kepada kekasih nya ini, apa lagi Satu minggu ini ia di sibukan dengan mengurus Jesy


" Baby aku sangat rindu padamu " Ucap hani sambil memeluk Davanka


Davanka membalas pelukan hani ia juga merindukan kekasih nya ini " Baby kenapa tadi aku menelpon mu gak di angkat? " Tanya Davanka sambil melihat wajah hani


" Eum maaf, tadi se habis dari rumah sakit aku langsung tidur di kamar, aku sangat lelah tadi " jawab hani manja


Ternyata sedari tadi Ada seseorang yang memperhatikan keromantisan dua sejoli itu " Ternyata dia melanggar peraturan di rumah ini, aku akan menjadikan ini kartu mu hani " Senyum licik di pipinya

__ADS_1


__ADS_2