Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
USAI PESTA


__ADS_3

Para tamu sudah mulai sepi dan Keluarga Affandra dan juga keluarga Mamah rima sedang mengobrol " Sayang kita ke kamar aja yu, Acara nya sudah beres biarkan para orang tua itu mengobrol sepuas nya di sini " Ajak Azzam berbisik di telinga naya


Naya melihat ke sekeliling, benar saja tamu sudah mulai sepi dan para orang tua sedang ngobrol di meja bundar " Baik lah lagian kaki aku sudah pegel banget "


Azzam dan naya berjalan ke meja orang tua nya dan berpamitan untuk masuk ke kamar " Mah, pah, dan mamah rima dan yang lain nya kami pamit terlebih dahulu ya, kasian kaki Naya sudah pegel " Ucap Azzam


"Heum bilang saja kalian mau malam pertama " celetuk Azima dan langsung dapat tatapan dari orang-orang di sana " He he maaf " Kata Azima sambil menggaruk kepala yang tidak gatal, Dava melihat


Azima ia tersenyum getir


"Yasudah kalian masuk lah, kasian menantu mamah " Kata Kania


Azzam dan naya pun pamit dan berjalan ke arah kamar nya sambil menggandeng Naya


"Mah aku pulang duluan saya ya, Aku gak jadi nginep di sini, aku rindu kamar aku " Ijin Azima kepada mamah nya

__ADS_1


"Loh kenapa sayang? kan di rumah juga tidak ada siapa_siapa "


"Gak papa Mah, aku rindu kasur ku yang empuk" Balas Azima sambil merangkul lengan sang mamah


"Tapi kamu pulang sama siapa.? Tap bentar mamah panggilan supir dulu " Ucap mamah Kania


"Tidak usah tante, biar saya saja yang antar kebetulan saya juga mau pulang " Kata Dava kepada Kania


"Oh gitu, ya nak dava boleh deh, Gak papa kan sayang? " Ucap mamah Kania sambil melirik ke arah Azima


"Tidak, tidak akun naik taksi saja mah" tolak Azima " Kalo aku dia antar oleh nya bisa_bisa di jalan aku di apa_apain ihh ngeri " Batin Azima sambil bergidik ngeri


"Apa dia cenayang ? " Batin Azima " Siapa yang punya pikiran kotor aku hanya tidak ingin merepotkan mu saja " Elak Azima


"Sudah nak, tidak apa_apa kamu di antar oleh Bang dava ya " Kata Mamah rima

__ADS_1


"Tape tante... "


"Nurut saja sayang, Lagian siapa yang mau antar kamu pulang jika bukan bang dava, Lagian kalo naik taksi malah papah gak akan ijinin kamu untuk pulang " Balas Affandra


"Tapi aku takut di culik oleh nya" Jawab ceplos Azima, yang membuat gelak tawa semua orang " Apa lagi sedari awal dia seperti punya dendam kusumat kepadaku " Jujur Azima


Mata Dava melotot " Ngapain aku men culik gadis yang merepotkan sepertinya " Batin dava merasa tidak Terima kalo dia di sebut akan menculik Azima


"Tante yang akan jadi jaminan nya jika bang dava macam_macam padamu" Balas Mamah rima


"Heum baik lah, aku menerima di antar kan oleh nya karena tante ya bukan karena aku mau "


"Iyah sayang" balas mamah rima


Azima pun pamit, dan mengalami semua orang yang ada di meja bundar itu " Azima pamit ya semua nya " Kata azima iya pun berjalan di belakang Dava

__ADS_1


Dava dan Azima masuk kedalam mobil, tidak ada suara di dalam mobil itu, " Is menyebalkan ternyata dia lebih dingin dari kak Azzam " batin Azima mengalihkan pandangan nya ke arah lain


" Aku kerjain juga ni anak " senyum Licik pun terpancar di wajah Dava


__ADS_2