Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
KEPUTUSAN


__ADS_3

" Lalu apa rencana selanjut nya.? " tanya Kania kepada hani


"Gak tau kak, kalo aku bawa dia ke rumah apa kakak Affandra akan mengijinkan.? " tanya Hani


" Coba saja kamu bicara sama kakak mu, nanti kakak bantu " jawab Kania " Kamu makan dulu han, dari tadi siang pasti blm makan" suruh Kania


Affandra masuk kedalam ruangan, ia melihat gadis korban itu dengan lekat dan berlalu kepada hani " Gimana ke adaan nya. ? "


" Sudah membaik kak, tapi dia hilang ingatan, tapi kata dokter itu cuman sementara" Lirih hani sambil menunduk


" Lalu apa langkah selanjutnya jika ia sudah keluar dari rumah sakit.? " Tanya Affandra sambil melihat ke arah adik nya itu


"Hani blm tau kak" kata hani pelan

__ADS_1


Affandra menghelay kan napas panjang " Setelah sembuh bawa lah ke rumah dan untuk sementara di akan tinggal di paviliun bersama para pelayan , tidak mungkin kita membiarkan dia hidup di luar sendirian dengan kondisi sepeti ini"


bukan nya tidak ingin mengajak gadis itu tinggal di rumah nya mamun ia tidak suka jika harus ada orang asing di dalam rumah nya, Paviliun juga lumayan bagus satu paviliun berisi dua kamar untuk dua orang dan itu juga pasilitas nya kumplit


" Iyah baik kak" jawab hani " Lalu kita harus kasih nama dia siapa.? soalnya dia juga tidak ada karu identitas "


Sedangkan yang di bicarakan hanya diyam saja karena iya juga bingung harus kemana jika sudah sembuh nanti apa lagi keadaan nya sepeti ini tidak ingat siapa_sipa


Kania terdiam sejenak" Gimana kalo kita kasih dia nama jesy " ucap Kania semangat


" Ok sekarang nama kamu jesy " Ucap hani sambil melihat ke arah gadis itu


Gadis itu hanya tersenyum, tanpa bersuara entah suara nya yang hilang atau emang ia bingung harus bagai mana

__ADS_1


" Yasudah kakak mau pulang dulu, nanti bakalan ada Davanka yang menemani mu" ucap Affandra kepada sang adik


" Cepat sembuh ya " Ucap Kania kepada jesy" Dan kamu han jangan terlalu cape ya istirahat , kakak pulang dulu " kata Kania sambil pergi


" Iyah kak, dadah... " Jawab hani sambil melambaikan tangan nya


" Nah sekarang tinggal kita berdua, sekarang kamu istirahat biar cepat pulih dan pulang ke rumah, kamu dengar kan tadi kata kakakku buat sementara kamu bisa tinggal di paviliun dulu sampai kamu sembuh, aku pun akan bertanggung jawab untuk mengurus mu sampai sembuh " Ucap hani kepada jesy


" Terimakasih " jawab jesy


" Iyah sma_sama, udh sekarang kamu tidur aku juga mau istirahat " ujar hani sambil menyelimuti tubuh jesy dan ia pun berbaring di sopa untuk merebahkan tubuh nya, bohong jika saat ini badan hani tidak sedang sakit,malah sekarang ia sedang merasa demam mungkin epek luka_luka, hani pun meminum obat nya dan ia terlelap tidur


Ketika mereka sudah tidur Davanka datang untuk melihat ke adaan jesy ia juga melihat sang kekasih sudah tidur di atas sopa panjang, Davanka menyelimuti tubuh hani, ia mengecup kening hani dan mengelus rambut hani

__ADS_1


Davanka pun keluar, ia sudah memesan kamar VVIP di sebelah kamar jesy, tidak mungkin kan ia harus tidur bersama hani di sopa, tadinya ia mau menyuruh hani untuk tidur di ruangan sebelah namun ia tidak tega untuk membangunkan hani yang sudah terlelap tidur


__ADS_2