
cek lek...
Pintu UGD pun terbuka, Azzam segera menghampiri dokter yang keluar " dok bagai mana dengan istri saya? " tanya Azzam
"Tenang dulu tuan, nona tidak apa_apa hanya saja..... "
"Hanya apa dok.? " tanya Azzam tidak sabar
Dokter itu tersenyum " selamat tuan, nona Naya sedang mengandung " kata dokter itu sambil tersenyum
Azzam masih mematung di tempat ia kaget sekaligus bahagia " Apa dok? istri saya hamil" ucap ulang Azzam
"Iyah tuan, biar jelasnya mending setelah nona Naya sadar anda membawa nya periksa ke ahli kandungan " saran dokter itu
"Baik dok, apa saya bisa menemui istri saya.? " tanya Azzam bahagia
" Boleh tuan, tapi setelah di pindahkan ya karena nona Naya harus di rawat dulu satu hari karena ia seperti nya kelelahan " Kata dokter
"Baik dok"
Azzam pun memesan kamar VVIP ia ingin istri dan calon anak nya nyaman, Setelah di pindahkan Azzam pun masuk keruangan Naya " Sayang kamu sudah bangun "
__ADS_1
" Aku kenapa by " tanya Naya dengan pelan
"Kamu tidak apa_apa sayang, kata dokter kamu kelelahan dan kurang cairan " jawab Azzam "Dan... di dalam sini ada calon anak kita " kata Azzam antusias
"Benarkah by. " tanya Naya, ia meneteskan air mata nya " Hasil kerja keras kita selam siang dan malam, akhirnya " ucap Naya polos
Azzam terkekeh mendengar ucapan istri nya" Azzam menghaous air mata sang istri, nanti kita periksa ke dokter kandungan ya" Ajak Azzam, Naya pun menganggukan kepala nya
Sesuai dengan keinginan azzam, mereka saat ini sedang ada di ruangan kandungan mereka memeriksa kandungan Naya " Wah lihat tuan nona, bayi anda ada tiga " Sebut dokter antusias
"Benarkah dok" tanya mereka serentak
" lihat lah ke monitor tuan dan nona, di sana ada titik putih tiga itu tanda nya ada tiga bayi di dalam perut istri anda, selamat ya tuan nona " ucap dokter itu
"Aku tau, tapi sekarang kamu sudah tidak sendiri lagi ingat di dalam perutmu itu ada calon anak_anak kita, tiga loh sayang " ucap Azzam sambil menunjukan jari nya tiga
Naya geleng-geleng melihat suami nya ini " By apa kamu sudah memberi kabar kepada orang tua kita.? " tanya naya yang sudah duduk di atas tempat tidur
"Aku lupa, besok saja pas kita pulang,kita kasih kejutan ya " Ucap Azzam sambil mengupas apel
"Hm.. baik lah " jawab naya
__ADS_1
Sepeti biasa naya akan terbangun jam tiga pagi untuk memuntahkan isi perut nya " by... hiks.. " rengek Naya
" kenapa syang kamu mual lagi? " tanya Azzam bangun dari tidur nya
Naya menganggukan kepala nya "Sini tidur lagi biar aku usap_usap anak_anak kita " naya pun berbaring di samping Azzam, Azzam pun mengusap perut naya sampai naya tertidur pulas
Pagi hari nya, naya sudah di perbolehkan untuk pulang ke rumah kini Azzam dan naya sudah berada di dalam mobil, sesampai nya di rumah ternyata orang-orang rumah sedang sarapan " Selamat pagi semua nya " ucap Azzam berjalan dan di ikuti oleh naya di samping
"Pagi sayang, kalian habis dari mana? dari kemarin tidak ada kabar " tanya Papah Affandra
"Bukan nya di suruh ikut sarapan malah kena omel " grutu Azzam, naya pun menyenggol lengan Azzam
"Cie cie... es balok sekarang sudah mencair " ledek sang adik
Azzam menyuruh naya untuk duduk di sebelah mamah nya " ada sesuatu yang ingin Azzam umumkan " kata Azzam " bibi" teriak Azzam
"Iyah den" bibi pun menghampiri Azzam
"Tolong kumpulkan penghuni rumah ini termasuk tukang kebun dan juga satpam di depan " pinta Azzam
"Ada apa nak, ko tumben kamu mengumpulkan penghuni rumah " tanya Mamah kania heran
__ADS_1
"Iyan udah kaya mau ada apa saja " balas Azima
papah dan dava hanya diam saja mereka malah asik dengan makanan nya, setelah mereka kumpul Azzam pun langsung berdiri di sisi sang istri " Mulai...... "