
Setelah Kania dan juga Affandra berangkat tinggal lah hani dan juga jesy yang sedang duduk di taman sambil meminum teh hangat nya " Hana calon kakak ipar kamu baik sekali ya" Puji jesy
"Ah iya calon kakak ipar ku memang baik sekali dan gitu cantik lagi" Hani sangat mengagumi ke cantikan Kania
"cih cantik dari mana, cantikan aku kemana-mana" batin Jesy sebal
"Hani, apa di kantor kakak mu ada lowongan kerja.? aku sangat bosan diyam di rumah, aku juga tidak enak di sini numpang tanpa ada yang aku kerjakan" Kata jesy, ia sangat berharap kalo Ia bisa kerja di perusahaan Affandra karena itu akan menjadi keuntungan besar untuk jesy
"Gak tau tuh jes, nanti deh aku coba tanyakan pada kakak aku" balas Hani " Lagian kamu gak usah merasa tidak enak lagian kan kamu jadi seperti ini gara_gara aku, coba saja kalo waktu itu aku tidak menabrak mu mungkin sekarang kamu sedang berkumpul dengan keluarga mu"Lirih hani sedih
Rasa bersalah hani sangat lah besar, ia sampai tidak ingin membawa mobil sendiri lagi semenjak kejadian waktu itu
"Maaf kan aku ya, gara-gara aku kamu jadi seperti ini" ucap hani dengan rasa bersalah
__ADS_1
"Dasar bego, kamu saja yang bodoh kata nya anak orang kaya tapi bodoh masa ia dia tidak tau kalo aku sudah ingat semua nya, tapi bagus deh kalo dia bodoh jadi kan aku bisa memanfaatkan nya" Batin jesy senang
"Sudah tidak usah di pikirkan kan yang penting kamu mau bertanggung jawab sama aku" Balas jesy sambil mengelus pundak
hani
" Makasih ya, kamu sudah mau memaafkan aku"
"Iyah sma_sama" timbal jesy" Oh iya sepeti nya kamu sama Tuan Davanka ada sesuatu ya.? " tanya jesy pura_pura tidak tau
"Sudah tenang saja aku tidak akan bicara sama kakak kamu ko, aku akan jaga rahasia kamu" Kata Jesy meyakinkan
"eum makasih ya jesy, sudah mau menunda rahasia aku"
__ADS_1
Jesy menganggukan kepala nya sambil memegang gelas teh " tentu saja akan aku simpan secara aku punya rencana sendiri untuk itu hahahah" batin Jesy
Sedangkan di perusahaan Affandra dan Kania sedang sibuk membereskan pekerjaan nya karena mereka akan mengambil cuti selama dua minggu
"Ini sangat melelahkan sayang, andaikan jika semua ini aku bakar tidak akan mengakibatkan kerugian, sudah aku bakar sejak tadi " Keluh Affandra sambil memeriksa dokumen nya
"Sabar sayang kan ini juga demi kita juga, jangan ngeluh kaya gitu tidak baik" Jawab Kania lembut
" Sayang, apa anak kita tidak lelah di dalam sana.? Secara ia juga kan ikut bekerja dengan kita" Tanya Affandra penasaran
Kania mengelus perut nya yang agak buncit, entah kenapa kehamilan jalan 12 minggu tapi perut nya sudah mulai terlihat " Anak kita sangat kuat sayang, ia adalah anak pejuang" kekeh Kania yang masih mengelus perut nya
"Kamu benar sayang, bahkan anak kita tidak rewel seperti anak_anak novel yang lain nya, yang akan menyusahkan ibu nya setiap pagi"ucap Bangga Affandra " Nanti kita periksa ya, aku ingin tau keberadaan nya sayang" Pinta Affandra
__ADS_1
" Eum, baik lah pulang kerja kita ke rumah sakit"