Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
Rido


__ADS_3

Waktu sangat tidak terasa hari ini hari terakhir mereka Ujian, mereka merayakan nya di sebuah Kafe yang tidak jauh dari komplek rumah "Makan lah sepuas kalian hari ini kakak yang akan bayar " Kata Azzam kepada Azima, naya dan juga Anton


"Benar kah kak? " tanya serempak Mereka, Anton memang tidak satu sekolah dengan mereka namun agar semakin rame Azzam tadi mengajak nya


"Yes hari ini aku akan menghabiskan uang kakak" ucap Azima sambil membuka buku menu


"Terimakasih kasih ya " kata Naya


"Sama_sama sayang" balas Azzam di telinga Naya, membuat bulu punduk naya merinding soalnya itu area sensitif naya "Kenapa buli tangan mu pada berdiri? " tanya Azzam


Naya mengusap_usap tangan nya agar tidak terlalu terlihat " Ah tidak kak" Elak Naya


Azzam tersenyum padahal ia tau kenapa bulu tangan Naya bisa berdiri, karena Azzam mempelajari gerak gerik tubuh orang " Yasudah kamu pesan lah, sekalian dengan aku " ucap Azzam


Naya memesan Spageti dua dan jus stoberi dua, Sedangkan Azima memesan Stik dan juga jus leci, dan Anton mengikuti yang di pesan oleh Azima, ketika mereka sedang menikmati hidangan nya tiba-tiba Rido menghampiri meja mereka


"Hai, kalian di sini juga " tanya Rido menyapa mereka


"Apa kamu buta! " jawab sinis Azima


"Mau apa kesini.? " tanya Azzam dingin

__ADS_1


"Ah ini tadi aku mau ketemu sama teman tapi kaya nya dia gak jadi datang, apa aku boleh gabung? " tanya Rido


"TIDAK" kata Azima tegas


"Jangan galak_galak dong, kan aku baik_baik ngomong nya lagian ada yang mau aku omongin ke kalian "


"Duduk lah " ucap Azzam


Naya dan Azima melotot ke arah kakak nya " Mau ngomong apa langsung saja ke intinya jangan banyak basa basi " Balas Azzam lebih dingin


"Aku mau pindah keluar negri untuk melanjutkan studi di sana "


"Lalu.? "


"Ya di maafkan " ucap mereka serempak


Rido mengulas senyum di pipinya " Terimakasih ya, semoga kalian sukses di masa depan, kalo sudah sukses jangan lupakan aku, kalo begitu aku permisi terimakasih sudah membuang waktu kalian buat aku " Kata Rido pamit, lalau ia pergi meninggalkan Kafe itu


"Benar kah dia meminta maaf.? " tanya Azima tidak percaya


"Menurutmu "

__ADS_1


"Aku merasa aneh saja, Akhirnya aku bebas juga dari orang menyebalkan " Senang Azima ia pun melanjutkan makanan nya


Mereka selesai dari kafe jam 9 malam , mereka pun langsung pulang ke rumah " Mamah... " teriak Azima melihat mamah nya yang sudah berdiri di depan pintu kedua tangan nya di taruh di pinggang


"Jadi ini kelakuan kalian selama mamah dan papah tidak ada, pulang tidak tepat waktu " kata Kania marah


Aziama yang tadi nya mau memeluk sang mamah ia urungkan karena mamah nya sedang mode galak " Maaf mah, ini salah kakak karena sudah mengajak mereka makan di luar " Ucap Azzam kepada sang mamah


Kania melirik satu persatu anak_anak nya dan melihat naya yang sedikit ketakutan " Mamah ada perlu sama naya dan juga kamu, mamah tunggu di ruang kerja Papah , Azima, Anton masuk ke kamar kalian "


Deg


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


.


__ADS_2