
Ketika mereka sudah tidur Davanka datang untuk melihat ke adaan jesy ia juga melihat sang kekasih sudah tidur di atas sopa panjang, Davanka menyelimuti tubuh hani, ia mengecup kening hani dan mengelus rambut hani
Davanka pun keluar, ia sudah memesan kamar VVIP di sebelah kamar jesy, tidak mungkin kan ia harus tidur bersama hani di sopa, tadinya ia mau menyuruh hani untuk tidur di ruangan sebelah namun ia tidak tega untuk membangunkan hani yang sudah terlelap tidur
Pagi ini Kania masak banyak karen ia mau ke rumah sakit sekalian membawakan sarapan untuk hani dan yang lain walupun harus melewati drama Affandra yang manja, Kania tidak seperti ibu hamil pada umum nya ia tidak merasakan mual di pagi hari hanya saja Affandra menjadi tambah Lengket padanya
" Sayang"
"Eum.. " jawab Kania sambil mengunyah sarapan nya
"Aku pengen di suapi oleh mu " Pinta Affandra dengan suara manja
"Yasudah sini aku suapi " Kata Kania sambil menyuapi Affandra
"Apa kamu jadi ke rumah sakit.? " tanya Affandra
__ADS_1
" Jadi, tuh sarapan juga sudah di siapkan "Tunjuk Kania kepada rantang yang sudah siap untuk di bawa
" Eum, kamu hati_hati ya di sana nya jangan rindu padaku, biar aku aja yang rindu padamu" Ucap Affandra sambil mengusap kepala Kania
Kania melihat balik ke arah ke kasih nya itu "Kalo aku rindu aku akan datang langsung ke perusahaan" bisik Kania di telinga Affandra, sontak saja sang empunya langsung senyum_senyum "Aku ijin nanti setelah dari rumah sakit aku mau belanja dulu ke supermarket, membeli susu ibu hamil dan mau mencari kepiting untuk di masak "ucap Kania
" Nanti kabari aku kalo sudah beres dari rumah sakit, biar aku jemput dan belanja bersama" Jawab Affandra dingin
Sebenarnya Affandra kurang suka dengan Gadis itu, ia merasa mencium sesuatu dari gadis itu, entah lah mudah_mudahan hanya perasaan saja
"Enggk, kan sudah ada kalian" Jawab nya dingin
Kania tidak bisa memaksa, selama ia kenal Affandra ia sedikit tau sipat Affandra ia tidak akan mudah kenal sama orang baru dan ia juga akan selalu memasang wajah arogan nya
Kini Kania sudah sampai di rumah sakit, ia masuk keruangan Jesy di sana ada hani yang menemani, Sedangkan Davanka ia sudah berangkat kerja " Selamat pagi " Sapa ramah kania
__ADS_1
"Pagi juga kak, kakak kesini " balas hani
" Ini kakak bawakan sarapan untuk kalian, Di makan dulu sarapan nya " Balas Kania kepada hani, sedang kan jesy ia tadi sudah sarapan terlebih dahulu
" Wah ini pasti masakan kakak" kata hani sambil membuka rantang yang kania bawa " Dari bau nya aja sudah ketebak kalo ini masakan kakak"
kania tidak menjawab ia hanya tersenyum " Gimana keadaan kamu jes? " Tanya kania sambil duduk di dekat brangkar
"Sudah mulai membaik kak" Jawab hani
"Sukur kalo gitu jadi kamu bisa cepat pulang "
"Apa kakak tidak ke kantor? " tanya hani sambil memakan sarapan nya
"Tidak, kakak ijin hari ini karena mau nengok jesy "
__ADS_1
Jesy mengira kalo kania itu adalah kakak kandung hani dan Affandra itu kakak tertua, sebenarnya ia sudah mulai ingat dengan kejadian kemarin, tapi ia sudah menyusun rencana untuk bisa punya kehidupan baru, ia sangat yakin bisa menaklukan kakak tertua dari mereka apa lagi jesy cantik, senyum licik pun ter pangpang di wajah jesy