Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
HATI DAVANKA


__ADS_3

Entah lah lisa sangat membenci mantan sahabatnya itu padahal kalo di pikir Lisa lah yang bersalah yang selalu merebut apa yang di miliki oleh Kania, sedangkan Kania dia santai_santai saja tidak merasa di saingi atau menyaingi, Mungkin karena lisa tidak se beruntung Kania makanya dia jadi iri dengki


Pagi hari kedua sejoli ini masih berada di bawah selimut tebal karena di luar cuaca sedang hujan deras membuat sejoli itu enggan untuk bangun " Ini sangat nyaman sayang jangan bangun dulu " ucap Affandra yang masih memeluk kania, Kania hanya menurut saja


Di meja makan sudah ada Hani dan juga Davanka" Sepertinya cuaca sangat mendukung untuk kakak dan kakak ivar ku itu betah di dalam kamar, tanpa memikirkan perut kita " ucap Hani yang sedari tadi menunggu Kedua kakak nya itu


" Nona panggil saja ke atas " Ucap Davanka dengan enteng sambil memainkan Handphone nya


" Ogah, aku lebih baik tidak sarapan dari pada membangunkan Singa yang sedang tidur " Hani sambil muka takut


Tidak akan ada yang berani membangunkan mereka karena Itu sama saja dengan menggali kuburan sendiri

__ADS_1


" Yasudah nona makan saja dulu, mana mungkin Tuan akan marah kalo nona sarapan terlebih dahulu lagian sekarang Tuan sudah ada pawang nya " Ucap Davanka tersenyum


" Ah iya ya.. sekarang kan Singa itu sudah ada pawang nya, kenapa kamu baru ngomong " Kata hani sambil mengisi piring nya ia sangat sudah lapar duduk di meja makan sudah hampir satu jam menunggu mereka turun tapi tidak ada turun juga, Akhirnya Hani dan Davanka pun makan terlebih dulu


Setelah mereka Selesai sarapan Hani siap_siap untuk berangkat ke kampus dengan cuaca di luar sedang hujan " Is andaikan hari ini tidak ada ulangan, mungkin aku akan memilih bolos " Ucap hani sambil melihat keluar jendela


Hani pun turun ke bawah ia melihat Davanka sedang duduk di Ruang tamu dengan membuka Laptop nya " Apa hari ini tidak ke perusahaan.? " tanya hani


" Saya masih menunggu Tuan Nona" Jawab Davanka tanpa menoleh ke arah suara


" Iya maaf nona " Ucap Davanka langsung melihat Hani

__ADS_1


Hani membuang napas kasar " Apa kamu sibuk.? kalo tidak antar aku ke kampus, aku sangat malas membawa mobil sendiri "


" Maaf nona tapi saya harus menunggu Tuan " Jawab Davanka


" Tenang saja, urusan kakak itu nanti aku yang bilang, Ayo antar kan aku " rengek Hani sambil memegang tangan Davanka


Hani selama ini menaruh hati kepada asisten Kakak nya ini, namun Kakak nya melarang untuk ia pacaran sebelum lulus kuliah, Dan Davanka juga tidak menunjukan bahwa ia tertarik kepada nya, Makanya hani selalu mencari alasan untuk bisa bersama Davanka


" Yasudah saya antar " Ucap Davanka datar


"Yes... di antar ayang ke kampus " batin Hani bersorak bahagia

__ADS_1


Davanka dan hani sudah berada di dalam mobil, Hani terus memutar lagu-lagu yang sedang ia rasakan, Hani berharap Laki-laki incaran nya ini peka dengan isi lagu yang hani nyanyikan, sedangkan Davanka hanya diyam saja dan mendengar senandung hani


Selama ini Davanka Bukan tidak peka tapi Davanka tidak ingin berharap lebih apa lagi ia hanya bawahan Kakanya, ia tidak ingin mengecewakan wanita yang ia cintai dengan setatus nya..


__ADS_2