Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
BERPELUKAN


__ADS_3

Bukan tanpa alasan kenapa Azima ngotot ingin bekerja karena bukan hanya dava yang menilai Azima manja namun tanpa sepengetahuan Azzam dan Naya jika Azima pernah di ledek oleh teman sampai-sampai ia di kurung di gudang karena terlalu maja kepada keluarga nya, setelah kejadian itu Azima tidak pernah mau berteman lain dengan teman_teman nya ia memilih ikut kemana pun kakak nya pergi, sampai suatu ketika Azima bertemu dengan naya, yang bisa menerima apa adanya, dan juga naya sangat pengertian kepada Azima dan sampai sekarang mereka bersahabat


Jam 4 sore ketika ibu_ibu arisan sudah bubar tinggal lah mamah kania dan juga mamah rima mereka masih duduk di ruang tamu, sambil membicarakan anak mantu nya, saking asik nya mengobrol mereka sampai lupa kalo sudah sore " Aduh saya lupa membangunkan putri saya " kata mamah Kania sambil pamit kepada mamah rima untuk membangunkan Sang putri


Ketika mamah mania berjalan ke ruang TV tak di sangka ada pemandangan yang indah untuk di lihat, mamah Kania segera memberitahu besan nya " Besan lihat deh, sepertinya aku sebentar lagu akan punya mantu lagi" ucap mamah rima


" Heheh.. sepeti nya, apa lagi kalo sampai papah nya tau bisa_bisa besok mereka akan di nikahin " balas mamah Kania


Tiba-tiba suara sepatu terdengar dari arah luar yang berjalan ke arah mereka " Ada apa.? " tanya Papah Affandra, papah Affandra membulatkan mata nya ketika melihat putri nya sedang di peluk oleh seorang laki-laki " Bangun kalian " teriak papah Affandra

__ADS_1


Sedang kan mamah Kania dan juga mamah rima hanya menjadi penonton saja, mereka tau tidak terjadi apa_apa jadi mereka hanya diyam


Papah Affandra benar-benar marah melihat putri nya di peluk seperti " Bangun" teriak Affandra sambil menyirami mereka dengan air yang ada di sana


"Banjir.. banjir... " teriak Azima sambil loncat dari sopa


Sedangkan Dava sangat terkejut melihat para orang tua sudah berdiri di hadapan nya " papah tidak ingin tau, pokonya minggu depan kalian harus menikah, papah tidak ingin menanggung aib " ucap tegas Papah Affandra


" Iyah om siapa yang akan menikah.? " tanya Dava yang masih kaget

__ADS_1


Mamah Kania menunjukan Foto yang ia ambil barusan sebuah foto Dava dan Azima sedang berpelukan di saat tidur, Mata mereka melotot " Tidak pah, om" kata dua insan itu


" Mamah kecewa padamu bang, maafkan anak laki-laki sayang besan,saya tidak pernah mendidik nya seperti itu" sebut mamah rima sambil memeluk Mamah Kania dan pura_pura nangis


Dava berjalan ke arah sang mamah " Maafkan dava mah, abang tidak bermaksud menyakiti mamah, jika mamah ingin bertanggung jawab kepada azima, baik lah abang akan bertanggung jawab " ucap Dava tulus


" Tidak!! " ucap tegas Azima " Aku dan bang dava tidak melakukan apa_apa kita juga berpelukan tidak di sengaja itu hanya naluri yang sedang tidur " elak Azima


"Kamu mau tau dek, kenapa papah menikah kan kakak mu dengan naya, karena papah tidak ingin anak_anak papah merusak dan di rusak oleh orang lain, Papah menikahkan mereka karena papah tidak ingin terjadi apa_apa ke depannya, Walaupun papah percaya pada kakak mu tapi papah belum tentu percaya pada mu karena kamu seorang perempuan de" ucap Papah Affandra, membuat Azima berpikir dan menutup mata nya

__ADS_1


"Tapi pah.. "


" Tidak ada tapi lagi sayang, kamu tau keputusan orang tua itu selalu tepat untuk anak-anak nya " Kata mamah Kania sambil mengelus pundak sang putri


__ADS_2