Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
PERTOLONGAN AFFANDRA


__ADS_3

Kania yang masih tersungkur mencoba untuk berdiri, Hati nya sakit ketika mendengar kebenaran dari lisa


FLASHBACK ON


" Kania maafin aku, Aku rasa hubungan kita cukup sampai di sini " Ucap Alex


Kania terkejut dengan ucapan Alex, tidak ada angin tidak ada hujan tiba-tiba Alex memutuskan nya


" Apa alasan nya.? Apa aku berbuat salah padamu.? " tanya Kania yang mulai berkaca_kaca


" Kita tidak cocok Kania, kamu harus sadar diri siapa kamu dan siapa Aku, kita bagaikan langit dan bumi " jawab Alex dengan tegas


Kania tidak percaya dengan ucapan Alex, dulu dia yang mengejar_ngejar dirinya, tapi sekarang malah di campa kan " Di saat aku sudah sayang sama kamu, kamu bilang kita tidak cocok.? " Lirih Kania " Kalo sedari awal kamu sudah sadar bahwa kita bagai langit dan bumi kenapa kamu mengejar_ngejar aku? " tanya Kania sambil terisak


Sebenar nya Alex sangat sayang sama kani l, bahkan hanya Kania lah yang mampu memporah poranda kan hati Alex kalo bukan karena Ancaman lisa, mungkin Alex akan terus berasa di sisi Kania Maafkan Aku sayang " batin Alex


" Aku harus pergi, hubungan kita cukup sampai di sini " Ucap Alex meninggalkan Kania yang sedang menangis di bawah pohon


FLASHBACK OFF


" Jadi ini alasan kamu ninggalin aku alex, karena kamu mendapatkan wanita yang sudah rela tidur dengan mu? Begitu bodoh diriku ini telah di bodohi oleh sahabat aku sendiri " lirih Kania, Kania pun mengambil barang_barang Kania yang berserakan ia bereskan kedalam koper


Kania berjalan membawa dua koper, ia bingung harus kemana, Kania tidak punya teman dekat selain Lisa, Karena merasa lelah Kania pun duduk di halte bus dengan tatapan bingung

__ADS_1


Tring... tring... tring...


Bunyi suara telpon kania, menyadarkan lamunan kania, ia pun segera mengambil handphone nya di dalam tas


Halo...


.......


**iya aku sedang di jalan...


.... ...


Entah lah, aku juga bingung hiks....


Hm**....


Kania pun memutuskan sambungan telepon nya, Hati nya masih terasa perih dengan kebenaran ini " hiks.. hiks... Kenapa kalian tega sama aku "


Ketika Affandra selesai membersihkan diri, ia langsung mengambil Handphone nya dan menghubungi Kania, ia merasa tidak enak hati tapi gak tau kenapa


tut...


**Halo Kania

__ADS_1


....


Kamu sedang dimana? kenapa berisik sekali


....


Jangan bodoh Kania, tunggu aku di sana Aku akan segera sampai di sana


tut**..


Affandra pun langsung mengambil kunci mobil nya, ia mengendarai mobil sendiri tanpa supir, Affandra sangat khawatir dengan pujaan hati nya yang sedang kebingungan di jalan, 15menit Affandra sampai di Halte bus dekat kontrakan Kania


Affandra keluar dari mobil dan melihat Kania sedang menangis dengan dua koper " Kania " ucap Affandra sambil berjalan ke arah Kania


" Tuan... hiks.. " Kania menangis di pelukan Affandra ia tidak menghiraukan affandra itu siapa yang jelas saat ini Kania sedang butuh pelukan


" Ada apa hm... " tanya Affandra sambil mengelus kepala Kania


" Hiks.. hiks... "


" Ya sudah nanti saja bercerita nya, sekarang kamu ikut aku " Ajak Affandra dan di anggukan oleh Kania


Affandra memapah Kania untuk masuk kedalam mobil, dan ia pun memasukan koper_koper Kania

__ADS_1


Di perjalanan Kania hanya diyam, sesekali sesegukan mungkin karena terlalu lama menangis, Tanpa sadar Kania pun tertidur, Affandra merasa sakit hari melihat pujaan hati nya menangis


__ADS_2