
Azzam duduk di belakang Naya lalu ia memeluk nya dari belakang " Sayang apa kamu tidak ingin melakukan malam pertama? " bisik Azzam di dekat telinga Naya
Naya yang merasa punggung nya dingin, ia mulai menoleh ke arah Azzam, kedua mata nya melebar melihat dada bidang Azzam yang sangat kekar " A_aku... " jawab ambigu naya
Tanpa menunggu Naya menjawab, Azzam langsung menc** Naya dengan lembut, Azzam seperti orang yang sudah pengalaman berc**n Ia melu** Bibir tipis berwarna merah muda itu dan tangan nya menahan Kepala Naya " Aku sangat menginginkan nya " Bisik Azzam
"Lakukan lah, ini semua milik mu " Jawab Naya, Azzam pun melanjutkan Aksi nya, ia kembali menc** bi** Naya dengan lembut, dengan seiring nya waktu, Azzam pun mulai menj** leher putih Naya dan membuat bekas kemerahan di leher " Jangan di tahan sayang, keluarkan suara mu itu " pinta Azzam
Benar saja, sedari tadi Nanya menahan Suara des**n nya itu " Aaahhh.... " Senyum di bibir Azzam mengembang, ia pun tidak tinggal diyam, tangan yang sudah masuk kedalam baju tidur naya dan membuka pengait Gunung kembar, lalu ia menci** gunung kembar seperti orang kehausan
"Aahhh... Ak_aku pengen pipis " Ucap Naya
__ADS_1
"Itu bukan pipis sayang, Keluarkan saja " Balas Azzam, Ia pun mulai bermain di bawah sana dengan kacang tanah membuat Naya semakin mende*** kenikmatan
Setelah kenyang dengan sumber air gunung, Azzam pun turun ke bawah untuk melihat Kacang tanah yang membuat Naya menjerit nikmat, Lalu Azzam menc*** kacang tanah itu, dan sedikit menarik nya, dan satu tangan nya sudah mulai membuka cangkang kacang tanah lalu ia masukan Satu jari nya dan memainkan nya di sana
"Sa_sakit kak" rengek Naya meremas rambut Azzam
" Nikmati sayang, Sakit nya cuman sebentar nanti juga akan jadi enak " balas Azzam, ia pun masih bermain di bawah sana, dan Azzam menj** cangkang kacang tanah yang sudah basah "Aaahhh.... kak"
"A_azzam... "
Setelah puas dan merasa cukup Azzam pun mulai membuka handuk nya, Singkong yang sudah tegak berdiri membuat Naya menelan ludah nya " Apa itu akan masuk.? " tanya polos Naya
__ADS_1
"Tentu saja " Jawab Azzam ia pun mulai menggesek_gesekan Singkong nya ke kacang tanah " Aku akan mulai, ini akan agak sakit namun nanti setelah terbiasa ia akan terasa nikmat " Kata Azzam sambil membelai wajah Naya
Naya pun mengangguk, Azzam mulai memasukan singkong nya Baru juga kepalanya, Naya sudah menjerit kesakitan " Tahan sayang" Azzam menc** naya dan mulai menerobos rumah kacang itu, setelah tiga kali gedoran akhir nya Singkong itu bisa masuk kedalam Rumah kacang " Aaahh.... sakit kak " teriak Naya sambil mencakar punggung Azzam, namun Azzam tetap melanjutkan Aksi nya karena ia juga sudah di sangat napa* , setelah menggoyang_goyang kan rumah kacang sampai keringat bercucuran akhirnya Singkong itu pun mulai melemas, Mereka pun menikmati puncak bersama " Terimakasih sayang " Ucap Azzam sambil mencium kening Naya
Naya yang sudah ke lelah ia pun tertidur sambil memeluk Azzam
DI TEMPAT LAIN
"Terimakasih bang atas traktiran nya dan sudah mengantar kan aku dengan selamat dan perut kenyang " Ucap Azima kepada Dava
"Hm... " Jawab Dava singkat " Turun lah ini sudah malam, Nanti kamu saya culik"
__ADS_1
Azima langsung melotot ke arah Dava "Baik kak, hati_hati di jalan "Tak ingin menunggu lama lagu Azima langsung turun dari mobil Dava lalu ia masuk kedalam rumah