Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
MALAM SPESIAL


__ADS_3

Setelah acara selesai kini Kania dan juga Affandra sudah berada di kamar hotel yang sudah di sulap dengan begitu indah Taburan bunga di atas tempat tidur dan lilin_lilin kecil yang menghiasi di setiap sudut


"Ini indah sekali sayang" Ucap Kania yang terkesima dengan indah nya kamar pengantin nya


"Iyah sayang, Apa kamu suka.? " Tanya Affandra


" Sangat sayang" balas Kania langsung memeluk sang suami


"Malam ini aku tidak akan membiarkan kamu tidur sayang" Bisik Affandra becanda


Wajah Kania langsung memerah " ia tapi kamu harus ingat Di dalam perut ku sekarang Ada anak_anak kita" Balas Kania malu


Affandra tersadar kalo Kania sedang hamil " Maaf kan papah sayang" Ucap affandra berjongkok dan mencium perut Kania


"aku maafkan papah asal papah jangan bikin mamah kelelahan" balas Kania dengan suara anak_anak


"Baik sayang, papah janji" Kata Affandra mengelus perut Kania


Begitu bahagia nya Affandra dan Kania saat ini, Mereka tidak menyangka kalo saat ini mereka sudah menikah dan akan mempunyai Anak kembar, Jauh di pikiran Kania ia akan sebahagia ini mempunyai suami mapan,penyayang dan juga ada calon anak kembar nya


"Terimakasih ya sayang " Ucap Kania lembut

__ADS_1


"Sama_sama sayang" Balas Affandra sambil mengecup kening Kania dengan posisi saling berpelukan di luar balkon dengan pemandangan malam di kota yang sangat indah dengan lampu_lampu


Malam ini Affandra tidak akan menggempur sang istri karena ia tidak ingin membuat Kani kelelahan apa lagi dengan kondisi Kania yang sedang hamil ia tidak akan tega, Akhirnya mereka pun tidur dengan nyaman di atas tempat tidur


Sedangkan di tempat lain, Hani dan juga Davanka mereka sedang menikmati suasana malam di kota itu " kota ini sangat indah ya " Ucap hani sambil melihat pemandangan


"Iyah, Ini sangat indah, apa lagi saat ini di sampingku ada kamu baby" balas Davanka


"Is sejak kapan kamu suka gombal? " Tanya hani sambil menoleh ke arah Davanka dan memalingkan pandangan nya ke arah lain


Davanka terkekeh " Baby" panggil davanka


"Lihat sini" pinta davanka, yang sudah jongkok di bawah dan memegang kotak merah


Hani terkejut melihat Davanka yang sudah jongkok" Apa_apan kamu baby, berdiri gak enak di lihat orang"


"Hani, Apa kamu mau menikah dengan aku.? " Ucap Davanka yang masih jongkok


Hani menutup mulut nya dengan kedua tangan, iya tidak percaya " apa kamu sedang melamar Aku.? " tanya Hani


"Iyah baby"

__ADS_1


Orang-orang yang melihat aksi Davanka langsung bersorak


Terima, Terima... Terima...


Hani terdiam tampa ekspresi ia menatap Davanka " Maaf kan aku" Lirih hani


" Apa kamu menolak ku baby.? " tanya Davanka yang mulai lemas " Tidak apa_apa mungkin kamu bukan takdir aku" lirih Davanka


Orang-orang di sana merasa kasihan kepada Davanka


" Maaf kan aku, karena aku tidak bisa menolak mu" Teriak hani dan memeluk Davanka yang masih duduk di bawah


Orang-orang langsunh ber Sorak dan tepuk tangan, seolah mereka ikut bahagia


" Kamu, kamu mengerjai ku baby Hiks.. "


"Kenapa kamu menangis baby? " Tanya hani sambil menghapus air mata Davanka


"Aku sangat takut tadi pas kamu bilang tidak" Davanka melepaskan memeluk Hani, ia langsung memasangkan cincin ke jari manis Hani


"Setelah Kakak kamu pulang Aku akan meminta mu langsung kepada nya, Doa kan aku supaya kakak kamu tidak menolak ku" Kata Davanka, dan di balas dengan anggukan oleh Hani

__ADS_1


__ADS_2