Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
HARI KELAHIRAN


__ADS_3

Kania segera mengambil gelas yang di sodorkan oleh Affandra, Lalu ia meminum nya, setelah minum Kania langsung berdiri di bantu oleh Affandra


"Jika sudah selesai beres kan ini semua " Kata Affandra dingin


" Oh iya, itu kalian suruh lah penjaga rumah bergantian untuk makan , mereka pasti sudah lapar " Ucap kania kepada pelayan, lalu ia meninggalkan taman dengan di tuntun oleh Affandra


🍁🍁🍁🍁🍁🍁🍁


Hari sudah berganti minggu dan minggu pun sudah berganti bulan kini kehamilan kania sudah tinggal tunggu hari lahi lahiran saja, Affandra sudah cuti dari kerjaan nya dari seminggu yang lalu ia ingin menjadi suami siagasiaga, semenjak Affandra libur ia selalu mengikuti Kania kemana pun, terkadang kalo pagi_pagi ia tidak melihat Kania di samping nya ia akan teriak_teriak mencari kania karena Khawatir, seperti pagi ini affandra sedang tergesa-gesa mencari kania yang tidak ada di samping nya


"Pelayan dimana istriku.? " Teriak Affandra kepada salah satu pelayan yang sedang bersih_bersih


"Nyonya sedang ada di taman tuan, ia sedang menyiram tanaman" Jawab pelayan itu sambil tertunduk


Affandra langsung berjalan ke arah taman, ia lega ternyata istri nya sedang berada di taman, Affandra berjalan dan memeluk kania dari belakang " Sayang.. kenapa gak bangunin? " Tanya Affandra sambil menaruh kepala nya di leher Kania

__ADS_1


" Aku tidak tega membangunkan kamu sayang, kamu terlihat sangat lelah" Balas Kania sambil ber balik badan dan menghadap kepada sang suami


" Kamu tau aku sangat khawatir sayang ketika tidak melihat mu di samping aku " Kata Affandra sambil mencubit pipi Kania


" Iyah maaf ya sayang, lain kali tidak akan aku ulangi lagi " Balas Kania " Ya sudah ayo kita sarapan, anak_anak kita sepertinya sudah meminta makan " Ajak Kania kepada sang suami


Affandra langsung berjongkok dan mengelus perut Kania " Anak_anak papah sudah pada lapar ya, ya sudah ayo kita makan"


Mereka berjalan ke arah meja makan mereka sarapan dengan damai


Hani dan Davanka akan melaksanakan pernikahan sebulan lagi setelah Kania lahiran, Akhi_akhir ini hani sedang di sibukkan dengan persiapan pernikahan nya karena hani ingin terjun langsung mengurus_urus walaupun sebagian nya di urus oleh WO


"Tenang saja sayang, aku sudah mempersiapkan hadiah untuk hani jadi tidak perlu khawatir, lagian mana tega aku ngajak kamu jalan sayang, aku takut kamu kelelahan nanti nya " Balas affandra sambil mengelus rambut kania


"Hm... memang nya kamu sudah beli kado apa untuk hani.? " Tanya kania sambil melihat ke arah suaminya

__ADS_1


"Aku sudah membeli rumah yang jarak nya cuman ke halang tiga rumah dari sini"


"Emang nya kamu ijinin hani pindah rumah.? bkn nya waktu kamu tidak mengijinkan hani untuk meninggalkan rumah walaupun sudah menikah.? " tanya Kania penasaran


" Maka dari itu, aku mencari rumah yang dekat dengan kita biar masih bisa aku awasi, lagian hani kan sudah menikah mana mungkin aku menahan nya sayang, mereka pasti butuh privasi sendiri sayang apa lagi pengantin baru, aku tidak ingin mendengar teriakan adik ku sendiri ketika Davanka meniduri nya"


" Kamu pasti sedih ya sayang.? " tanya kania


" Sangat sayang, tapi mau gimana lagi aku harus merelakan nya dan aku percaya kalo Davanka orang baik ia tidak akan menyakiti adikku " Ucap sendu Affandra " Tugas aku sebentar lagi selesai sayang, hani akan menikah orang tua kami pasti bahagia melihat anak_anak nya sudah menikah " Kania langsung memeluk Affandra, Kania bisa merasakan kalo Affandra sangat menyayangi adik dan keluarga nya


"Orang tua kamu pasti bangga punya anak seperti kamu sayang, kamu sudah menjaga hani dengan baik sampai saat ini " Ucap Kania sambil mengeratkan pelukan nya


"Ah... sayang" Teriak Kania


Affandra yang sedang sedih langsung melepaskan pelukan nya karena Kania kesakitan" Kenapa sayang, apa pelukan aku membuat anak kita marah.? "

__ADS_1


"Ahh... sayang.... sepertinya aku mau lahiran perut aku sakit sekali " Kata Kania


Affandra langsung panik ia langsung menghubungi supir untuk menyiapkan mobil, ia pun tidak lupa untuk menyuruh pelayan untuk membawakan koper yang akan di bawa ke rumah sakit, Affandra membawa menggendong Kania kedalam mobil "jalan pak"


__ADS_2