Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
KANIA MURKA


__ADS_3

Tak terasa sekarang baby AA sudah berusia satu tahun, mereka sangat imut dan menggemaskan apa lagi dengan celotehan mereka yang tidak jelas membuat yang mendengarnya tertawa


Sedangkan hani sekarang sedang Hamil empat bulan, Davanka selalu hani repotkan dengan permintaan_permintaan yang Aneh dan tidak masuk akal, seperti saat ini Davanka sedang mencari Burung kenari dengan burung Lovebird karena hani ingin menikahkan mereka, agar anak_anak burung itu tambah lucu


"Halo panakan_ponakan tante " Sapa hani yang sedang melihat si kembar bermain




ini foto si kembar AA ya.. anggap saja mereka sedang bermain bersama di ruang tamu


Azzam seperti sang ayah entah itu dari rambut yang kecoklatan dan juga sangat dingin, susah untuk bisa dekat dengan Baby Azzam, kalo baby Azima sepeti Ibu nya yang ramah dan gampang dekat dengan orang, rambut nya yang hitam agak kecoklatan seperti perpaduan rambut Kania yang hitam dan juga Affandra


Azima langsung berjalan ke arah hani seolah ingin di gendong "Ponakan tante mau di gendong ya " Hani mengendong Azima


Azima sangat senang jika di gending hani karena hani suka memutar_mutarkan badan nya


"Sayang turun nak, kasian dede baby yang ada di perut tante kegencet oleh perut Azima " Kata Kania sambil mengambil Azima dari gendongan Hani


" Gak apa_apa kak, lagian Azima tidak berat ko " balas Hani


" Tetap saja han, tidak boleh kamu sedang hamil "


" Hem baik lah " Balas hani yang langsung duduk di sopa


"Kak Azzam selalu ateng ya kak beda ama Azima yang selalu wira wiri kesana kemari " ucap hani


" Azzam seperti Papah nya, yang kalem dan juga berwibawa "


" Berarti Azima seperti kakak dong hahahah yang suka wira wiri " Kata hani sambil tertawa

__ADS_1


" Terserah bumil saja deh "


Pengasuh Azzam dan Azima ikut menahan tawa


Affandra datang ia melihat Sang istri sedang menemani Baby AA di ruang keluarga " Sayang aku pulang" teriak Affandra


Kania, hani dan baby AA pun langsung menoleh ke arah suara sontak si kembar pun langsung menghambur ke arah Affandra dengan lari yang terbata_bata


Hap, Affandra langsung menangkap si kembar " Papah dapat " Affandra menggenong kedua anak nya dan berjalan ke arah kania " Aku pulang sayang " Cup Affandra mencium kening Kania


Hani langsung berdiri "Kak aku pamit pulang ya"


"Mau kemana.? " Tanya Kania


" Aku gak mau jadi nyamuk di sini, lagian suami aku juga pasti sudah pulang "


" Mentang_mentang sudah punya rumah sendiri so soan pamit pulang segala " ledek Affandra


" Is kakak ini" hani langsung berjalan keluar rumah


" tidak Apa_apa sayang kita bawa ke kamar saja, lagian aku juga rindu ingin bermain bersama mereka " Kata Affandra langsung berjalan ke lantai dua dengan di ikuti Kania


Sang pengasuh langsung pergi ke dapur untuk istirahat " Cape sekali ya menjaga Anak yang mulai Aktif apalagi si Azima aku mulai kewalahan sekarang jadi gak ada waktu untuk telponan sama yayang hahha " Kata pengasuh 1


" Untung aku menjaga di Azzam yang kalem itu jadi aku masih bisa vc'n sama yayang aku " balas si pengasuh 2


" Nyonya Kania beruntung banget ya punya Suami seperti tuan, sudah ganteng baik, tajir pula " pengasuh 1


" Iya ya, oh iya Aku pernah dengar tu pas kita menemani Nyonya Ke perusahaan banyak yang bilang kalo dulu itu nyonya Adalah seorang pegawai biasa tapi tiba-tiba di angkat menjadi sekertaris nya tuan " Balas si pengasuh 2


" Benar kah, pasti dulu nyonya menjual tubunya tuh ke tuan agar ke cipratan kaya nya "

__ADS_1


" Aku juga mau dong jual tubuhku untuk tuan Affandra agar aku juga ikut kecipratan kaya seperti nyonya Kania"


Kania yang tadi nya mau membuatkan kopi untuk sang suami tiba-tiba langkah Kania terhenti gara_gara mendengar ucapan kedua pengasuh anak nya, Kania tidak tinggal diam ia membanting pas bunga yang ada di meja ke hadapan kedua pelayan itu


Piarrrrr... Pot bunga yang sudah becah di hadapan kedua pengasuh, mereka langsung berdiri kaget " Nyo_nyonya" Kata pengasuh yang bilang ingin menjual tubuhnya kepada tuan nya


Affandra yang mendengar ada benda yang terjatuh langsung turun untung si kembar sedang tidur " Ada sayang? " tanya Affandra kepada Kania


Kania berjalan ke arah pengasuh itu dan memberikan Tamparan satu persatu kepada mereka


plak... plak.. plak.. plak....


" Sayang tenang ada apa ini.? " tanya Affandra sambil memeluk Kania


Kania bukan menjawab ia langsung melepas pelukan Sang suami dan menjambak kedua pengasuh itu, ke murkaan Kania di saksikan oleh para pelayan


"Nyonya ampun" Teriak kedua pengasuh itu " Tuan tolong kami"


Affandra menghelikan napas Kania tidak mungkin berbuat seprti itu kalo tidak di awali


" Dasar jala**g berani_berani nya kamu ingin menjual tubuhmu kepada suamiku" Bentak kania " Sayang aku tanya apa kamu tertarik dengan membeli tubuh mereka ? " tanya kania yang masih menjambak rambut kedua pengasuh itu


" Melihat nya saja aku jijik gimana aku mau membeli nya, tubuh mereka tidak layak untuk aku sentuh, Aku sudah punya berlian ngapain aku menyentuh batu kali " balas Affandra sinis


"Kalian dengar itu, Saya diyam saja bukan berarti saya tidak mengawasi kalian, sudah berapa kali kalian kalaya menjaga anak saya sampai_sampai Azima mau masuk ke kolong mobil tapi kalian diyam saja " bentak Kania murka


" Apa maksud kamu sayang? " tanya Affandra kepada kania


"Kemarin ketika aku selesai menyiram tanaman, aku langsung menghampiri baby AA yang sedang main di depan, begitu terkejut nya aku ketika mereka sedang joget_joget di depan Handphone nya sedangkan Azima sudah masuk kedalam kolong mobil " kata Kania


Sontak Affandra langsung menghampiri kedua pengasuh itu dan menampar kedua pengasuh itu

__ADS_1


Plak.. plak...


" Saya bayar kalian mahal bukan untuk mencelakai Anak saya, Saya akan laporkan kepada pihak Agensi kalian agar kalian tidak di pekerjakan lagi, dan kalian tidak akan dapat pekerjaan lagi" bentak Affandra


__ADS_2