
"Tau ah " Azzam langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Padahal Naya sudah punya rencana sendiri untuk mengerjai suaminya " Sabar by" batin Naya
Azzam pun keluar dari kamar mandi dengan wajah yang masih bt karena dapat penolakan dari sang istri, Lalu ia masuk ke ruang ganti
sedangkan Naya segera masuk ke kamar mandi dengan membawa baju dinas nya " Wah ini mah sama aja dengan aku gak pakai baju, tapi tidak apa deh demi membahagiakan sang suami " Naya memakai gaun malam nya yang berwarna hitam, kulit putih mulus nya sangat kontras rambut panjang nya ia gerai biar tambah terlihat seksi, Naya membuka pintu kamar mandi pelan_pelan lalu ia celingak celinguk mencari keberadaan sang suami
"Seperti nya sedang di ruang baca deh " Naya berjalan ke arah tempat baca, benar saja sang suami sedang duduk sambil memegang buku, Naya berjalan ke arah sang suami seperti model, lalu ia mengambil buku yang sedang azzam baca,
Azzam yang melihat sang istri yang sedang menggoda nya ia tidak berkedip, Naya menc** bibir Azzam dengan lembut lalu ia duduk di paha sang suami, tangan naya membelai wajah Azzam, sedang kan azzam mengikuti permainan sang istri, tangan Azzam juga tidak tinggal diam ia mengelus pah* mulus sang istri dengan bi** yang masih menyatu "Aaahhh...... " des** naya karena tangan Azzam sudah masuk kedalam gaun nya
"Kamu menggodaku sayang " bisik Azzam di telinga sang istri, lalu ia mnj** lehe* Naya dengan meninggalkan bekas kemerahan di sana, Naya sudah menggeliat karena ulah sang suami, Setelah puas Azzam menyobek gaun malam
Krekkk....
__ADS_1
"By gaun ku "
"Aku ganti nanti sayang " Azzam langsung mnj*** gunung kembar naya seperti bayi yang sedang kehausan "Aaahhh..... Aku sudah ti...
tidak tahan by "
Tangan Azzam bermain_main di rumah kacang, Naya tak henti_henti nya bersuara dan pelampia** Azzam membuka baju dan celana nya
Naya tidak mau kalah, Naya mendorong Azzam sampai ia duduk di sebuah kursi kecil, lalu ia menunduk dan memainkan singkong milik Azzam dan memasukan kedalam mul*** naya menj** nya dengan kuat sehingga Azzam mens** kenik**
Keringat sudah bercucuran mereka melakukan hingga satu jam setengah dengan ber macam_macam gaya, Malam ini benar-benar malam panjang bagi mereka, entah sampai berapa kali karena jam empat pagi mereka baru terlelap tidur
Mamah kania sedang menyiapkan sarapan, ia juga merasa heran tumben sekali menantu nya itu belum bangun tidur, biasanya naya selalu paling pagi kalo bangun " Met pagi mah" sapa Azima
"Pagi juga sayang" balas mamah kania
__ADS_1
"Tumben mamah di dapur, Kakak ipar kemana.? " tanya Azima
"Mungkin masih tidur " balas Mamah kania sambil merapihkan masakan nya
"Mungkin lelah habis lembur mah " balas Azima sambil cengengesan
"Is kamu ini, nanti juga kamu bakalan ngalamin sayang " Goda mamah kania
"Is mamah ini " jawab Azima malu
"Mah... "
"Iyah sayang "
"kalo malam pertama itu sakit enggak.? " Tanya Azima polos
__ADS_1
Mamah kania melihat ke arah putri nya itu, ia tersenyum dengan pertanyaan putri nya, Entah lah kenapa tiba-tiba Azima bertanya sepeti itu, mungkin ia juga ingin mencari ilmu dari orang yang paling pengalaman