Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
CURHAT KEPADA MERTUA


__ADS_3

BEBERAPA HARI KEMUDIAN


Seperti biasa naya akan bangun lebih awal dari suami nya, Naya membersihkan wajah nya lalu ia turun ke bawah untuk membuatkan sarapan, ketika ia berjalan ke arah dapur ternyata Mamah mertua nya sudah ada di dapur terlebih dahulu " Selamat pagi mah " Sapa Naya


"Pagi juga sayang " balas mamah Kania sambil memotong_motong sayur


"Mamah masak apa.? Aku bantu ya " Ucap Naya


"Boleh sayang " Balas Mamah Kania, ia tidak ingin melarang keinginan menantu nya karena ia harus menjadi mertua yang bisa mencontoh yang baik


Mereka pun masak dengan di selingi candaan bahkan Naya cerita soal ia jalan_jalan di Korea " Makanan di Korea tidak cocok di lidah ku mah "


"Oh iya, padahal anak muda sekarang sangat menyukainya " Tutur Mamah kania, karena mamah Kania tipe orang yang suka mengikuti jaman, apa lagi sekarang banyak yang berbondong-bondong membuat usaha khas Korea


"Aku lebih suka makanan mamah dari pada makan Korea Hi Hi Hi" jawab Naya cengengesan

__ADS_1


Setelah satu jam lebih akhirnya masakan pun sudah selesai, kini Naya naik ke atas untuk membangunkan sang suami " By bangun udah siang " bisik Naya di telinga Azzam


Azzam yang mendengar bisikan sang istri ia langsung membuka mata nya, lalu ia merengkuh tubuh sang istri " Biarkan seperti ini sayang " Kata Azzam sambil memeluk sang istri


"Ini sudah siang by, mamah sudah menyiapkan sarapan untuk kita, tidak enak jika kita membaut menunggu " balas Naya lembut


"Heum baik lah istriku yang cantik plus bawel, suamimu ini akan mandi, dan berangkat kerja " Kata Azzam sambil melepaskan pelukan nya


Sedangkan Naya malah terkekeh melihat tingkah suami nya itu, Naya menyiapkan pakaian untuk suami nya, dan Naya pun memasukan handphone dan juga laptop ke dalam tas kerja sang suami agar tidak ke tinggalan


"Terimakasih sayang" ucap Azzam


Naya tersenyum " Baik lah sekarang suamiku sudah tampan dan rapih ayo kita turun " Ajak Naya, Azzam dan Naya pun turun ke bawah dengan gandengan tangan, di meja makan sudah Ada Azmi, mamah dan papah yang sudah menunggu kita


"Selamat pagi semua nya " Sapa Naya dan sang suami

__ADS_1


"Pagi juga " jawab Mamah Kania dan papah


"Pagi juga kak " balas Azima


Mereka pun mulai sarapan dengan tidak ada suara selain gentingan sendok dan garpu, setelah selesai Azima pamit untuk berangakat kerja " Aku pamit ya, pah, mah dan kaka" Ucap Azima


"Sebentar, aku tadi membuatkan mu makan siang " ucap Naya ia mengambil kotak makan yang anti dingin " Nih makan ini di saat jam makan siang, jangan hanya makan roti " balas Naya, Iya Azima sudah cerita kepada Kakak ipar nya tentang pekerjaan dan perjalanan nya


"Wah kakak ipar ku sangat pengertian " puji Azima


Mamah Kania menatap anaknya sendu, mana kenyang makan hanya sepotong roti apa lagi harus bekerja " Nak kamu masih bisa meminta uang kepada kami jika kamu memerlukan nya "


"Tidak mah, ini sudah menjadi keputusan ku jadi mamah tidak perlu khawatir " jawab Azima lembut


" Biar kakak yang antar kamu bekerja dek " Ucap Azzam ia bangkit dari kursi meja makan, Dan Azima hanya pasrah jika sudah sang kakak yang berucap

__ADS_1


"Kalian itu selalu saja memperlakukan aku seperi anak_anak, tapi baik lah " ucap Azima pasrah


__ADS_2