Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
GOMBALAN


__ADS_3

"Aku mau ke kamar mandi, tapi ini sangat perih " Jawab kania sambil menunjukan ke arah pangkal nya, Affandra mengerti ia pun turun dari tempat tidur dan berniat menggendong Kania ke kamar mandi


" Eh, kamu mau apa.? " tanya Kania bingung


" Mau menggendong kamu ke kamar mandi, bukan nya katamu sakit" Tanpa aba_aba Ia pun langsung menggendong Kania tanpa perotesan Kania


" Sudah sampai sini aja, kamu keluar" pinta kania sambil menutup pintu, namun sblm pintu tertutup Affandra menahan nya iya ikut ke dalam kamar mandi


" Biar aku bantu " Ucap Affandra sambil mengisi air bathtub dengan air hangat, Karena menurut yang ia baca berendam di air hangat bisa mengurangi rasa sakit di bagian in***m


"Aku bisa sendiri"kata kania sambil masuk kedalam bathtub sambil menutupi kedua gunung nya dengan kedua tangan nya


Affandra menggelengkan kepala nya.. kenapa harus di tutup toh ia sudah tau luar dalam nya* batin Affandra


Affandra ikut masuk kedalam Bathtub dan menggosokkan punggung mulus kania, sesekali ia pun menyenggol gunung kembar milik kania, Kania tidak menaruh curiga kepada kekasih nya itu ia sangat menikmatinya " Apa masih sakit.? "

__ADS_1


"Sudah tidak terlalu" Jawab Kania sambil menyabuni tubuhnya


"Sayang.. kita main sekali ya di sini " bisik Affandra sambil mengigit kuping Kania "Katanya orang, jika kita melakukan di kamar mandi sensasinya itu akan semakin menambah"


Kania hanya menggunakan kepalanya tanpa bicara, karena kalau nolak pun percuma toh tangan Affandra sudah berada di gunung kembar, Karena tidak ada penolakan ia pun melancarkan aksinya


Dengan lihai nya tangan Affandra membuat Kania terbang melayang sentuhan demi sentuhan ia nikmati "Ahhh... eum... " des**n Kania mulai mengisi kamar mandi


"Nikmati sayang" bisik Affandra sambil memaju mundurkan jarinya di area in**m


"Yang cepat sayang... " teriak kania dengan suara des**n nya


plak...


Affandra memukul bo***g Kania, dan memaju mundurkan dengan pinggang nya dengan cepat" Sayang aku sudah tidak tahan, aku akan meledak sekarang" ucap Affandra sambil mera**s bo**g Kania

__ADS_1


"Bareng sayang"


"Seeetttt... Aahh.... " Mereka menge***g bersama


Setelah olah raga di kamar mandi, mereka pun keluar dengan menggunakan handuk, Kania langsung masuk ke ruang ganti ia langsung memakai baju rumahan nya, karena hari ini gak ada kegiatan mau ke kantor pun percuma karena sudah siang juga


Kania duduk di depan kaca dan mengambil Hair dryer untuk mengeringkan rambut panjang nya yang basah, namun Affandra langsung mengambil alih nya " Biar sama aku sayang " ucap Affandra sambil berdiri


Kania tersenyum menatap wajah tampan sang kekasih di balik kaca rias " Jangan di tatap aku memang ganteng " bisik Affandra di telinga Kania


" PD banget " Jawab Kania sambil memutar kedua bola mata nya, Affandra hanya terkekeh mendengar jawaban Kania


"Rambutmu sudah kering" Ucap Affandra sambil menaruh hair dryer nya " Tidak usah merias wajah, kamu terlihat lebih cantik tanpa riasan itu "


Kedua pipi Kania langsung merah merona mendengarkan gombalan kekasih nya ini " gombalan kamu tidak mempan " Ucap Kania sambil berdiri dari duduk nya

__ADS_1


" Kalo tidak mempan mana mungkin pipimu merah merona" Goda Affandra sambil melangkah mendekati Kania yang sudah berdiri


__ADS_2