Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
OLAH RAGA PAGI


__ADS_3

Halo semua nya


Gimana nih sejauh ini cerita ema Apa kalian suka.? mudah_mudahn suka ya, Maaf jika penulisan kata_kata nya masih kurang bagus harap di maklum ya, ema hanya penulis receh yang mengisi waktu senggang


Tapi jika kalian mau ngasih masukan untuk ema, ema akan Terima dengan senang hati, karena masukan kalian juga sangat berarti untuk ema supaya ema bisa memperbaiki lagi


**Maaf ya ema tidak menaruh konflik yang berat di cerita ini karena ema tidak suka dengan konflik yang berat, Karena hidup ema saja sudah berat.. 😅


Semangat lanjut membaca jangan lupa tinggal nya jejak kalian ya, Like and Komentar .


Sekian dari ema, mudah_muhan kalian semua selalu di sehatkan ya Amin 🙏


🍁🍁🍁🍁**


Tidak terasa kini kehamilan Kania sudah masuk bulan ke delapan, perut yang sudah besar membuat Kania gampang capek, seperti saat ini ia sedang duduk di kursi taman setelah Affandra mengajak nya untuk lari pagi mengelilingi rumah nya baru dua putaran Kania sudah menyerah " Ini sangat melelahkan, Apa papah kalian tidak kasihan sama kita? " Tanya Kania kepada anak-anak nya yang masih di dalam perut

__ADS_1


Duk.. duk..


Anak-anak kani langsung menendang_nendang di dalam sana "Iss... pelan_pelan sayang nendang nya" Kania pun mengelus perut buncit nya, baru lah mereka tenang "Kalian juga merasa capek ya sayang"


Setelah sepuluh putaran Affandra berhenti dan duduk di bangku yang Kania duduki " Baru juga dua putaran sudah lelah " Kata Affandra enteng sambil mengusap keringet di dahinya


"Enteng sekali kami ngomong, Kamu tidak lihat di dalam perutku ini ada anak_anak? yang lari itu bukan hanya aku tapi kedua anak kita" Balas Kania kesal


"Hehehh iya maaf sayang, Kan aku cuman becanda" Balas Affandra sambil mencubit pipi Kania yang bulat


Kania langsung berdiri, ia hendak meninggalkan sang suami namun langsung di cegah oleh sang suami " Mau kemana.? "


" is hormon ibu hamil, terkadang ramah, terkadang judes , Tapi aku suka " Ucap Affandra tersenyum melihat ia pun segera bangkit dan mengejar Kania ke dalam


Kania langsung ke dapur ia langsung menghampiri koki dan menyuruh koki masak yang banyak, karena hari ini ia menginginkan makan nasi liwet yang ber alas daun pisang " Ingat pesanan ku Om koki" Pinta Kania langsung meninggalkan dapur dan pergi ke kamar untuk membersihkan diri

__ADS_1


"Sayang" panggil Affandra


"Heum.. "


"Mandi bareng sayang" bisik manja Affandra


Jujur saja semenjak hamil Kania selalu menginginkan belut listrik tapi ia gengsi kalo meminta terlebih dahulu, Kania tersenyum dan mengajak Affandra masuk kedalam kamar mandi


Ini yang membuat Affandra semakin cinta kepada sang istri, selelah apapun sang istri akan selalu melayani nya..


Di bawah guyuran shower mereka berolah raga dengan berbagai macam gaya, yang membuat Kania semakin menggila apa lagi kelincahan belut listrik yang tidak bisa di ragukan lagi ketika masuk ke lahan listrik , membuat aliran listrik sampai ke ubun_ubun


"Ah.. affan... " Desa**h Kania


Suara des**n mereka menggema di dalam kamar mandi itu, sesekali Affandra mengelus perut buncit kania, Agar sang anak pada tenang di dalam sana

__ADS_1


"Bareng sayang" racau Affandra


"Aahh...ssstt... " desa*h mereka berdua dan Belut listrik memuntahkan rudal nya di ladang


__ADS_2