
Pagi ini Naya sedang di rias oleh tim MUA , Wajah yang sudah cantik di sulap menjadi lebih cantik lagi, bahkan tim MUA sangat terkesima dengan hasil riasan mereka, Naya berdiri dan memakai gaun yang sangat indah, Apa lagi postur tubuh yang sangat ideal " Wah nona sangat cantik, dan gaun nya juga sangat cocok di tubuh nona " Puji seorang MUA
Naya tersenyum bahkan dia juga tidak menyangka jika hasil nya akan sesempurna ini " Ini berkat kalian, kalo tidak ada kalian mana mungkin aku bisa secantik ini " jawab naya ramah
"Emang dasar nya nona sudah cantik jadi kami pun tidak terlalu repot untuk mengubah anda nona" Jawab pria setengah wanita itu
"Kamu bisa saja " Jawab naya malu
Tok... tok.. tok...
"Masuk " Kata laki-laki setengah wanita itu
Dava masuk dengan di ikuti oleh Seorang wanita dan laki-laki " Naya "
Naya menoleh ke arah Dava " Iyah... "
"Mah lihat lah putri mu dia sangat cantik " Ucap dava kepada mamah rima
__ADS_1
Rima langsung berkaca_kaca dia langsung memeluk putri nya yang selama ini hilang " Anak mamah "
Naya masih diyam di tempat dan dia pun membiarkan Mamah rima memeluk nya " ini mamah nak, maafkan mamah karena mamah baru bisa menemukan mu " Ucap mamah rima dengan wajah yang sudah di basahi dengan air mata
"Benar kah ini mamah naya? " Tanya Naya polos
"Iyah de, itu mamah kita " Jawab Dava, Naya ikut menangis di pelukan sang mamah, ia tidak menyangka bahwa dirinya akan benar-benar bertemu dengan mamah kandung nya
Dava, papah dava dan yang lain nya ikut terharu melihat pertemuan ibu dan anak ini, mereka ikut meneteskan air mata "Maaf kan mamah nak " Ucap berkali-kali mamah rima
"Naya maafin mamah, tapi mamah jangan tinggalin naya lagi hiks... " Ucap naya sambil bersedih
"Naya sayang ayo kita turun " Ajak mamah Kania sambil masuk ke kamar naya , ia tidak tau kalo di dalam sedang ada drama pertemuan anak dan ibu "Loh ko kamu nangis. ? " tanya mamah kania, ia melihat ke sekeliling nya
"Maaf nyonya anda siapa ya, dan kenapa menantu saya menangis. ? " Tanya Kania heran
Mamah Rima tersenyum dan mengulurkan tangan nya " Perkenalkan nama saya rima ibu kandung Naya " kata mamah rima ramah
__ADS_1
Kania melirik kepada menantu nya " benar kah sayang? " tanya kania
"Iyah mah, ini keluarga Naya, maaf sudah membuat mamah kaget " Jawab Naya lembut
"Oh maafkan saya besan, saya tidak tau karena setau saya ibu nya naya tidak akan hadir dan naya juga tidak cerita apa_apa soal ini " kata Kania ramah dan membalas uluran tangan Mamah rima
"Tidak apa_apa ini memang mendadak saya juga baru tau semalam ketika anak pertama saya datang ke rumah dan menyuruh saya datang kemari "
"Nanti naya cerita sama mamah ya" Kata Kania mengelus punggung naya " Ya sudah ayo kita turun naya sudah di tunggu di bawah "Ajak Kania
Mereka pun turun dengan menggunakan lip, Naya akan di apit dengan Mamah rima dan suami nya ke atas pelaminan dan memberikan nya kepada Azzam " Nak mamah titip putri mamah ya hiks... jaga dia sayangi anak mamah dengan tulus, sudah cukup anak mamah menderita selama ini " kata mamah rima
"Baik mah, aku janji aku akan selalu menjaga Naya dengan sepenuh hati " Janji Azzam
Setelah perjalan pernikahan yang penuh dengan haru kini Azzam dan Kania sedang berdansa "Selamat datang nyonya Azzam " bisik Azzam sambil memeluk Naya lalu mencium kening naya
Wajah naya memerah ia sangat malu apa lagi di saksikan dengan banyak nya orang "Malu ih " bisik naya
__ADS_1
"Itu baru cium kening belum yang lain nya " Balas Azzam menggoda sang istri