
"Jaga mulutmu itu " ucap Ibu angkat naya sambil mengangkat tangan nya, namun seorang laki-laki datang langsung menghadang ibu angkat naya
"Berani nya kau menyentuh istri ku " Bentak Azzam kepada ibu angkat naya
kedua orang tua angkat naya menjadi kaget dengan bentakan azzam "Jaga sopan santun mu" ucap ayah angkat naya " Saya ini orang tua istri mu "
Azzam tertawa " Yang benar saja, sopan santun kata mu.? Kalian tidak pantas untuk di hormati, Dan satu lagi apa kamu tidak membaca surat perjanjian yang ku berikan kepadamu " tanya azzam menatap ibu angkat naya " Di sana tertulis jika kalian datang atau menemui istri saya maka kalian akan menerima hukuman yang setimpal " ucap Azzam dengan sorot mata yang tajam "Oh satu lagi, sebentar lagi akan ada yang menjemput mu " ucap azzam tersenyum sinis
Tadi setelah menghubungi dava, aziam langsung menghubungi sang kakak, karena azima takut terjadi apa_apa kepada naya, sedangkan di rumah sedang tidak ada siapa_siapa
Dava masuk kedalam rumah dengan membawa polisi, Dava sudah melapor kan kedua orang tua angkat naya atas tuduhan penculikan dan penjualan anak, dengan bukti_bukti yang dava kumpulkan mereka pun akan mendekam di penjara yang lumayan lama "Silahkan pak, tangkap mereka " kata Dava dengan tatapan tajam
"Tidak tidak, saya tidak salah lagian apa kesalahan saya sehingga saya di tangkap " tanya Ibu angkat naya tidak terima
"Anda di laporkan telah menculik bayi dari ibu yang bernama rima " Ucap polisi itu
__ADS_1
kedua orang tua angkat naya benar-benar kaget " Tidak pak, kami tidak melakukan itu " teriak ibu angkat naya mereka terus memberontak membuat keributan di rumah itu
Naya mendekati ibu angkat naya
plak....
Karena sudah tidak tahan, Naya pun menampar ibu angkat nya itu" itu tidak seberapa dengan rasa sakit yang ibu ku rasakan ketika anaknya di rampas oleh kalian " ucap naya yang air mata nya sudah membasahi pipi nya
Kedua orang tua angkat naya terdiam mendengar ucapan naya
"Dan ini karena kamu sudah menjual ku kepada keluarga suamiku,kalian melakukan segala cara untuk mendapatkan uang, dasar tamak" ucap naya dengan tatapan tajam nya
Semua orang menatap Naya karena heran, Siapa yang sangka wanita yang lemah lembut bisa berubah menjadi wanita yang berani
"Sudah sayang, jangan mengotori tangan mu " ucap azzam sambil merangkul sang istri
__ADS_1
"zam bawa naya ke atas, biar ini aku yang atasi " ucap Dava, ia tidak tega melihat sang adik yang sudah menahan amarah nya sedari tadi
Azzam pun membawa naya ke dalam kamar untuk menenangkan sang istri, sedangkan dava pergi ke kantor polisi untuk mengurus kedua orang tua angkat naya
Rasa sakit yang selama ini naya pendam akhirnya ia mengungkapkan nya "Sudah sayang jangan nangis lagi" ucap Azzam sambil mengusap air mata naya
"Aku sekarang sudah lega by, akhirnya mereka di tangkap, mereka benar-benar tidak tau malu" ucap naya sambil membenamkan wajah nya di dada bidang sang suami
Azzam memeluk sang istri, ia ikut merasakan apa yang sedang sang istri rasakan, selama ini sang istri selalu bersikap tegar seolah-olah tidak ada rasa sakit di hati nya, kenyataannya Naya sangat rapuh
Setelah kejadian tadi mamah kania dan juga papah affandra segera pulang dari luar kota, mereka khawatir dengan ke adaan anak dan menantu nya " Sayang maaf kan mamah ya, tidak ada di saat kamu ada masalah " ucap mamah kania
"Tidak apa_apa mah, naya baik_baik saja " ucap naya lembut
"Sukur lah sayang, jangan terlalu di pikirkan ya, mereka sudah di tangani oleh pihak berwajib " Ucap mamah kania sambil membelai rambut Naya
__ADS_1