
DI KAMAR HOTEL
Naya dan juga Azima sudah masuk ke dalam kamar hotel, Naya sedari tadi ia sedang berfikir apa langkah yang akan ia ambil, Apa harus menemui nya atau tidak " Naya " Panggil Azima yang sedang duduk di balkon kamar
"Heum ia kenapa.? " Tanya Naya ia tersadar dari lamunan nya
"Aku yang harus nanya, kamu kenapa.? Setelah ngobrol dengan laki-laki tadi kamu malah jadi banyak bengong, coba cerita kepada Aku ada apa.? " Tanya Azima sambil berjalan ke arah naya
* Apa aku cerita aja ke Azima, siapa tau dia bisa ngasih solusi " batin Naya
"ada yang ingin aku ceritakan kepada kamu" Kata Naya
"Apa.? "
Naya pun menceritakan semua nya kepada Azima tanpa ada yang terlewati, Azima mendengarkan ucapan Naya dengan serius" Terus sekarang apa yang akan kamu lakukan.? " Tanya Azima
"Entah lah aku bingung, menurut mu bagai mana.? " Tanya balik Naya
__ADS_1
Azima sejenak berfikir " Kalo menurutku mending kamu temui saja dulu, siapa tau memang benar kalo dia itu mamah kandung kamu " Saran Azima
"Tapi kalo bukan bagai man.? " Tanya Naya
"Yang penting kan sudah di coba, Soal hasilnya gimana nanti "
"Aku takut kecewa " Balas Naya
"Is Kakak ipar sekaligus sahabat ku ini ya, Kan aku bilang di coba dulu, kalo gak di coba kita tidak akan tau hasil nya " Sebel Azima " Aku tu turut bahagia jika hasilnya mereka adalah keluarga mu, selama ini kamu hidup sengsara, Aku ingin kamu menemukan kebahagian kamu dengan bertemu orang tua kamu hiks... "
"Ko malah nangis... Ya sudah kita temui orang ini nanti malam di lobby hotel, Bagai mana.? " Tanya Naya
Naya pun mengikuti usul dari Azima, ia mengirim pesan kepada Dava, untuk bisa bertemu nanti malam, Naya akan memberkan rambut nya agar bisa Melakukan Tes DNA dengan ibu nya Dava
Malam pun telah tiba, kini Naya dan Juga Azima sudah bersiap untuk ke lobby hotel, Tadi setelah Ada balasan dari dava ia pun langsung bersiap_siap "Ayo Azima " Ajak Naya
Azima dan Naya pun sudah duduk di sopa lobby hotel " Mana orang nya ko lama " Kesel Azima
__ADS_1
" Sabar " Balas Naya
Tak lama kemudian seorang laki-laki keluar dari lip dan berjalan ke arah kursi mereka " Selamat malam, maaf menunggu lama " Ucap dava ramah lalu ia duduk di sopa
"Udah tau lama masih nanya " gerutu Azima
Naya menyenggol lengan Azima " Oh ya tuan tidak apa_apa" Balas Naya
Dava yang mendengarkan gerutu Azima hanya menggelengkan kepala nya " Jangan panggil tuan, Panggil Abang dava saja, kamu kan ade ku " usul Dava
" Itu belum pasti tuan,Kecuali sudah pasti baru saya akan panggil abang Dava " Balas Ramah Naya
" Yakin bener kalo tuan ini kakak nya kakak ipar saya " Kata Azima sambil mengalihkan pandangan nya
" Maaf nona apa saya pernah ada masalah dengan anda.? Kenapa anda sedari tadi sangat Ketus beda sekali dengan kakak ipar nya " Tanya Dava kepada Azima
Azima masih kesal dengan kejadian tadi siang, yang Dava menyuruhnya pergi, padahal walaupun dia pergi juga tetap saja Naya akan cerita kepada nya,
__ADS_1
"Tidak, saya tidak ada maslah dengan anda, mungkin karena kesan pertama kita saja yang kurang bagus " Jawab Azima ketus
Naya mengelus lengan Azima " Maafkan sikap Adik ipar saya tuan, ini saya sudah membawa sempel rambut saya untuk di cocokkan DNA nya,Maaf saya tidak bisa lama_lama " Pamit Naya sambil memegang tangan Azima