Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
KESAL AZZAM


__ADS_3

Setelah Anak_anak pergi ke sekolah, Kania dan affandra bersiap untuk berangkat liburan " Sayang apa kamu melihat ada yang aneh dengan kak Azzam dan Naya.? " Tanya Kania


"Entah lah aku kurang memperhatikan nya " Balas Affandra yang sedang duduk di sopa


"Bagai mana kalo mereka saling jatuh cinta.? Apa kamu akan merestuinya? " Tanya Kania


Affandra melihat ke arah sang istri " Naya anak yang baik, ramah,sopan dan dia juga pintar mengapa kita harus menentang nya, Kalo soal dia kaya atau tidak itu tidak jadi masalah buat aku, karena harta kita tidak akan bisa habis tujuh turunan " kata Affandra sombong


Kania tersenyum mendengar jawaban Sang suami "Benar kah syang, bagus lah kalo kamu tidak akan menentang nya karena aku sudah suka sama naya " Balas Kania semnagat " Beda dengan teman perempuan nya kak azzam yang suka ngintilin, aku tidak suka "


"Kamu memang selalu tau, mana berlian dan mana batu kali sayang " Ucap Affandra tersenyum " Olah raga satu kali bisa kan "


Kania langsung melihat ke arah sang suami " Tapi bentar lagi jadwal pemberangkatan kita " jawab Kania


"Kalo tidak kita nanti lakukan di jet pribadi kita ya " Balas Affandra dengan senyum mengambang di wajah nya, dan di balas dengan anggukan oleh Kania


Affandra walaupun usia nya sudah mau menginjak kepala lima namun jiwa nya masih anak muda, apa lagi jika sedang berolahraga ia akan semakin ganas dan memuaskan sang istri, usia tidak ada hambatan untuk diri nya

__ADS_1


DI SEKOLAH


Azzam dan Azima sudah berada di kantin sekolah sedangkan Naya tadi pamit untuk ke perpustakaan dulu karena ia mau meminjam buku, namun ketika ia mau menyusul Azzam dan Azima ke kantin ia malah di cegat oleh seorang laki-laki " Hai " kata laki-laki itu


"Iyah ada apa. ? " Tanya Naya kepada laki-laki itu


"Apa boleh kenalan, Aku riko " Kata laki-laki itu sambil mengulurkan tangan nya


"Aku Naya " Balas Naya ramah dan membalas uluran tangan riko


Dari kejauhan ada teman Azzam yang melihat Naya yang sedang berbicara dengan laki-laki " Wah bahaya, jika sampai Naya kenal dengan si bajingan itu " ucap teman Azzam ia pun segera mengambil handphone nya dan mengambil gambar lalu ia mengirim nya kepada Azzam


Sesampai nya di kantin naya melihat wajah Azzam yang tidak bersahabat " Azima kak Azzam kenapa.? " bisik Naya


"Entah lah " Jawab Azima yang sedang makan baso tahu


"Apa ini maksud nya " Azzam memperlihatkan foto yang di kirim oleh teman nya itu kepada naya

__ADS_1


Naya mengambil handphone Azzam dan ia melotot melihat foto nya yang sedang ngobrol dengan Riko " I_ini tidak seperti kakak pikirkan, aku baru mengenal nya barusan pas keluar dari perpus " Balas Naya sedikit gugup


"Aku sudah bilang jangan pernah dekat dengan laki-laki lain " Kata Azzam dingin, Naya sudah gemeteran melihat Azzam yang sedang marah


"Maaf " Hanya itu yang bisa Naya ucapkan


"Kakak itu kenapa sih, ko ngelarang Naya untuk dekat dengan laki-laki, seperti kakak itu pacar nya saja " Balas cuek Azima


Azzam melihat kepada sang adik " Sejak kemarin ia sudah menjadi pacar kakak " balas nya dengan tatapan tajam " Jadi kakak tidak akan diyam saja jika milik kakak di ganggu dengan oleh orang lain "


Azima menjatuhkan sendok nya " Kakak serius " Tanya Nya


Naya melotot ke arah Azzam " Sejak kapan kita jadian, kakak saja tidak pernah menembak Aku " elak Naya


"Jadi menurutmu pelukan aku kepada mu itu bukan sebagai ke kasih.? " Tanya azzam ke anya


"Apa pelukan.? " Ucap Azima tidak percaya

__ADS_1


"Apa itu di sebut jadian.? " tanya Naya polos


"Menurutmu " Kata Azzam meninggalkan Naya dan azima di kantin


__ADS_2