Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
CEMBURU


__ADS_3

"Apa kamu sudah puas sayang" tanya Affandra berbisik


"Sekali lagi sayang, setelah ini kita bersama" Jawab kania "Ahh.... "


Akhirnya mereka pun menge**g bersama dengan penuh nik**t " Terimakasih sayang " Ucap Affandra sambil mengecup kening kania, ia pun ambruk di sebelah kania, kania langsung memeluk calon suami nya itu, dan mereka pun masuk kedalam mimpi


Sedangkan di luar Davanka sedang mengerutuk dirinya sendiri kenapa ia tadi ia masuk keruangan Tuan nya" Ah sial , Aku butuh my baby ku " Sebel Davanka


Davanka langsung menelpon sang pujaan hati namun tidak ada jawaban setelah di coba lagi masih tetap sama " kemana pergi nya hani, ko tumben ia tidak mengangkat telpon dari aku " Gumam Davanka sambil mengutak atik Handphone nya "Tidak seperti biasanya dia seperti ini, apa dia sibuk menemani jesy.? "


Sedangkan di rumah, Hani sedang istirahat karena ia merasa lelah selama seminggu ini dia tidak tidur di tempat tidur yang empuk, mungkin paktor lelah ia pun tidak mendengar suara bunyi handphone nya walaupun handphone nya berdering berkali-kali

__ADS_1


Sore pun telah tiba, sepasang sejoli yang baru saja beres mandi kini sudah siap untuk pergi ke butik, " Sayang sudah siap.? "


"Sudah Ayo " Ajak kania sambil memegang tangan Affandra mereka pun berjalan ke arah loby di ikuti oleh Davanka, Mereka pun masuk kedalam mobil karena sedari tadi supir sudah menunggu nya..


Karyawan sangat iri kepada Kania, ia baru kenal sebentar dengan tuan nya tapi sudah memikat hati tuan nya bahkan sebentar lagi mereka akan menikah


Kini mobil pun sudah sampai di butik yang di tuju,kania berjalan dengan di dampingi oleh calon suaminya


Kania tersenyum manis tanpa menjawab mereka pun sudah di tunggu oleh pengelola butik " Mari kesini nyonya tuan " ajak Pelayan sambil menunjukan jalan nya


"Halo tuan Affandra selamat datang di butik saya " Ucap ramah sang pengelola sambil mememuk Affandra, Kania mematung tangan yang di ulurkan nya malah di abaikan

__ADS_1


Kania merasa risih melihat nya, mana ada pelukan sambil cium pipi kiri dan kanan sepeti itu, Kania pun langsung melerai pelukan sang suami dengan pengelola butik " Maaf nyonya sepeti nya saya tidak jadi memesan gaun pengantin di butik anda " ucap Ketuk Kania


"Kenapa syaang.? " tanya Affandra bingung " Tapi ya sudah kalo memang kamu tidak suka tidak apa_apa" ucap Affandra lembut


" tidak usah tanya kenapa, aku hanya tidak suka saja " Ucap ketus Kania "Kamu duluan lah syang ke mobil aku mau ikut ke toilet dulu, Affandra pun patuh


Pengelola butik itu merasa bingung kenapa tiba-tiba di batal kan, padahal jika mereka memesan di butik ini, akan bagus untuk perkembangan butik nya " Kenapa nona ingin membatalkan nya? " tanya pengelola butik yang usia nya mungkin gak beda jauh dengan Affandra


"Jika tidak ingin di batalkan, maka jaga lah sikap anda nyonya " Bisik Kania peda pengelola itu


wanita itu langsung diyam membisu ia baru sadar kalo prilakunya itu membuat gagal untuk ke langsungan butik nya " Sa_saya minta maaf nona, tapi bukan nya itu hal biasa untuk di lakukan? " Ucap nya tanpa meras bersalah

__ADS_1


Kania tersenyum simpul " Tapi maaf saya sudah tidak ingin memakai gaun rancangan mu, lain kali jaga lah sikap mu itu " Ucap Kania sambil meninggalkan Pengelola butik


__ADS_2