Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
IRI DENGKI


__ADS_3

Kania menganggukkan kepala nya " Hem.. aku sudah tidak memikirkan mereka cuman rasanya sakit hati aja, di tusuk oleh sahabat sendiri "


" Aku tidak akan pernah membiarkan mereka menyakiti kamu lagi, hiduplah bahagia bersama ku"


" Maksih sayang "


Affandra men**m bibir Kania dengan lembut, Kania membalas ci**m kekasihnya itu, tangan Affandra tidak hanya diyam yang satu sudah memegang gunung kembar Kania, Kania yang sudah menggila dengan sentuhan Affandra ia mend**h ke enakan, Affandra sangat puas jika kania sudah teriak kenikmatan " Panggil nama ku sayang " bisik Affandra yang sekarang satu jari nya sudah mengubrak Abrik Kadang kenikmatan sedangkan Affandra yang masih setia menyus*u di gunung kembar, Affandra menggigit gunung kembar milik Kania sehingga Kania menjerit kenikmatan


" Ahh... sayang.... " desa*h Kania " Kenapa ini sangat nikmat "


Affandra tersenyum puas, semakin Kania menggila semakin Affandra memaju mundur kan tangan nya dengan semangat " Nikmati sayang "


"Ah.. emm.... Aku mau tumpah sayang.... "

__ADS_1


Setelah bebebrapa kali tumpah Affandra menghentikan aksinya Apa lagi kania sudah terlihat lemas " Cup " Affandra mengecup kening Kania dan mengusap rambut Kania


"Sayang... "


" Iyah syang " jawab Affandra yang sedang memeluk Kania


" Kenapa kamu tidak pernah melakukan nya, kenapa kamu selalu mempermainkan nya dengan jari_jari mu ini, Apa kamu tidak mau menumpahkan nya juga " tanya Kania heran dengan polos


"Jadi kalo aku meminta nya, kamu akan melakukan nya.? " Tanya Kania sambil menatap sang pujaan hati, dan di anggukan oleh Affandra


" Lakukan lah nanti pas acara akhir tahun nanti " bisik Kania dengan suara des**h nya


Affandra menatap sang kekasih " Boleh kah.? " tanya nya sambil tersenyum

__ADS_1


" Boleh sayang "


" Apa kamu tidak takut hamil dan aku kabur dan meninggalkan mu? " tanya Affandra


Kania langsung duduk "kenapa aku harus takut, Jika kamu pergi maka aku akan mengambil semua uang yang ada di kartu kredit mu yang berwarna hitam itu dan aku akan membeli rumah yang besar dan nyaman, terus aku akan membuat restoran dan jika aku hamil aku akan membesarkan nya sendiri, setelah restoran aku maju dan menghasilkan uang yang banyak aku tidak akan membutuhkan laki-laki pengecut sepertimu lagi karena aku akan hidup bahagia dengan anakku" ucap Kania tanpa beban


"Dan itu semua tidak akan pernah terjadi karena kamu hanya milikku, Aku tidak akan pernah meninggalkan mu sayang sampai kapanpun" Kata Affandra


Di tempat lain Lisa sedang berpikir bagai mana cara nya supaya bisa merusak hidup nya Kania " Aku harus cari cara supaya Kania hancur dan Taun Affandra membencinya, Aku tidak ingin dia selalu unggul dari ku "


Entah lah lisa sangat membenci mantan sahabatnya itu padahal kalo di pikir Lisa lah yang bersalah yang selalu merebut apa yang di miliki oleh Kania, sedangkan Kania dia santai_santai saja tidak merasa di saingi atau menyaingi, Mungkin karena lisa tidak se beruntung Kania makanya dia jadi iri dengki


Pagi hari kedua sejoli ini masih berada di bawah selimut tebal karena di luar cuaca sedang hujan deras membuat sejoli itu enggan untuk bangun " Ini sangat nyaman sayang jangan bangun dulu " ucap Affandra yang masih memeluk kania, Kania hanya menurut saja

__ADS_1


__ADS_2