
Hari ini mamah rima dan juga sang suami pamit untuk pulang ke Jepang karena suami mamah rima tidak bisa lama_lama berada di kota ini, Naya tidak bisa mengantarkan kepulangan orang tua nya karena ia belum bisa keluar rumah
"Halo triple " sapa Azima yang melihat triple berada di karpet bulu di
ruang tengah, lalu ikut duduk
"Halo juga tante " ucap naya dengan suara anak kecil
"Wah ponakan tante sedang apa ini ? " Azima memindahkan tania ke atas kaki nya yang di alasi bantal
"Aku sedang mau bobo tante " jawab naya tersenyum " Awas loh dek nanti kena perut buncit mu itu " kata naya, karena kandungan Azima sudah masuk bulan ke lima
"Tidak ko kak, kan si cantik anaknya anteng ya " balas Azima
"Bagai mana kamu usah USG belum.? " tanya Naya " Sudah kelihatan dong jenis kelamin nya? "
"Belum, kemarin cuman di periksa aja karena kita tidak ingin tau jenis kelamin nya biar jadi kejutan " balas Azima, bagi dia dan dava mah perempuan atau laki-laki sama saja yang penting sehat
"Oh gitu ya, mudah_mudahan perempuan ya biar si cantik ada teman nya " ucap naya sambil mencolek pipi cabi Tania
__ADS_1
"Heheh doakan saja kak"
Walaupun usia mereka di bilang masih muda tapi jalan pikiran mereka sudah dewasa dan keibuan, bahakan bisa di bilang mereka menjadi ibu sebelum waktu nya🤭
Ting... nong.....
" Sus minta tolong lihat siapa yang datang" ucap naya, karena ada yang memencet bel di depan
"Iyah non " Sus itu pun pergi untuk membukakan pintu, lalu Sus itu balik lagi ke arah naya
"Non di depan ada seorang ibu_ibu dan laki-laki yang mengaku kedua orang tua non " ucap Sus itu
Naya menatap ke arah azima, " apa itu ibu dan ayah angkat aku.? " tanya nya
Bahkan dava juga sempat mencari keberadaan orang tua angkat naya untuk memberi mereka pelajaran namun hasil nya nihil ia tidak menemukan nya
Naya menarik napas nya " Sus tolong bawa triple ke kamar ya, Azima aku titip anak_anak aku ya " pinta naya, ia bangkit dari duduk nya dan berjalan ke ruang tamu, Sedangkan azima langsung mengambil handphone nya lalu menelpon sang suami untuk segera pulang
"Ibu, Ayah ada apa kalian datang kemari.? " tanya naya sambil duduk di sopa
__ADS_1
"Apa itu sambutan mu ketika kami berkunjung kepada anak sendiri " tanya ayah angkat naya
Naya tersenyum kecut " Anak.? bukan kah kalian sudah menjual ku kepada keluarga suami ku " ucap naya membuat ibu angkat naya gelagapan, pasalnya ia tidak memberi tau kepada suami nya kalo dia sudah menyetujui surat perjanjian yang di berikan oleh keluarga affandra , Yang ayah nya tau mereka bisa liburan dan mendapatkan rumah dan mobil itu hasil nabung sang istri bukan dari pemberian Affandra " Apa uang yang hasil menjual ku sudah habis makanya kalian datang kemari untuk meminta nya lagi.? "
"Apa maksud mu? Dasar anak kurang ajar saya mendidik mu bukan untuk menjadi anak yang kurang ajar " saut ibu angkat naya
prok.. prok.. prok... " Ekting ibu memang paling top " ucap naya sambil menepuk tangan " Apa aku harus mengingat kan nya lagi, jika anda sudah menerima uang sebesar dua M , mobil dan rumah mewah.? Bahkan kalian tidak berhak mendapatkan itu semua karena kalian sudah mengambil kebahagian seorang ibu degan cara menculik anak nya demi obsesi kalian " ucap naya membuat kedua pasangan itu kaget
"Jaga mulutmu itu " ucap Ibu angkat naya sambil mengangkat tangan nya, namun seorang laki-laki datang langsung menghadang ibu angkat naya
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
.