
Setelah makan sudah siap dan sudah di tata di meja makan Kania menyuruh Naya untuk memanggil anak_anak nya " Naya coba kamu panggil Azzam Azima " pinta Kania, Naya pun naik ke lantai atas dia bingung yang mana kamar Azima dan Azzam
"Ini apa yang ini ya " ucap bingung Naya sambil mundar_mandir, pasal nya di lantai atas ada 4 kamar jadi ia bingung " Aku coba masuk satu_satu aja deh " Naya pun memberanikan diri nya untuk membuka pintu kamar
Tok.. tok.. tok..
"Azima... " panggil Naya, namun tidak ada suara, ia membuka pintu kamar dan ternyata pintu nya tidak terkunci
Cklek...
"Azmi... " panggil Naya masuk ke kamar itu, Tiba-tiba pintu kamar mandi ke buka
"Aaaaahhhhh... " Teriak Naya karena melihat Azzam hanya menggunakan handuk
Azzam segera membekap mulut Naya," Apa_apan kamu, kenapa masuk kamar aku tanpa mengetuk.? " tanya malu. Azzam
Naya menutup kedua mata nya dengan tangan, tidak tersadar kalo tubuh dingin Azzam menempel di tubuh Naya " Aku tadi sudah mengetuk tapi tidak ada jawaban makanya aku masuk karena aku pikir ini kamar Azima " jawab Naya malu.
__ADS_1
"Kamar Azima itu di sebelah, lagian mau apa kamu kesini.? " Balas Azzam dan melepaskan naya
"Aku di suruh mamah Kania untuk memanggil kalian makan siang, Kalo gitu aku permisi " kata Naya ia pergi dari kamar Azzam
Di luar kamar Azzam Naya terdiam di tembok, jantung nya merasa mau copot " Ya ampun sepertinya aku punya sakit jantung, jantung tenang lah, Dia wangi sekali " Gumam nanya " Ah sadar lah naya " Kata naya sambil menggelengkan kepala nya
Naya masuk ke kamar sebelah Azzam ia mengetuk lagi_lagi tidak ada suara, lalu ia masuk ternyata tuan putri di rumah ini sedang tidur nyenyak " Azima" panggil naya sambil berjalan ke arah tempat tidur
"Azima bangun... " Tapi Azima masih setia dengan tidur nya, naya pun menggoyang_goyangkan lengan Azima
"Eh bangun, aku bukan mamah mu, bebar_benar ini anak kaya kebo banget " Naya tidak patah arang ia masih berusaha membangun kan Azima
Naya mengambil aer lalu ia ciprat kan ke wajah Azima " Banjir..... " teriak Azima sambil berdiri
"Banjir kepala mu" balas naya sambil cekikikan
"Is... naya... " teriak Azima sambil melemparkan bantal nya, terjadi lah pernah bantal di kamar itu
__ADS_1
"Ha ha ha... sudah_sudah Azima aku cape... " mereka tertawa dengan kerasa nya
Azzam yang memperhatikan mereka menggelengkan kepala nya " Apa kalian tidak kasian kepada diriku yang sudah kelaparan menunggu kalian " suara dingin Azzam menggema di kamar itu, padahal nya ia kesal karena harus menunggu dua gadis turun tapi gak kunjung turun juga
" Astaga.. tadi kan mamah Kania menyuruhku memanggil kalian untuk makan, ini gara_gara kamu " sebal Naya kepada Azima
Azima yang tidak Terima " Kenapa ke aku, suruh siapa kamu menyiram wajah ku dengan air emang kamu pikir wajah ku ini tanaman "
"Sudah_sudah kalian malah berantem cepat turun kasian mamah menunggu kalian" teriak Azzam, lalu ia meninggalkan kamar sang adik
"Kamu sih "
"Kamu.. "
"Cepat... " teriak Azzam di luar kamar
Mereka pun langsung turun ke bawah dan berjalan ke meja makan
__ADS_1