
Naya yang di tatap tajam oleh Azzam ia pun, mulai menceritakan Apa penyebab wajahnya bengkak, Azima menangis dan memeluk Naya karena iya tidak tahan dengan penjelasan Naya, Sedangkan Azzam ia sudah mengepal kan tangan nya wajah nya sudah memerah menahan amarah, Tapi beda dengan naya dia bercerita tanpa sedih bahkan dia sesekali tersenyum getir dengan nasib nya " kenapa kamu tidak pernah cerita kepada kita.? " Tanya Azima
"Maaf " Hanya itu yang di utarakan oleh naya
"Pulang sekolah kamu ikut pulang bersama kami, tidak ada penolakan " Kata Azzam ia langsung keluar dari ruang UKS
Naya yang melihat Azzam khawatir hati nya merasa senang " Sepertinya Kak Azzam menghawatirkan aku " Kata Naya
plak...
__ADS_1
Azima memukul lengan sahabat nya itu "Au is... kamu KDRT " Ucap Naya sambil mengusap_usap lengan nya
"Siapapun akan khawatir jika melihat sahabat nya di siksa, Turuti aja mau nya kak Azzam ia sangat tidak suka di bantah " Balas Azima
"Tapi kalo aku gak pulang aku takut orang tua aku tambah marah " Lirih Naya sambil menunduk
"Jangan pikirkan itu, tapi pikirkan ke adaan mu, mau sampai kapan kamu di siksa oleh ibu angkat mu itu?? "
"Keras kepala " balas Azima, lalu ia pergi meninggalkan Naya di ruangan UKS
__ADS_1
Sebenarnya Azima tidak tega meninggalkan Naya sendiri tapi dia juga kesal karena Naya sangat keras kepala padahal kan ini buat kebaikan nya sendiri
"Maafkan aku Azima, kak Azzam, Aku tidak bisa ikut dengan kalian, sudah cukup Aku selalu merepotkan kalian sekeluarga, lagian ini masalah keluarga aku, aku tidak ingin kalian nanti mendapat imbas nya, kalian orang-orang baik " Batin Naya, Air mata nya yang tidak bisa ia tahan lagi lolos begitu saja di wajah nya
Jam pulang sekolah pun telah tiba Azzam dan Azima sudah berada di dalam mobil mereka tidak menunggu Naya karena tadi Azima sudah bilang ke kakak nya kalo Naya tidak ingin ikut pulang dengan nya "Keras kepala " Gumam Azzam
Sedangkan Naya sekarang sudah di jalan Dia tidak naik angkot karena Dia ingin mengirit, jika tiap hari naik angkot takut nya se waktu_waktu ada keperluan untuk sekolah dia tidak ada pegangan, Apa lagi sekarang orang tua nya sudah tidak memberikan uang, Naya berjalan sesekali dia mengusap keringat nya, perjalanan yang cukup jauh dan cuaca yang lumayan panas "Semangat Naya " Gumam Naya sendiri
Setelah perjalan yang membuang waktu Akhirnya Naya sampai di rumah orang tua nya "Ibu aku pulang " teriak Naya, ia berjalan ke arah dapur karena ia haus
__ADS_1
Tidak ada jawaban dari sang ibu, yang ada hanya keheningan "ibu kemana? Apa dia sedang pergi? " Nya pun masuk kedalam kamar nya ia langsung mengganti baju nya dengan baju santai
Mulai hari ini Naya sudah tidak bekerja karena ia tidak ingin membuat orang Tua nya marah lagi "Aku harus bagai mana.? Mana mungkin aku tiap hari harus jalan kaki ke sekolah, bisa_bisa kaki aku bengkak karena cape " gumam Naya sambil memijat_mijat kaki nya