Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
Wanita sederhana


__ADS_3

Setelah belanjaan beres Azzam mengajak Naya untuk makan dulu di dekat Supermarket " Kita makan dulu, dari tadi siang kita belum makan " Ajak Azzam


Naya pun ikut saja, dan kini mereka sudah ada di kedai dekat supermarket " Maaf ya aku baru bisa ajak kamu makan di kedai " Ucap Azzam


"Iyah tidak apa_apa ko " jawab Naya


Sebenarnya Azzam sudah mempunyai uang sendiri apa lagi di sudah mulai bekerja di perusahaan Ayah nya, dengan kecerdasan Azzam yang membuat Affandra yakin menyuruh nya bekerja di usia 16 tahn


"Kamu mau pesan apa.? " tanya Azzam sambil membaca buku menu


"Aku ayam geprek aja sama teh manis dingin " jawab Naya


Azzam tersenyum dengan pilihan Naya, karena pesanan Naya adalah paling murah tidak sampai dua puluh ribu " Baik lah kita samakan saja " Ucap nya * Kamu memang wanita sederhana tidak protes di saat aku membawamu makan di kedai kaki lima * Batin Azzam


Lalu tidak lama kemudian makan pun datang " Enak juga makan Naya " Gumam Azzam sambil mencoba ayam geprek

__ADS_1


Mereka menikmati makanan nya sambil ngobrol dan bercanda sesekali Azzam juga menyuapi Naya


Setelah makan ia pulang ke rumah, di rumah sudah ada Davanka mereka sudah menunggu kepulangan Azzam dan juga Naya " Ko lama " Tanya hani


"Ia tadi sana ngantri terus jalanan macet " balas Azzam ia menaruh kantung keresek di dapur dengan di ikuti oleh Naya


Hani mengerutkan kening nya, mana ada supermarket besar bisa ngantri.? lalu apa kaya nya macet, macet dari mana nya orang supermarket depan komplek ko, cuman hani pura-pura diyam saja dan mengiakan omongan ponakan nya


Setelah siap hani dan Davanka membawa bahan_bahan yang akan di bakar di taman belakang, Azzam dan anton di tugaskan untuk membakar, Azima dan mereka membersihkan sayuran dan buah


"Wah wangi sekali " Kata Azima yang baru saja berjalan ke arah taman


" Is kami ini, bukan nya ini hasil kakak ku? " kata Azima yang melihat sang kakak sedang membalik_balikan sosis


"Ah kami ini tidak bisa saja pura-pura tidak tau " kesal Anton kepada Azima

__ADS_1


Naya mengulum senyum nya, dan ia berjalan ke arah Azzam untuk membantu " Sini aku bantu " kata naya


"Tidak usah tugas kamu hanya makan saja " Jawab Azzam sambil melirik ke arah naya


Hani yang melihat gerak gerik ponakan nya ia tersenyum "Lihat lah ponakan ku dia sekarang sudah berani dekat dengan wanita " Ucap hani kepada Davanka


"Benarkah " Tanya Davanka tidak percaya " Dia kan si kutub utara dengan bahasa yang irit "


"Is kamu ini, lihat saja mereka seperti pasangan serasi baby " Jawab hani dengan senyum mengambang di pipi nya


Davanka menoleh ke arah ponakan laki-laki nya " Apa kakak tau kalo anaknya sudah pacaran.? "


"Jangan sampai tau, kalo tau kakak pasti akan mencabik_cabik anak nya " Balas hani" Biarkan lah mereka menjalani nya secara sembunyi_sembunyi dulu, ah aku jadi ingat saat kita pacaran baby " ucap hani memeluk sang suami


"Iyah, ayo kita pacaran sayang, biarkan mereka melanjutkan membarnya " Bisik Davanka dengan otak mesum nya

__ADS_1


"Is kami ini otak nya gak jauh dari sana " Sebal hani " Tapi ayu deh "


Mereka pun masuk ke kamar hani dan melakukan olahraga panas


__ADS_2