
Setelah pertemuan tadi Azima langsung berhenti bekerja karena dua hari lagi ia akan menikah, Azima pulang ke rumah dan mencari Mamah kania " Mah... " panggil Azima
"Di taman sayang " balas Mamah kania
Azima pun ke taman, ia melihat mamah nya sedang menyiram tanaman, lalu ia memeluk mamah nya " Maafkan Azima mah, karena beberapa hari ini Aima cuek sama mamah hiks... "
Mamah kania berbalik dan menatap wajah anak nya " Mamah sudah Memaafkan mu nak, kamu putri mamah jadi mana mungkin mamah tidak memaafkan " Balas mamah kania
"Makasih mah " jawab Azima
"Uluh uluh putri mamah ini, sebentar lagi akan jadi istri orang lain " puji mamah kania
"Mamah... " rengek Azima
Mamah kania sangat suka jika putri nya ini merengek seperti anak kecil " Mah, jika nanti aku sudah menikah boleh kah aku tetap tinggal di sini? " tanya Azima
. "Pintu rumah akan selalu terbuka untuk mu nak, tapi kamu harus ngobrol dulu sama nak dava, apa tidak apa_apa jika kalian tinggal di sini, karena jika sudah menjadi istri itu harus nurut kata suami, kemanapun suami pergi kamu harus ikut dan nurut "
"Benar kah " Jawab Azima sedikit tertunduk
" Iyah sayang, jika kamu ingin tinggal di sini obrolkan dulu sama nak dava ya " kata mamah Kania
__ADS_1
Azima pun mengangguk kan kepalanya tanda mengerti, lalu ia pamit ke kamar nya karena ia ingin istirahat, Azima mengambil handphone nya lalu ia masuk ke aplikasi chatting " Apa aku kirim pesan kepada bang dava? " gumam Azima " Ah coba aja deh " Azima pun mencoba mengirim pesan kepada Dava
📤 Bang
✉️ Iyah ada apa sayang.?
📤 ada yang mau aku omongin...
✉️ apa.?
📤 Setelah menikah boleh kita tinggal di rumah mamah saja.?
Tidak ada balasan dari Dava...
📤 Bang ko gak di balas.?
📤 Abang marah kah..
Dan beberapa pesan lain nya yang Azima kirim... Masih tidak ada balasan
Dua puluh menit kemudian...
__ADS_1
✉️ Maaf tadi abang sedang ada rapat dulu ini baru selesai, Selama kamu nyaman abang tidak masalah jika kita tinggal di rumah mamah kania, tapi apa tidak akan merepotkan mamah kania jika kita tinggal di sana.? Kalo tidak, abang tidak maslah selama kamu senang dan bahagia
Azima yang sedari tadi menunggu balasan dari dava pun tersenyum ketika membaca balasan dari dava
📤 Terimakasih kasih ya bang, sudah mengabulkan keinginan aku
✉️ Iyah sama_sama sayang
Hubungan dava dan Azima semakin membaik semenjak pertemuan tadi siang, entah lah segampang itu Azima memaafkan Dava, padahal awal nya ia sangat benci sekali dengan yang nama nya dava.
Azzam dan Naya pun sampai di rumah dengan membawa bebrapa Paper bag yang berisi keperluan kuliah nya, mereka langsung masuk ke kamar karena rasa lelah, di rumah pun sepi tidak terlihat ada mamah kania di rumah " sayang mandi yu... " ajak azzam
" sendiri_sendiri aja by mandi nya biar cepat " balas Naya
" aku pengen nya bareng sayang" rengek Azzam
" Adu duh.. suami tampan aku ini ternya bisa merengek seperti bayi ternyata " Ledek Naya sambil mencubit pipi Azzam
" Sayang, ko kamu malah meledek aku sih " balas Azzam sebal
" Wah suami tampan aku marah " ledek Naya lagi
__ADS_1
"Tau ah " Azzam langsung masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri
Padahal Naya sudah punya rencana sendiri untuk mengerjai suaminya " Sabar by" batin Naya