
Di taman Azzam dan Azima sedang ngobrol sesuai dengan janji nya tadi, Azima mencurahkan apa isi hatinya sesekali ai terisak " Aku harus bagai mana kak.? " tanya Azima
"Menurut kakak, kamu ikuti saja kemauan orang tua kita jodoh dari orang tua itu selalu yang terbaik, tidak mungkin mereka menikahkan anak nya dengan sembarang orang, Kamu tau dek, awal nya kakak belum siap untuk menikah apa lagi usia kita masih muda, tapi kakak yakin kalo kakak bisa menjalani rumah tangga kakak dengan naya, dengan kita yakin pasti kita akan bisa melewatinya, kalo soal cinta, cinta akan datang dengan sendiri nya, kamu tau sendiri kan dulu kakak sering berantem dengan Naya tapi karena kita sering bareng malah tumbuh benih-benih cinta bahkan kakak sekarang sangat menyayangi nya " tutur Azzam
Azima mendengarkan nasehat sang kakak, Ia menunduk bingung " Sudah jangan terlalu di pikirkan jika suatu saat kamu ada masalah dengan suami mu, kakak yang paling depan akan menghajar nya " Hibur Azzam " Sekarang kamu tidur lah, buatkan nya ade kakak sekarang sudah mulai bekerja.? " tanya azzam sambil tersenyum
"heum, baik lah, aku ke kamar dulu ya kak, sekalian aku akan merenungi semua nya " Balas Azima smabil berjalan ke arah kamar nya
Sedangkan Azzam masih duduk di kursi taman, Naya berjalan ke arah sang suami, " Suami ku memang hebat " ucap Naya duduk di samping sang suami
__ADS_1
" Benar kah.? apa di atas ranjang aku juga hebat.? " Tanya Azzam sambil menggoda sang istri
"pokonya suami aku paling hebat, hebat dalam segala hal, aku semakin cinta " Jawab Naya
"Kalo gitu ayo kita lanjut di kamar sayang, aku sudah menahan nya sedari siang tadi " ajak Azzam lalu menggendong sang istri
"Biarkan saja, mereka juga pasti mengerti " balas Azzam yang tidak ingin menurunkan Istrinya
Kedua orang tua yang melihat tingkah Anak dan menantunya membuat geleng-geleng kepala
__ADS_1
Sesampai di kamar Azzam menurunkan tubuh Naya di atas tempat tidur lalu, Azzam menc*** Naya dengan lembut, Naya membalas ciu***n itu Naya sangat menikmati setiap sentuhan sang suami membuat ia melang_layang " Ahh... by " des** Naya karena Azzam menc** leher nya hingga meninggalkan bekas di leher nya
Tangan Azzam juga tidak diyam saja, ia mulai membuka baju sang istri dan merem** gunung kembar lalu ia menc*** gunung kembar seperti seorang baby " Aahhh... " Des** Naya ketika gunung kembar nya di his** kenyang oleh Azzam
Azzam sangat ahli membuat sang istri mende** kenikmatan, Tangan Azzam turun ke bawah untuk mencari kacang tanah di bawah sanah, senyum Azzam mengambang ketika tau jika istrinya sudah basah di bawah sana " Kamu sudah basah sayang " ucap Azzam lalu ia menc** rumah kacang itu dengan lid** nya suara_suara des**n mereka sampai terdengar oleh Azima
"Sepertinya aku benar-benar harus segara menikah kalo tidak aku akan di suguhkan dengan suara_suara laknat mereka, Ahhh... teling aku menjadi tidak perawan lagi hiks..... ini gara_ gara kalian semua mesum.... " teriak Azkma di bawah bantal
Karena saat ini seperti sedang kontes, mamah dan papah nya juga malah sedang menikmati olah raga panas seperti nya kedua orang tua nya itu lupa menghidupkan kedap suara nya
__ADS_1