Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
MALAM ISTIMEWA


__ADS_3

Tak terasa Waktu sudah menunjukan jam 5 Sore kini Affandra dan juga Kania sudah masuk ke salah satu restoran yang sederhana namun pemandangan nya sangat indah



"Tuan silahkan, Apa anda suka.?" tanya kania kepada Affandra


Affandra pun segera duduk " Lumayan "


" Kalo begitu saya permisi dulu tuan " Pamit Kania, namun di cegah oleh Affandra


" Kalo kamu pergi lalu siapa yang akan menikmati senja dengan saya" Tanya Affandra sambil memegang tangan Kania


"loh bukan nya tuan ingin menikmati senja dengan pasangan tuan.? " tanya Kania heran


" Duduk lah, memang siapa lagi wanita yang saya kenal selain kamu dan juga Hani " ujar Affandra


" Maaf tuan saya kira tuan akan bersama pasangan anda " ucap ragu Kania dan mulai duduk di depan Affandra, Affandra tersenyum


Musik pun mulai di putar...


Awal ku mengenalmu


Tersita seluruh hatiku


Oh, indahnya dirimu


Ku jatuh hati padamu


Tak terasa waktu berlalu


Kini kau t'lah jadi milikku


Betapa bahagianya aku


Saat kau ada di sisiku


Kini tiba saatnya

__ADS_1


Kita harus melangkah


Temani diriku di sisa waktumu


Kau 'kan menentukan arah


Bersama diriku yang 'kan s'lalu


Menjaga dirimu


Yakinkan hatimu temaniku


Di setiap langkah-langkahku


Ku di sini, di sampingmu


Ku 'kan s'lalu ada untukmu


Kini tiba saatnya


Kita harus melangkah


Temani diriku di sisa waktumu


Kau 'kan menentukan arah


Bersama diriku yang 'kan s'lalu


Menjaga dirimu


Kini tiba saatnya


Kita harus melangkah


Temani diriku di sisa waktumu


Kau 'kan menentukan arah

__ADS_1


Bersama diriku yang 'kan s'lalu


Menjaga dirimu


Yakinkan hatimu temaniku


Di setiap langkah-langkahku


Ku di sini, di sampingmu


Ku 'kan s'lalu ada untukmu


Ku di sini, ku 'kan s'lalu ada untukmu


Affandra menatap wajah kania lekat_lekat dan mulai memegang tangan Kania


" Eh tuan " ucap Kania heran kenapa tuan nya tiba-tiba memegang tangan nya


"Kania, aku mau ngomong tapi jangan kamu potong dulu sebelum aku selesai ngomong karena aku tidak akan mengulang omongan aku untuk ke dua kali nya "


Kania pun mengangguk tanda mengerti


" Kania, Aku bukan laki-laki romantis dan juga bukan laki-laki yang pandai akan merangkai kata_kata tapi asal kamu tau sejak pertama kali aku melihatmu jantungku berdetak lebih cepat, ketika kamu dekat dengan laki-laki lain aku ingin marah bahkan jika aku tidak melihatmu aku selalu gelisah, Awalnya aku tidak kenal akan kata cinta namun setelah melihatmu Aku jadi mengerti apa itu cinta "


Kania yang masih tidak percaya dengan apa yang di ucapkan oleh tuan nya ini Sepicles menatap Sang tuan dengan sesama mata yang sudah berkaca_kaca, ia pikir malam ini ia akan patah hati namun nyatanya..


" Kania maukah kamu menjadi pasanganku...seumur hidupku.. mendampingiku. ?? " Tanya Affandra


" Kania.. " panggil Affandra


Kania pun tersadar dari lamunan nya " Ah iya tuan " jawab Kania kaget


" Gimana tanggapan kamu, Apa kamu menerima aku.? " Tanya Affandra


Kania terdiam, ia bimbang di satu sisi dia sangat bahagia ternyata cinta nya tidak bertepuk sebelah tangan, tapi di sisi lain ia takut akan di hianati lagi, Kania menarik napas ,Semoga ini adalah keputusan yang terbaik " Iya aku mau " Jawab Kania dengan senyum manis nya


Affandra pun langsung mengecup tangan Kania " Terimakasih Sayang "

__ADS_1


__ADS_2