
EMA PERCEPAT CERITA NYA YA, AGAR TIDAK MUTER-MUTER DAN KELAMAAN MENUNGGU 🙏
Waktu tidak teras kini kehamilan Naya sudah masuk bulan ke tujuh, Dan Azima masuk bulan ke Tiga, Kehamilan Naya yang sangat besar membuat semua orang was_was karena bumil itu tidak pernah mau diyem dengan membawa toples cemilan di tangan nya, sedangkan Azima ia malah lebih sering ingin melihat laki-laki tampan, Hormon kehamilan memang ada_ada saja
"Kak berat gak bawa bayi tiga sekaligus.? " tanya Azima sambil mengelus perut Naya
"Lumayan, malah kaki aku sering bengkak, mungkin menahan perutku yang besar ini, tapi tidak apa demi Anak_anak ku " ucap Naya sambil memakan Kuaci
Perut Azima belum terlalu buncit karena baru usia kandung tiga bulan dan Azima pun hanya mengandung satu beda hal nya dengan naya waktu baru hamil tiga bulan saja sudah seperti hamil lima bulan..
"Kapan ya perutku bisa buncit kaya gitu, kaya nya lucu Hi hihi "
"Nanti setelah lima bulan baru perut mu buncit " Jawab Naya
"Aah.... "
__ADS_1
"Kenapa kak? "
"Anak-anak ku seperti sedang main bola di dalam, mereka nendang_nendang " Ucap Naya meringis kesakitan
Azzam yang baru saja datang melihat Naya sedang meringis kesakitan iya langsung berjongkok di hadapan Naya " Anak-anak Ayah jangan bandel ya di dalam sana kasian bunda nya kesakitan, yang tenang ya di dalam, nanti kalo sudah keluar boleh deh kalian main bola di temani Ayah "ucap Azzam sambil mengelus perut sang istri
Ajaib nya setelah mendengar ucapan Azzam anak-anak yang ada di perut Naya langsung diyam " Wah seperti nya anak-anak aku akan lebih takut sama Ayah nya dari pada sama bunda nya " ucap Naya
Azzam dan Azima tertawa mendengar ucapan Naya " bukan kah aku kepala keluarga, jadi sudah sepatutnya istri dan anak_anak aku nurut kepada ku " Ucap bangga Azzam
"Kamu baru pulang dari mana by.? " tanya Naya
"Aku baru pulang dari kampus " jawab Azzam sambil mengelus kepala Naya
"Oh bagai mana kuliah nya lancar.? Awas ya gak ada aku tidak boleh genit_genit sama cewek kampus " Ancam Naya
__ADS_1
"Iyah sayang tidak akan, di hati dan pikiran ku selalu di penuhi dengan mu " jawab Azzam membuat wajah Naya merona
"Is is is... di sini bukan hanya ada kalian, di sini ada aku juga, jadi stop deh kalian bermesraan " Kesal Azima karena ia harus melihat kemesraan kakak nya
"Jangan sirik, kalo mau kan tinggal ikutin saja " balas Naya
"Menyebalkan " ucap Azima, bukan tidak bisa tapi Dava belum pulang kerja " Awas saja kalo suami aku datang akan aku adukan kalian " Ancam Azima
"Sayang kita lanjut di kamar saja ya, di sini ada yang sirik " ajak Azzam sambil menggandeng tangan Naya
"Kakakkkkk" kesal Azima, entah kenapa semenjak hamil Azima sangat sensitif
"Ada apa sih dek, ko marah_marah kasian anak kamu tuh " ucap mamah Kania sambil berjalan ke arah Azima
"Kakak nyebelin mah " rengek Azima kepada mamah Kania
__ADS_1
"Kamu ini, sudah hamil tapi masih cengeng " Mamah Kania terkadang pusing dengan Putri nya ini semenjak hamil cengeng dan manja