Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
DONOR


__ADS_3

Dari hari ke hari minggu sudah berganti menjadi bulan, Hubungan antara Kania dan Affandra semakin lengket seperti perangko, seperti saat ini, Affandra tidak ingin jauh_jauh dari Kania terus saja nempel bahkan di perusahaan pun mereka sudah tidak segan untuk memamerkan hubungan nya


Apalagi semenjak lisa sudah di tangkap kehidupan Kania sangat lah damai jauh dari permasalahan, Sedangkan Hani dan juga Davanka mereka masih menjalani hubungan diyam_diam dari kakak nya, karena mereka masih tidak berani untuk ngomong jujur


Saat ini Hani sedang berada di sebuah rumah sakit karena tadi pas dia mau pulang ia tidak sengaja menabrak seorang gadis yang mengakibatkan si pasien membutuhkan donor darah AB+, darah itu sangat langka bahkan di PMI juga setok darah AB+ sedang kosong Hani sangat panik saat ini ia bingung harus bagai mana " Aku harus bagai mana" Gumam hani sambil menjambak rambut nya sendiri


" Aku harus minta bantuan Ke kakak ipar siapa tau saja darah nya sama" Hani pun mengambil Handphone nya dan segera menelpon Kania


tut....


Hallo kak..


......


Kakak bisa bantu hani gak.?


......


Tapi kakak jangan bilang dulu ke kak Affandra ya, hani takut ka Affandra marah


.... ..


Kak bisa datang ke rumah sakit sejahtera, hani tunggu di sini hiks..


.... .

__ADS_1


Iyah terimakasih kak


Di dalam ruangan Kania saat ini sedang memeriksa beberapa berkas, sedangkan Affandra ia sedang rapat bersama Davnka


Tut...


Iyah han


....


Bantu apa.? kalo kakak bisa pasti kakak bantu


...


Kamu kenapa hani.?


....


Kania pun langsung pergi tanpa memberitahu Affandra karena ia panik mendengar hani yang sedang berada di rumah sakit dengan menggunakan taksi " Pak tolong di percepat ya, soalnya adik saya berada di rumah sakit " Ucap Kania kepada sang supir


pikiran Kania saat ini bener_bener sudah kalang kabut mendengar hani sedang berada di rumah sakit, walaupun hani bukan adik nya tapi Kania sangat menyayangi nya seperti adik sendiri


Sesampai nya di rumah sakit Kania langsung mencari keberadaan hani, ia berjalan tergesa-gesa, Kania melihat hani sedang duduk sambil meremas jari_jari tangan nya, Kania langsung menghampiri hani


" Ada apa han? Kakak sangat khawatir sama kamu" Tanya Kania

__ADS_1


" Kakak hiks... " hani langsung memeluk Kania tangis nya pecah


"sudah jangan nangis, ada apa.? Coba cerita sama kakak" ucap Kania sambil melihat wajah pucat hani


" Kak.. hani menabrak orang hiks... dan sekarang orang nya sedang membutuhkan darah, stok darah di PMI kosong hiks.." tangis hani pecah" Aku juga sudah meminta bantuan ke beberapa teman di kampus, tadi sudah ada yang kesini tapi masih kurang "


"Apa.? Astaga hani ko bisa.. yasudah kakak akan coba periksa siapa tau darah kakak cocok " Ucap Kania sambil melepaskan pelukan hani


Kania pun berjalan ke ruangan dokter supaya di periksa, siapa tau darah nya sama sama dirinya, Kania pun mencoba mengirim pesan ke Davanka untuk minta bantuan


"Ny nanti hasil nya akan keluar beberapa saat lagi, sekarang Ny bisa menunggu di luar dulu " Ucap dokter


" Oh baik dok" Kania pun keluar dari ruang dokter, ia menghampiri hani yang masih setia menunggu di depan ruangan


" Hani.. maafin kakak ya, kakak barusan mengirim pesan ke Davankan untuk meminta bantuan nya karena hanya dia yang bisa bantu kita "ucap Kania sambil mengelus kepala hani, hani hanya bisa diyem


Tidak beberapa kemudian seorang suster keluar " Ny Kania" panggil suster itu


Kania dan hani langsung berdiri menghampiri suster" Ny maaf, Anda tidak bisa ikut donor " Ucap suster itu


" Kenapa dok, apa darah saya tidak cocok.? " Tanya Kania


"Selain tidak cocok, Anda juga sedang mengandung, selamat ya Ny " Ucap suster itu ikut bahagia


Kania dan hani saling pandang " Ha_hamil" Ucap Kania tidak percaya

__ADS_1


" Iya Ny, biar lebih jelasnya silahkan di periksa ke bagian kandungan, saya permisi dulu" ucap Suster sambil meninggalkan Kania yang masih mematung


"Kakak... " lirih hani


__ADS_2