Gadis Cantik Itu Milikku

Gadis Cantik Itu Milikku
OLAH RAGA PAGI


__ADS_3

Affandra bangun lebih awal ia melihat wajah teduh istri nya " Kamu begitu cantik sayang, sehingga aku tidak bisa berpaling dari mu " Guman affandra sambil mengelus pipi sang istri


"Eum.. " Kania meras terusik dengan sentuhan sang suami "Kamu sudah bangun sayang"


" Aku baru bangun juga ko" Balas Affandra, ia langsung menge**p bi**r Kania "Buka mulut mu sayang"


"Aku belum sikat gigi sayang" balas Kania


Affandra langsung menggigit bi**r bawah Kania, sehingga Kania pun membuka mulut nya


Affandra menc**m Kania dengan lembut, Kania pun menikmati ciu**n dari sang suami setelah lima menit, Affandra langsung ke leher Kania, yang membuat Kania menjadi menggila Apa lagi saat ini tangan Sang suami sudah mulai nakal ke gunung kembar milik nya kecu**pn dan gigitan kecil membuat Kania mend**h " Ahh.... Sayang"


"Aku suka suara itu sayang" bisik Affandra


Setelah luas dengan gunung kembar, Affandra pun turun ke bawah dan memainkan ladang belut listrik Yang membuat sang empu nya tersambar listrik sampai ke ubun_ubun begitu lihai permainan Affandra, Karena sudah tidak tahan dan si belut listrik pun sudah meronta_ronta ingin segera masuk ke ladang listrik


"Ahh... Affan" Sebut Kania dengan de**n

__ADS_1


"Aku suka panggilan itu sayang" Affandra memaju mundur kan belut listrik nya dan mere**s gunung kembar


"Ah... yang cepat Affan" racau Kania yang sudah tidak tahan


"Maaf kan papah nak, sebentar lagi kalian akan kena tegangan" Racau Affandra , yang sudah tidak tahan ingin memuntahkan aliran listrik nya " Bersama sayang"


"Aah... sstt... " akhirnya mereka pun Memuntahkan aliran listrik nya bersama


"Terimakasih sayang" cup Affandra mengecup kening sang istri


Kania mengangguk dan melanjutkan tidur nya, karena ia merasa sangat lelah, Affandra pun ikut ke alam mimpi sambil memeluk sang istri, setelah melakukan olah raga panas di pagi hari


Hani menerima roti isi itu " Terimakasih baby "


"sama_sama baby" jawab Davanka " oh iya nanti pulang jam berapa.? " tanya Davanka sambil memakan roti


" Aku pulang agak sore kaya nya, ada tugas kampus yang harus aku kerjakan "

__ADS_1


" Oh begitu, yasudah nanti kalo sudah mau pulang kabarin Aku ya, biar aku yang jemput" Kata Davanka


"Heum baik lah baby"


Setelah sarapan selesai kini mereka sudah berada di dalam mobil untuk mengantarkan Hani ke kampus


"Baby, apa aku boleh bertanya.? "


"Apa baby.? " jawab Davanka sambil menyetir


"Eum.. itu.. kemarin kata kamu mau membereskan Jesy, memang jesy di kasih pelajaran yang seperti apa.? " Tanya Hani ragu


Davanka langsung menghentikan mobil nya di pinggir jalan ia menatap Hani" Baby, apapun yang aku lakukan kepada jesy itu sudah setimpal dengan apa yang dia perbuat kepada Kakak ipar dan juga Tuan, Kamu tidak perlu memikirkan nya lagi, anggap saja kemarin itu adalah angin lalu yang tidak pantas kamu ingat" balas Davanka " Dan satu lagi jangan membahas nya apa lagi itu di depan kakak mu bisa_bisa ia akan murka kepadamu"


"Eum baik lah, maaf karena aku sudah bertanya " balas Hani tersenyum manis


"Jangan pernah senyum di depan laki_laki lain baby, aku tidak ingin orang lain tau kalo kamu mempunyai senyuman yang sangat mani"

__ADS_1


"Baik lah Baby aku tidak akan tersenyum selain kepadamu" balas Hani


__ADS_2