
Chapter 107
Volume 1
Bab 2
Pergi Ke Taman Hiburan
***
Akhir Pekan
Pagi-pagi sekali Viyona menyiram bunga di taman nya , gadis itu seolah lupa apa yang di janjikan dan dengan tenang melakukan berbagai hal di vila nya . Deretan bunga dengan berbagai jenis dan warna berjejer rapi di taman nya , karena musim semi bunga-bunga yang beraneka ragam warn aitu bermekaran dan penuhy dengan aroma wangi .
Para lebah pekerja dengan rajin memanen sari-sari bunga untuk di jadikan madu ,Dan suara kicauan burung yang bernaung di pohon menemani Viyona dalam pekerjaan nya .
Ada beberapa hewan kecil yangb ada di taman Viyona , baik itu kelinci , tupai , hamster , bahkan jenis hewan seperti kadal juga ada . Terlebih taman Viyona seperti kebun binatang yang hidup , sekembali nya Viyona dari jalan-jalan nya dia menemukan kucing oranye yang imut yang di beri nama gary . Kucing manis itu dia temukan di dekat jembatan rusak dan hamper tenggelam di sungai , jadi gadis itu membawa nya pulang dan merawat nya .
Viyona yang duduk di bawah naungan pohon menutup mata nya mencoba merasakan aliran angin yang menyejukkan , Para hewan-hewan kecil itu mendekati Viyona dan ikut bersantai di dekat nya . Bahka Gary si kucing imut mulai bertingkah manis di pellukan Viyona .
Viyona tersenyum kecil , dan dia menggaruk punggung dan leher si kecil . Si oranye kecil Gary sangat senang karena di elus tuan nya , Kucing oranye itu berbalik dan memohon untuk menyentuh perut putih nya yang berbulu halus .
Viyona terkekeh geli atas tingkah imut si kuucing oranye ini , jadi dia menuruti keingingan si kecil dan menggosok perut si keccil . Dan tak berapa lama si kecil Gary tertidur di pangkuan Viyona .
“ Eh … Gary kecil tidur“
Viyona teringat janji nya pada Theo , alis gadis cantik itu berkerut tidak nyaman . Dia merasa menyesal telah berjanji pada bajingan hooligan bau itu , namun janji adalah janji dia harus menepati nya .
Viyona membawa Gary yang ada di pelukan nya masuk , setelah meletakkan Gary di Kasur empuk milik Kucing oranye itu . Viyona beralih melihat ponsel nya yang ternyata sudah mulai kemasukan berbagai notifikasi dan tidak henti-henti nya berbunyi.
Ding ……
Bajingan Cantik :
Mawar kecil ku yang imut jangan lupa bersiap-siap dan berdandan cantik , Pangeran tampan mu akan menjeput mu siang ini .
Ah …. Ya jangan kabur !!!!
Wajah Viyona menjadi kikuk ,benar-benar tidak bisa menghidari untuk tidak pergi Bersama orang ini .Namun notifikasi lain masuk ke ponsel Viyona .
Kaila : “ Viyona apakah kamu sibuk ? “
“ Tidak !“ Balas Viyona singkat
Kaila : “ Bagus-lah ! , Jika tidak bagaimana kita pergi ke taman hiburan Bersama ? . Aku ,Rika , Keith dan Bocah bodoh ( Louis) serta Nona Lily siang ini akan pergi . Viyona bisakah kamu ikut ? ( Bertingkah imut)“
Mulut Viyona berkedut , firasat nya benar pasti ada berbagai macam hal yang akan dia temui . Ikatan nya dengan Kaila semakin terjerat , dia merasa perasaan dikendalikan lagi namun itu beberapa hari ini entah mengapa melonggar .
“ Tidak boleh ketahuan !“
Viyona membalas : “ Tidak bisa !“
****
Di sisi lain , Kaila sangat kecewa karena Viyona tidak bisa ikut dengan mereka pergi untuk bersenang-senang . Hanya kali ini dia tidak pergi kerja sambilan , karena kebetulan manajer toko juga lagi pergi . Kesempatan bagus untuk dia pergi bersenang-senang , namun malah teman baik nya tidak ikut .
“ Apakah Viyona ikut ?“
Rika baru saja keluar dari kamar mandi , dan rambut nya masih basah . gadis berjalan menuju cermin dan menyisir rambut nya , percikan air dari rambut nya mengenai Kaila .
Kaila dengan cemberut berkata “ Dia tidak bisa ikut ! , Dan Rika menjauh sedikit aku juga basah karena percikan air dari rambut mu !“
Rika buru-buru meminta maaf “ Yah … Maaf ! Maaf ! Aku tidak sengaja , jangan cemberut begitu , wajah cantik mu jadi jelek !“
Kaila tambah kesal karena di ejek oleh sahabat karib nya ini “ Rika !!! Kamu juga tidak cantik lagi , semua keluarga mu jelek “
Rika tertawa karena berhasil membuat Kaila kesal “ Ha …Ha…Ha..ha..“
Gelak tawa berlangsung lama di asrama mereka berdua,dan tawa mereka bahkakn sampai mengganggu teman sekamar lain nya di sebelah .
__ADS_1
Di tempat Theo , pria pecinta mawar ini kini tengah memangkas bunga di taman . Sama seperti Viyona yang sangatb menyukai bunga , pria yang seperti Playboy ini juga ternyata pecinta alam terutama bunga . Di taman kaca khusus , ada banyak tersedia jenis ragam bunga baik yang langka , atau pun varieties yang sulit di budidayakan juga ada .
Tapi yang paling di sukai Theo adalah mawar merah , karena mawar merah melambang-kan cinta yang romantic yang sangat sesuai dengan estetika nya .
“ La ~~~La\`~~ Ah Bahagia nya , tanpa gangguan dua pria bau akhir nya bisa bersenang-senang Bahagia dengan Mawar Kecil ku yang cantik “
Sammbil beryanyi , tangan Theo tak henti-henti nya memangkas bunga yang telah layu dan menata nya Kembali . Namun kebahagian nya langsung buyar akibat sebuauh pesan masuk di ponsel nya .
Kepala rumput cantik ( Mill) :
Malam ini kami Kembali !!! , pastikan tidak ada satu pun masalah yang kamu buat .
Ada ancaman dalam pesan yang dikirim Mill , namun hal itu kini di abaikan oleh theo seolah-olah itu hanya angin lalu .
“ Jangan peduli , moment Bahagia tidak bisa di ganggu-gugat oleh para bajingan yang Kembali ini“
Theo mendengus dan memasuk-kan Mill ke dalam daftar hitam untuk sementara waktu .
Melihat bahwa Theo memasuk-kan nya ke daftar hitam , Mill malah tertawa .
“ Heh ….“
Melihat tawa nya alis dingin Rein sedikit terangkat “ Ada apa ?“
Mill berhenti tertawa dan membuang mayat di tangan nya , ada noda darah di jas putih nya yang mahal . Wajah nya yang agak pucat terlihat menyeramkan di bawah naungan ruangan yang gelap.
“ Saudara kecil kita agak nya membuat masalah !“
Rein membersihkan tangan nya yang ternoda darah , lalu membuang sapu tangan nya ke salah satu tahanan yang sudah hamper sampai ke Raja Yama.
“ Terakhir kali nya , Apakah ada yang selamat dari bencana itu ?“
__ADS_1
Pria yang sudah sekarat itu hanya tertawa seperti oran gila dan mengabaikan pertanyaan Rein, padahal sudah berapa kali di siksa baik secara fisik maupun mental namun pria itu tetap tutup mulut sampai akhir .
“ Seperti nya giliran ku kali ini !” Mill tersenyum dan membuka paksa mulut pria itu , dan memasukkan sebuah cairan biru muda misterius ke mulut pria itu .
“ Apa yang kamu beri aku minum tadi , mengapa ? oOhouk … Batuk ….“ Dia tersedak dan mengalami kejang-kejang untuk sementara waktu , dan taj berapa lama pria itu kehilangan focus di mata nya hanya tersisa kekosongan belaka .
“ Nah yang ini lebih patuh !“Ungkap Mill dengan senyum puas .
“ Mari kita lanjut-kan , pembataian itu apakah ada yang selamat ?“ Tanya Mill
Pria itu berkedip kosong dan membuka mulut nya “ Iya “
Mill dengan sabar bertanya dan tidak terburu-buru “ Nah diantara yang selamat , apakah sudah mulai membentuk aliansi lagi ?“
“ Belum …. Tapi ? , Ohouk ….“ Pria itu terbatuk darah , dan dari mata hingga ke telinga banyak darah keluar hingga pria itu jatuh ke tanah .
Mill seperti nya sudah menduga hasil nya , dia menendang tubuh yang sudah menjadi mayat itu .
“ Yah hasil ini sudah kuduga , namun seperti nya musuh dalam kegelapan juga bagus kan Rein-Chan !“
Rein memiliki wajah gelap di wajah nya , seperti nya otak teman nya sedikit rusak setelah bergaul lama dengan orang negara J .
“ Kembali !“
Mill hanya bisa mengikuti permintaan Rein dengan patuh , kedua pria itu meninggal-kan ruangan gelap . Mereka pergi ke kamar masing-masing untuk memebrsihkan diri mereka masing-masing.
Rein merasa tenggorokan nya kering lagi dan manik biru es nya berkedip dengan cahaya merah , dia memegang kepala nya yang terasa berat dan rasa haus di tenggorokan nya mencekik nya .
“ Astaga apakah kambuh lagi , bukan-kan kita barusan sudah menyentuh darah “
Mill buru-buru mengambil obat di lemari kaca tak jauh dari Rein , dia buru-buru mendukung Rein dan menyandar-kan nya di tempat tidur .Setelah Rein tenang , mereka berdua saling memandang .
“ Kerusuhan itu terjadi lagi ? , Bukan nya beberapa minggu ini sudah tenang ?“
Rein juga sudah menduga hasil ini sejak lama , setelah jauh dari gadis kecil itu kondisi nya juga Kembali seperti ini . Kerusuhan yang di alami nya semakin memburuk , memanng dulu nya hanya melihat darah bisa menenang-kan saraf yang rusuh namun kali ini tidak bisa hanya dengan darah gadis kecil itu dia baru dia bisa tenang.
__ADS_1
“ Langsung Kembali !“