
...Volume 1...
...Bab 1...
...Menjual Imut...
…*****…
'' Bai Xiao ! '' Panggil gadis itu memastikan.
'' Miaow ....Miaow ..... ! ''
Sang Harimau Putih dengan lucu nya menirukan suara kucing , tidak ada Auman ganas dan mendominasi dari Harimau . Hanya ada kucing putih besar yang mencoba menjual keimutan nya pada seorang gadis .
'' Kurasa memang benar kau ! '' Gadis itu menghela nafas nya lega.
Gadis itu kembali menatap sekeliling nya yang sangat asing , kepala nya masih terasa sakit bahkan nyeri di leher nya tidak bisa hilang .
'' Apakah tuan mu yang membawa ku kemari ? '' Gadis itu bertanya dengan bodoh pada Harimau Putih di Depan nya .
Harimau Putih yang di panggil Bai Xiao itu dengan senyuman mengangguk kan kepala nya .
Alis sang gadis mengkerut dan wajah nya menjadi jelek karena kesal , gadis itu mencoba bangun dari kasur namun saat ia hendak mencoba berdiri , gadis itu malah kehilangan keseimbangan nya dan terjatuh ke lantai marmer yang dingin .
Wosh ....
Namun Bai Xiao si Harimau Putih langsung terbaring di lantai , dan tubuh mungil sang gadis jatuh ke dalam bulu putih yang lembut dan hangat .
' Rrrr....r....Rrrr....! ''
'' Gadis cantik ku hampir terluka ! , jika begini makan siang ku akan di potong oleh Tuan ! ''
Harimau putih itu mendesah dan dengan wajah lesu terus menjilati cakar nya yang tajam.
'' Terima kasih Bai Xiao ! ''
Gadis itu merasa tidak memiliki tenaga setelah bangun , dia merasa cukup aneh saat ini mengapa tubuh nya tiba-tiba saja tidak memiliki energi .
'' Bisakah Bai Xiao membawa ku keluar , di dalam sini terasa tidak nyaman ! ''Keluh sang gadis dengan wajah tidak berdaya.
Nampak Bai Xiao di harimau putih tengah berpikir lama , namun akhir nya dia mengangguk .
Melihat si Harimau Putih telah setuju , sang gadis naik ke punggung harimau putih . Dan si Harimau Putih dengan hati-hati berjalan keluar dari Kamar Rein .
…****…
__ADS_1
Taman Mawar ( Rose Garden )
Bai Xiao si Harimau Putih membawa seorang gadis mungil di punggung nya ,Bai Xiao membawa gadis tersebut ke taman mawar milik Theo . Karena tempat inilah yang menurutnya paling cantik , karena di dalam taman ini di dominasi oleh bunga mawar.
" Taman ini bukan nya milik Theo !" Ujar sang gadis nampak tidak senang.
" Rrrr....r....Rrrr....Rrrr....! "
''' Tapi Gadis cantik tidak ada tempat yang lebih indah dari taman ini , ya itu juga tidak lebih baik karena kadang taman di sini di si rami darah he ...he.. he...! ''
Melihat harimau itu cegukan dengan ekspresi aneh , membuat hati sang gadis merasa tidak nyaman .
'' Kau baik-baik saja Bai Xiao ? ''
Bai Xiao si Harimau Putih langsung mengangguk kan kepala nya , senyuman aneh melintas di wajah sang Harimau Putih.
Gadis itu , Viyona telah berada di Vila pribadi milik ketiga iblis selama satu hari dan akhir nya pagi ini Viyona baru saja terbangun. Namun tubuh nya sangat lemah , perasaan lemah dan tidak berdaya ini pernah di rasakan gadis itu selama sepuluh tahun lama nya , kini ketidakberdayaan itu kembali terjadi .
Bai Xiao si Harimau Putih membawa Viyona menuju Gazebo dekat taman mawar , di gazebo Bai Xiao akhir nya menurun kan Viyona .
Viyona merasa tenang dan damai ketika ia hanya sendirian , tidak ada yang mengganggunya di saat seperti ini sudah sangat bagus .
Sesaat waktu seakan berhenti berputar di sekitar gadis itu , pemandangan yang nampak menyatu padu menjadi satu .Sosok gadis itu begitu halus dan lemah dan dengan sedikit saja sentuhan membuat nya rusak , perasaan yang tenang dan juga indah menyatu menjadi satu kesatuan.
Wosh ......
Sesosok laki-laki dengan kemeja putih yang kerah nya tidak di kancing , nampak memperlihatkan dada bidang nya yang gagah . Tak lupa senyuman centil dan menggoda setiap saat , yang membuat semua gadis terpesona hingga mabuk di dalam pesona laki-laki tersebut.
Alis sang gadis langsung berkerut tidak senang dengan kedatangan sang laki-laki .
Namun sang lelaki seolah tidak melihat ketidaknyamanan sang gadis , dia dengan bangga menuju gadis yang bersandar pada Bai Xiao si Harimau Putih.
Tap .... Tap
'' Little Rose ! '' Panggil nya dengan senyum seringai .
Viyona melirik laki-laki itu dengan malas dan memilih untuk mengabaikan keberadaan makhluk satu ini .
Melihat diri nya di abaikan sang laki-laki tidak marah , namun dia menjadi semakin nakal dan mulai menggoda sang gadis kembali .
'' Hei Litte Rose coba lihat taman ini apakah kamu menyukai nya , Tuan tampan ini selalu merawat nya dengan baik ! '' Laki-laki itu membusungkan dada nya dengan bangga .
Viyona memilih untuk diam saja , karena kondisi tubuh gadis itu entah mengapa begitu lemas saat ini. Gadis itu mengelus dagu sang Harimau Putih yang di panggil Bai Xiao oleh gadis tersebut .
'''Rr .....Rrrr.....Rrrr....! '' Bai Xiao mengeram karena terasa nyaman .
__ADS_1
Namun sebuah tatapan menusuk bercampur rasa membunuh , membuat insting hewan buas sang harimau putih bangkit. Si Harimau Putih melirik ke arah laki-laki di seberang yang wajah nya gelap karena kesal , Si Harimau Putih tiba-tiba gemetar dan ingin segera menjauh dari tempat ini saat itu juga.
Menghadapi wajah dingin tuan nya , Harimau Putih ingin segera pergi namun sang Harimau melirik gadis lemah yang bersandar pada nya lagi . Pilihan yang sangat sulit , harus kah sang harimau putih menuruti keinginan tuan nya atau gadis yang berbaring di tubuh nya ini .
'' Ayo Reagor ku yang manis ! '' Panggil laki-laki itu dengan senyuman indah .
Bulu-bulu di tubuh Harimau Putih terangkat , dan ingin segera melarikan diri dari sini . Untung nya Viyona langsung bangun dari tubuh Bai Xiao , jadi gadis itu tidak terjatuh ketika Bai Xiao melarikan diri .
Wosh ........
'' Lari nya cepat sekali ! '' Seru Viyona yang seperti nya setengah kesurupan.
Viyona berbalik dan melirik laki-laki yang tersenyum aneh di Depan nya , tubuh nya tidak memiliki terlalu banyak energi saat ini . Jadi dia hanya bisa bersandar pada pilar gazebo , saat gadis itu hendak berjalan dia malah oleng dan hampir terjatuh .
Syuttt......
'' Little Rose jangan berlarian oke ! , Kamu masih terlalu lemah untuk berjalan sendiri ! ''
Laki-laki itu tanpa permisi langsung menggendong gadis itu dengan gendongan pengantin , gadis itu berusaha berontak dan berteriak-teriak minta di turunkan .
'' Bajingan Theo turunkan aku segera ! , Kau laki-laki bau tidak tahu malu turunkan aku ! '' Teriak Viyona yang sudah tidak memperdulikan citra nya lagi di Depan Theo .
Pukulan kecil gadis itu dianggap lemah oleh Theo , karena pukulan sang gadis seolah dia di Faruk kucing susu kecil .
'' Ah .... Little Rose sangat kejam , seperti nya mulut beracun mu harus di perbaiki !'' Theo mendesah dengan nada pelan .
'' Bajingan busuk cepat bawa aku kembali ! , Aku tidak mau tinggal di sini !''
Senyuman di wajah Theo menghilang seketika , Theo menjepit dagu mungil Viyona dan membuat gadis itu menatap nya . Iris biru langit itu menatap tajam ke dalam iris obsidian milik gadis itu .
'' Jadi Little Rose tidak mau tinggal bersama kami HM ? , Little Rose asal kamu tah tidak ada seorang pun yang bisa pergi di sini tanpa seizin kami , Jadi Little Rose tolong patuh lah ! '' Bisik Theo tepat di telinga sang gadis.
Viyona hampir melupakan hal penting , mengapa gadis itu bisa melupakan sifat kepemilikan dari para penjahat ini , Sekali di tandai maka itu merupakan milik ekslusif dari para penjahat ini .
'' Lepas ini sakit ! '' Rintih Viyona
Theo malah dengan berani menjilat telinga belakang Viyona , yang membuat gadis itu terbelengak tak percaya .
'' Bajingan mesum ! Aku ingin membunuh mu sekarang ! Lepaskan aku bajingan mesum sialan ! '' .
'' Ha ....ha...ha..... Kalau aku mati nanti Little Rose akan menjadi janda ! ''
Viyona memukul dada bidang Theo karena kesal dan terus mengutuk Theo .
'' Orang mesum tidak tahu malu ! , Siapa yang janda aku bukan istri mu ! ''
__ADS_1
Perjalanan kedua orang itu di selingi tawa Theo , dan kata-kata beracun dari Viyona .