
...Volume 1...
...Bab 1...
...Di Tinggalkan...
Pusat Pembelanjaan
Setelah keluar dari bioskop Risa bersama rombongan nya menuju ke pusat perbelanjaan , karena mereka naik lagi ke lantai dua . Risa yang entah kemana membawa ketiga orang yang hanya bisa mengikuti dari belakang .
Louis yang diajak berkeliling tanpa arah jadi jengkel " Hei gadis baru kita akan kemana sebenar nya , mengapa kamu terus mengajak kami berputar-putar kamu kira kami tidak capek apa !? "
Namun sayangnya tanggapan Risa masih acuh Seperti sebelumnya" Siapa menyuruh mu mengikuti ku ! "
Louis di buay semakin jengkel dengan perkataan tajam Viyona , dia hampir ingin memukul gadis itu " Kamu benar-benar membuat orang naik darah ! "
Namun Risa tersenyum menyeringai " Pergi ke dokter ! "
Karena Louis sudah tidak tahan lagi dia hendak maju akan memukul Viyona , namun di tahan oleh Keith yang sedari tadi menonton kedua orang ini bertengkar.
" Tenang lah Louis ! , Ingat Viyona itu gadis kau tahu ! "
Kaila juga memukul kepala idiot Louis , dia kesal sekali mengapa bocah ini tidak pernah membuat orang senang bersama nya .
" Itu sakit brengsek ! " Teriak Louis
" Rasakan ! , belum tentu pukulan Viyona seringan pukulan ku . Mungkin kamu sudah babak belur , dan membuat wajah kebanggaan itu bengkak ....... " Ejek Kaila
Mendengar ejekan Kaila di tambah dia baikan dan di permainkan Viyona , membuat Louis marah menjadi-jadi .
" Kalian semua Membuat ku marah hah , tenang kemana pergi nya martabat Tuan Muda Pasteur Huft tenangkan diri mu ! "
Keith tersadar bahwa dia dan kedua orang ini di tinggalkan lagi oleh Viyona , Keith mendesah dan mengambil ponsel nya mencoba mencari kontak Viyona di grup kelas , untung nya nomor ponsel Viyona ada di dalam grup .
" Apa yang sedang kamu lakukan? " Tanya Louis curiga
Kaila juga merasakan ada sesuatu yang hilang , dan dia tersadar " Ah kemana pergi nya Viyona , gadis itu cepat sekali menghilang nya ! "
Bip.... Bip
" Ah tersambung ! " Ujar Keith senang
" Siapa ? " Suara sedingin es terdengar dari ponsel
__ADS_1
Keith terdiam mengapa suara Viyona dingin sekali " Hei ini aku Keith ! Apakah kamu lupa Viyona kita baru saja menonton film bersama ? "
Orang di seberang telepon terdiam cukup lama dan akhir nya berkata " Siapa Keith ? " Tanya Nya
Louis dan Kaila syok mendengar penuturan Teman baru mereka itu , dan bahkan raut wajah Keith sangat buruk lebih buruk dari kedua orang itu .
Louis merasa sedikit lega , akhir nya bukan hanya dia juga yang merasa sakit saat mendengar setiap ucapan sadis gadis baru itu , bahkan teman nya pun tak terkecuali .
Kaila mencoba menahan tawa nya dan menutup mulut nya , ah Viyona memang adalah Dewi sejati nya mengapa dia begitu keren . Lihat saja wajah pembuat onar sekolah di buat jelek oleh nya .
Lain hal nya kulit wajah Keith yang memburuk , ah sialan dia seharus nya membiarkan Louis yang menelpon gadis kejam ini .
" Lalu apakah kamu ingat Louis dan Kaila , hei kita baru saja menonton film bersama kedua orang itu . Kita bertemu di restoran tempat Kaila sejenak , coba kamu ingat " Keith mengais dalam diam , hati nya bagai teriris pisau tajam .
Orang di seberang telepon terdiam lagi dan cukup lama berpikir .
Suara malas nan acuh terdengar lagi " Siapa lagi Louis itu aku tidak kenal ! "
Snap
Bagai sebuah pisau menancap di dada Louis , sialan gadis bermulut pisau ini berani sekali melupakan Tuan Muda yang tampan ini .
Keith merasa baikan setelah melihat kulit wajah Louis yang buruk , Huft untung nya bukan dia saja yang di lupakan .
" Kaila ..... HM berarti kamu teman anak beruang itu !? " Tanya Nya
Kaila tersenyum dan berkata " Ah Viyona mengingat ku , hehe anak beruang Huft .... Oh ya Viyona kamu ada di mana sekarang ? "
Mengabaikan Louis yang dalam suasana hati buruk , Kaila bertanya pada Viyona dengan sangat antusias.
" Tempat permainan ! , Kotak cakar ! " Ucap Viyona lalu memutuskan panggilan .
Bip bip
Sudut mulut Keith bergerak-gerak , Gerakan gadis itu begitu cepat . Dia bahkan telah berada di lantai 3 sekarang , tempat khusus segala macam permainan .
" Ayo kita segera naik ke lantai 3 ! " Pinta Keith
......................
Lantai 3
Kaila mengangguk dan langsung mengikuti Keith , Keith menarik Louis agar segera cepat sampai di lantai tiga . Ketiga orang itu langsung menaiki eskalator , ketiga orang tersebut mencoba mencari keberadaan Viyona .
__ADS_1
Tidak membutuhkan waktu yang lama ketiga orang itu menemukan Viyona , Viyona berdiri di depan sebuah Mesin mainan berisi boneka . Gadis itu nampak acuh dan memandang mereka dengan iris gelap obsidian yang misterius .
" Lama sekali ! "
Kaila tersenyum kikuk dan berkata " Maaf karena telah membuat mu menunggu lama ! "
Keith beralih menatap mesin Permainan berisi boneka , dia memikirkan sesuatu he ... He ... Dia harus membuat Viyona tersenyum pada nya kali ini .
Louis yang tadi nya tidak bersemangat , kini semangat nya dan penampilan nya menjadi cerah . Melihat mesin permainan berisi boneka di Depan nya , membuat nya terpikir sebuah ide menarik . Bagiamana jika dia memenangkan sebuah boneka , dan membuat gadis baru itu menyesal melupakan nya .
Viyona tidak tahu pemikiran kedua laki-laki yang rumit itu , namun yang jelas nya mana mungkin Viyona tersenyum pada kedua laki-laki bodoh ini .
" Mau bermain !? " Tanya Viyona
Viyona merasa tatapan kedua laki-laki itu sangat panas terhadap nya , atau itu hanya pemikiran nya saja . Memegang seember koin di tangan nya , Viyona telah menukar uang lembaran nya dengan koin sembari menunggu ketiga orang itu . Dia hampir lupa bahwa dia pergi bersama ketiga orang ini .
Kaila merasa senang dan ingin mencoba bermain " Baik lah bolehkah aku mencoba nya dulu ! , ER tapi uang koin nya ? " Tanya Kaila ragu-ragu
" Pakai ! " Ujar Risa
Kaila tersenyum senang dan mengambil satu koin lalu memasukkan nya ke dalam mesin , Kaila mengarah kan cakar itu menuju boneka yang hendak dia ambil . Kaila dengan sangat berhati-hati mengambil boneka itu , namun di saat dia akan menjatuhkan boneka dari cengkraman cakar boneka itu malah terjatuh kembali .
" Ah mengapa jatuh lagi sih ! " Kaila sedikit sedih
Kali ini Keith mencoba bermain lebih dulu " Biar aku yang bermain sekarang ! , Tuan muda yang tampan ini akan mengambil kan boneka untuk mu Nona manis ! " Keith masij sempat-sempatnya menggoda Kaila .
Viyona melirik nya acuh dan memberikan lima koin untuk nya , dia menunggu laki-laki playboy ini untuk bermain . Di dalam kotak terdapat berbagai jenis boneka .
" Boneka mana yang kamu suka ? " Tanya Keith
Kaila merasa malu dan menunjuk salah satu Boneka .
" Oh boneka berbentuk kucing itu ? " Tanya Keith
Kaila menggeleng dan wajah nya sedikit memerah .
" Babi ! " Ujar Viyona
Keith bingung " Apa maksud mu Viyona ? " Tanya Keith
Kaila mengangguk dan tersenyum antusias " Ya benar aku ingin boneka babi itu dia mirip sekali dengan Pepa pig ! " Ujar Kaila senang
Keith merasa selera gadis ini unik sekali , sebagian gadis yang pernah dia kencani dulu sewaktu sekolah dasar dulu , menyukai berbgai barang-barang cantik tidak ada yang pernah menyukai boneka berbentuk babi , ah selera gadis ini begitu unik .
__ADS_1
"Kekanak-kanakan sekali ! " Ejek Louis
Namun sayangnya Louis di abaikan oleh Kaila , dengan Viyona yang acuh memasang kembali earphone ke telinga nya .