
...Volume 1...
...Bab 1...
...Menyelamatkan Kaila...
Ruang Pengawas
Louis bersama dengan Keith tengah menyaksikan rekaman pengawasan pusat perbelanjaan , mereka menyaksikan dengan penuh keseriusan . Di layar komputer terdapat sebuah rekaman , sesosok gadis itu menuju ke sebuah toilet perempuan dan sampai saat ini belum ada tanda- tanda mencurigakan , tapi setelah gadis itu keluar dari toilet perempuan dia bertemu dengan sosok tidak di kenal . Sosok itu seperti seorang lansia , gadis itu tersenyum ramah dan menanyakan perihal apa yang diininkan lansia itu .Gadis itu tersenyum dan mengangguk sebagai balasan , gadis itu berjalan entah kemana sosok gadis itu masih dalam pengawasan namun setelah nya enghilang di ujung gang gelap.
“Pengawasan berakkhir sampai di sini !”ujar staf
“ Lorong itu seperti nya menuju parkiran bawah tanah kalian ?” Tanya Louis
“ Ya memang benar ! , namun sudah tidak terpakai lagi jadi tidak ada pengawasan di sana !”Ujar si staf
Louis dan Keith saling memandang lalu mengangguk di saat bersamaan .
“ Seperti nya penculikan ini telah di rencakan sebelum nya , namun siapa ini pertanyaan apakah gadis bodoh itu menyinggung seseorang tanpa sadar lagi !” Ejek Louis
“ Lihat di rekaman pengawas sosok lansia itu menghilang ,sepertinya mereka satu komplotan .Jadi apa yang di dapat penculik itu dai Kaila , dia hanya dari keluarga biasa bukan keluarga berpengaruh seperti kita . Jangan bilang ….. !”
“ Ya kemungkinan seperti itu , ini masalah pribadi dengan si gadis bodoh itu ! . Dia benar-benar penyebab kemalangan his … !” Ujar Louis jijik
Namun tak lama ponsel Louis berdering.
Bip …Bip…
“ Siapa yang menelpon ?” Tanya Keith bingung
Wajah Louis hitam dan dingin .
“ Gadis Bodoh !” “
“ Apa Kaila ….. !” Ujar Keith kaget
“Syutt…!”
Louis akhir nya mengangkat telepon tersebut , namun raut wajah nya dingin sekali .Terdengar suara menjijikkan berasal dari telepon, suara nya terdengar seperti orang paruh baya dan di tambah suara nya sangat jelek .
“ Dimana Kaila ? “ Tanya Louis tanpa basa-basi
“He..he..ha..he.. Kalian mencari gadis imut ini !” Ujar nya terkikik geli
Suasana di ruang pemantauan terbilang turun sangat ekstrim , Louis menggengam erat ponsel nya karena telepon tersebut di speker semua orang di ruang pemantauan dapat mendengar dengan jelas ucapan orang di seberang telepon .
“ Jika ingin menyelamat kan gadis kecil yang manis ini kalian dating sendiri !” dia mengejek dengan sabar
Urat-urta di dahi Louis telah lama bermunculan , itu menandakan dia tengah dalam kemarahan ekstrim kali ini .
“ Louis tenangkan diri mu ! , hei kalian membutuh kan berapa cepat katakana kami akan memberikan berapa pun yang kalian mau !?” ujar Keith mencoba bernegosiasi dengan orang di seberang telepon.
“ Benarkah ? , he jika kalian ingin menyelamat kan gadis manis ini bawa gadis yang bersama kalian tadi , Jika tidak datang dalam setengah jam kami tidak tahu apa yang akan kami lakukan pada gadis ini pada akhir nya , ingat hanya setengah jam cepatlah dating kemari di pinggir kota bekas pabrik garmen !”
Tut…tut…
Sambunga telepon terputus begitu saja , Louis melirik Keith .
__ADS_1
“ Sekarang kita harus cepat bergerak ! , penculik hina ini ternyata mengincar gadis hantu itu juga !”
“ Ini aneh ….. Seperti nya mereka bukan hanya mencari Kaila dan Viyona tetapi kita berdua juga ?” Ujar Keith
“ Mengapa kita , tidak ada yang berani bergerak di City N ini adalah wilayah kekuasaan keluarga kita !” Ujar Louis bingung .
Keith tersenyum ringan .” Mereka tidak mengetahui nya Louis , aku rasa aku rencana mereka sungguh tidak bermoral ayo cepat pegi ke sana ! aku tidak sabar menghajar penculik biadab itu , bawa pegawal secara rahasia jangan biarkan muncul sebelum kami memberi perintah . Louis dan Keith telah dalam perjalanan menuju loaksi Kaila di tahan.
...****************...
DI sisi lain
Viyona membaca lokasi yang telah dikirmkan bocah pengganggu pada nya , Viyona tersenyum ringan mengambil helm dan mengenakan nya . Dia menyalakan motor nya , lalu dengan cepat melaju menembus jalan raya yang padat .
WOsh…wosh..
“ Olahraga yang bahagia !” Ujar nya ringan .
Motor itu melau sangat kencang dan menyalip beberapa kendaraan di depan nya , beberapa orang takjub dan lain nya berteriak marah akibat ulah Viyona . Hanya butuh beberapa menit Viyona telah sampai di tempat tujuan nya . Tanpa ada yang menyadari keberadaan nya , Viyona memakirkan motor nya agak jauh dari lokasi penculik . Viyona berjalan mengendap-ngendap dan masuk ke pabrik garmen bekas itu , tempat itu bisa di bilang gelap dan lembab .
Tik…tik..
Viyona mendengar dengan jelas suara tetsan air yang bocor , iris obsidian nya melirik kea rah ruangan yang terdengar berisik itu .Dia bisa mendengar suara-suara tawa yang menjijikkan , Viyona bersmbunyi dalam gelap dan meyelinap masuk tanpa sepengatahuan penculik tersebut .
“ Kita mendapat tangkapan besar hari ini , jadi bagaimana kalian akan meyarakan nya !?”Tanya orang itu
“ Brother Sin bagaiman kita pergi ke bar dan mabuk sambal di temani beberapa gadis manis !”Usul salah satu anak buah orang yang di panggil brother Sin itu .
“ Ya… ya benar tapi kita harus menyelesaikan ini dulu , lihat saja gadis itu sangat cantic dan dia pasti masih seorang gadis belum tersntuh sama sekali !”
Brother Sin mentap sesosk gadis bersurai pink yang tengah di ikat di sebuah kursi , sosok gadis itu sangat bagus dan membangkitkan hasrat Pria itu . Gadis itu ialah Kaila yang di culik oleh orang-orang ini , mulut nya di sumpal dan mata nya tertutup oleh kain hitam.
“ Sabar .. kita bersabar mangsa angat enak di cicipi dengan ke sabaran !” Ujar brother SIN .
Krekk..
Sebuah suara patah membuat para penculik itu waspada .
“ Keluar !” teriak Brother sin
“ Sebelum kamu menyesali cepat lah
keluar ! “ Teriak nya
Hening…. Tidak ada jawaban …
Syut…
Sebuah batu tajam terlempar mengenai salah satu anak buah brother sin .
Trak…
Pipi anak buah nya tergres ingga mengelarkan darah , bukan hanya dati batu saja yang dating dua hingga empat bati terlempar . Brother Sin dan keempat anak buah nya berusaha sekuat tenaga menghindar namun mereka selalu terkena oleh lemparan batu yang terbilang cepat itu . Namun saat lemparan berikutnya salah satu anak buah brother sin terjatuh , karena batu tersebut menusuk tepat kea rah titik lemah kaki anak buah nya .
Syutt …
“ Argh,…. Sakit ! “ teriak nya
__ADS_1
Mata Brother Sin memerah . dan dia berteriak .
“ Keluar pengecut ! jangan hanya berani menyerang dari gelap ayo hadapi aku !”
Sebuah tawa terdengar di ruangan yang gelap nan lembab itu , suara yang indah menyihir orang-orang di dalam ruangan tersebut seperti lonceng perak milik keindhan alam namun isi suara itu begitu menakutkan.
“ Secepat ini kalian ingin mati ! , aku belum puas bermain !” dia mencibir .
Sesosok gadis keliar dari balik bayangan , karena pakaian hitam itu dan sebuah topeng yang menutup area mata nya hanya tersisa bibir merah pucat nya yang mempesona . Saat mereka menatap iris gelap obsidian itu mereka seolah tenggelam ke dalam kegelapan .
“ Kamu gadis hina berani nyaneyakiti anak buah ku mati kau ..!”
Brother Sin dengan vcepat menerjang kea rah sosok gadis misterius itu , dia mengepal tinju nya dan hendak memukul gadis itu . Namum sebelum dia dapat memukul gadis itu , sosok itu menghilang dari hadapan nya dengan cepat . Karena bingung dan lingling dia tidak mneyadari bahwa gadis itu sudha berada di belakang nya .
‘ Awas di belakang ku bos !”
Walaupun para anak buah nya telah memeperingati nya namn sudah terlambat , gerakakn gadis itu terlalu cepat sebelum brother sin cepat berekasi . Dia terpental dan menyemburkan seteguk darah , dia tendnag tepat di perut nya namun bukan hanya itu saja gerakan gadis itu bukan hanya itu saja . Kali ini dia meninju nya tepat di dagu nya , brother mencoba menggunakan kaki nya tapi tidak kena . Gadis itu dengan lihai nya melompat ke atas , dan memukul nya seklai lagi tapi kali ini tangan nya lah sebagai sasaran nya .
Krekk ....m
Sebuah bunyi patahan menyeruak di ruangan yang gelap itu ,dan teriakan pilu terdengar sangt menyakitkan .
“Arg…arg… !”
Bahkan saat brother sin tergeletak tak berdaya , gadis itu masih memukuli nya dengan ganas kali ini bukan hanya tangan nya yang patah tapi bahkan keedua kaki nya pun tak terkecuali , itu di paah kan dengan sadis oleh gadis itu . Dia mencibir dan berkata hanya yang bisa di dengar brother sin , dia tersenyum dingin hingga wajah brother sin memucat setelah mendegra perktaan gadis itu .
“ He.. he..tenang saja pria anjing seperti mu akan menghilang , kamu pikir organisasi mu akan meindungi mu kamu hanya sebuah pion yang akan di buang kapan saja oleh mereka !’ ejek nya
Wajah brother sin enjadi kaku dan dia menjadi gila di detik berikut nya , berteriak tanpa kewarasan .
“ Tidak ..bagaimana mungkin mereka sudah berjanji mereka tidka akan meningalkan ku kamu berbohong ! ”
“berisik sekali !”
Gadis itu tanpa ampun mematahkan setiap gigi depan pria itu hingga darah berceceran bersamaan dengan gigi yang jatuh , pada akhir nya pria itu pingsan atau bisa dibilang mengalami koma tidak tahu apakah akan hdup atau mati di detik berikut nya .Anak buah pria itu genetar ketakutan dan hendak berlari menajuh dari gadis iblis itu . Namun gerakan mereka terlalu lambat , gadis itu sudah berada di hadapan mereka . Tanpa berkata apa pun gadis itu menyerang mereka bertiga yang mencoba lari , kaena tidak bisa melawan mereka hanya bertahan dari penyerangan sepihak gadis itu .
“ He..he tanang aku tidak akan meuat kalian mati secepat ini , kita belum bermain lho jadi jangan cepat mati !” ujar gadis itu dengna senyum menyeramkan .
Gadis itu menangkap tangan yang akan menyerangg nya dan mematah kan nya dengan mudah , bukan sampai seperti itu saja gadis itu memukul tulang belakang leher pria itu hingga hancur . Kini hanya tersisa dua orang saja , gadis itu tersenyum tipis dan mengaitkan sebuah benang khusus yang terbuat dari berbagai campuran bahan-bahan khusus . Gerakan gadis itu kali ini seolah-olah sedang menari , dan benag di tangan nya ternyata mampu menyahat daging manusia . Bekas luka dari benang itu dengan cepat berubah ungu dan daging nya mulai mmebusuk .
“ Lari …. Kamu bukan manusia kamu … kamu iblis !
Mendengar orang yang tersisa mengutuk nya gadis itu tidak marah melainkan tersenyum , dia mendekat kea rah ria yang tersisa dan berjalan selangkah demi selangkah .
”Jangan mendekat !” ujar nya ketakutan .
“ Waktu mu habis !”
Srakkk….
Krelkkk….
Suara tulang patah dan robekan terdnegar manis di udara yang suram itu , gadis itu melirik kea rah Kaila yang masih pingsan itu . dia membuka ikatan hingga penutup mata dan sumpalan kaila , dia mengambil surai pink milik kaila dan menghirup nya .
“ Hah gadis biang masalah ini !”
Saat gadis itu hendak pergi dia berhenti akibat suara seseorang di belakang nya , bukan hanya satu orang tapi ada juga pria dengan seragam polisi bersama orang itu .
__ADS_1
“ Berhenti !”