
Chapter 117
...Volume 1...
...Bab 2...
...Permintaan Maaf...
*****
Sepulang sekolah tanpa menunggu orang lain menyapa , Viyona langsung keluar dari kelas dan seperti orang di kejar-kejar penagih utang jalan nya sangat cepat .
“ Eh !! Mengapa Viyona terburu-buru sekali ? “ Kaila belum sempat menyapa , Viyona langsung pergi .
“Tentu saja dia takut dengan Paman Ben heh ~~ “ Louis masih dengan bangga mengatakan bahwa Viyona pengecut .
Di sisi lain Keith masih senantiasa sedang bercanda ria dengan beberapa orang gadis .
“ Keith masih manis seperti biasa !! “
“ ne ne tuan Keith benarkah anda akan menjadi butler nanti ? “
Keith tersenyum dan Nampak mempesona para gadis “ Tentu saja , Menjadi Butler untuk-mu selalu Nona ! “ Dia megedipkan sebelah mata nya Nampak menggoda .
“ Oh ~~~ Benarkah ? Lalu …. Lalu apakah nona lily juga ikut sebagai maid ? dan ~~ dan Pangeran kecil !“
Ts : Orang-orang memanggil Louis dengan sebutan Pangeran kecil , selain wajah tampan yang lembut namun tempramen arogan dan mendominasi membuat para gadis terpesona . Jujur saja ini hanya omong kosong penulis nya .
“ Tentu saja !!! “
“ Luar biasa ~~~“
“ Kei tidak pernah berubah ya !!! , Masih saja suka menggoda gadis-gadis kecil !!!! “ Liliana datang menghampiri Keith .
Ts : Di episode sebellum nya , saya lupa membuat Liliana menyebut nama Louis dan Keith dengan nama panggilan sewaktu kecil .
“ Lily juga tidak berubah masih semanis sewaktu kecil dulu !“Keith masih dengan senyum nya yang menawan .
“ Nah Kei jangan lupa malam nanti kita akan Latihan lagi , jangan lupa beri tahu teman kita yang lain nya ! aku pergi duluan !“
Entah kapan dua pengikut kecil Liliana sudah berada di belakang-nya dan berjalan berdampingan .
****
Di bawah naungan pohon yang rindang terdapat gerbang antik besar yang seperti nya sengaja dibuka , Viyona langsung masuk dan tepat sebelum menekan bel masuk pintu langsung terbuka .
“ Akhir nya Mawar Kecil datang !!! , Kami menunggu mu lama sekali !“
Viyona di sambut oleh senyum ramah Theo , namun ada rasa dingin di belakang punggung Theo .
__ADS_1
“ Uh ~~ Maaf ! “
“ Ayo ! Ayo ! Jangan malu-malu ini sudah menjadi rumah Mawar Kecil juga !!!! “
Theo menarik tangan Viyona dan untuk masuk ,di meja makan sudah ada dua orang tampan yang menunggu .
“ Selamat datang Kembali !! Apakah di luar sana sangat nyaman Foxy ? “
Mill menyapa Viyona dengan senyum rubah milik nya dan Nampak dia menyambut kedatangan gadis itu dengan hangat .
Viyona terdiam “ [Apakah orang ini gemar memanggil orang lain dengan nama aneh ! ]“
“ Kemari ! “
Viyona masih terdiam , namun mendengar panggilan Rein dia menoleh . Ada perasaan aneh , dia seperti nya ingin langsung menuju kearah orang itu namun dia entah mengapa menolak .
Manik biru itu seperti tatapan pemburu terhadap mangsa , tidak ada kemarahan di wajah yang Nampak datar itu .
“ Ayolah kalian berdua menakuti Little Rose, bukan nya kita sudah lama tidak makan Bersama !!!! Nah ~~ Nah ~~ Ayo duduk lah ! “
Mendengar dorongan Theo , Viyona juga hendak menuju meja makan namun sebuah bola bulu putih besar melompat entah dari mana memeluk Viyona .
Wosh ~~~
“ Reagor !!! “ Tegur Rein .
Harimau putih besar ini adalah Xiao Bai yang sudah lama merindukan Viyona , beberapa hari terakhir dia menjadi nakal dan merusak beberapa barang karena tidak bertemu dengan Viyona .
“ Meong ~~~“ Xiao Bai berpura-pura imut dengan menirukan suara kucing .
“ Xiao Bai nakal lagi ! Apakah anda merindukan saya ! Anak baik , beri anda hadiah ! “
Xiao Bai melompat girang dan berguling-guling seperti anak kucing , denngan tubuh besar dan wajah garang sangat konyol Ketika bersikap imut begini .
“ Puft ~~~ Reagor kecil-mu jadi kucing Rein !“
Ekspresi datar Rein runtuh , dia agak nya sedikit bingung apakah dengan melakukan perilaku seperti kucing itu dianggap lucu .
“ Kucing ~~ Harimau masih satu keluarga dengan kucing !“
Senyum Mill retak dan memegang perut nya berusaha untuk tidak tertawa , dia dengan canggung mengambil tisu untuk menyeka mulut-nya.
Ketiga orang di meja makan langsung di abaikan oleh Viyona , dan gadis itu seperti nya Bahagia Ketika Bersama Reagor alias Xiao Bai .Gadis itu pergi dengan Xiao Bai ke taman untuk bermain .
“ Apakah kita di abaikan ? “ Tanya Theo
“ Kurasa memang iya ! “ Balas Mill acuh .
“ Apakah Reagor lebih menarik dari kita ? “
__ADS_1
Tanya Rein tanpa sadar , dengan ekspresi datar namun penuh kebingungan di mata nya .
Mill : “…. “[ Apakah dia cemburu ?]
Theo : “…. “ [Sungguh teman ku akhir nya menyadari bahwa paman ini tampan ]
Rein : “…. “[ Semua nya terdiam !!!]
Di taman Viyona sangat Bahagia dan tawa ceria keluar dari mulut nya , seperti nya akhir-akhir ini dia sangat sering tertawa .Gadis itu seperti burung yang bebas terbang kemana pun ia mau .
Viyona berlari dan mencoba bersembunyi dari Xiao Bai yang mencoba mengejar nya , namun tanpa sadar dia menabrak seseorang dan hampir jatuh .
Tangan mungil Viyona di Tarik dan gadis itu masuk ke pelukan yang terasa lebih dingin dari suhu tubuh milik gadis itu , Viyona mendongak dan agak nya terkejut .
“ kamu !? “
“ Maaf !!! “ Suara pria itu masih sedingin sebelum-nya namun di sertai kelembutan yang samar .
Viyona merasa ini mimpi dan menatap manik sejernih kristal itu ,Viyona mencubit tangan nya dan ada rasa nyeri saat di cubit jadi memang bukan mimpi .
“ Untuk apa kamu minta maaf ? “ Viyona balik bertanya dengan bingung .
Rein menarik nafas dan menghembus-kan nya , dia masih orang terhormat oke didikan nya selama bertahun-tahun juga ada manfaat nya . Karena waktu itu dia kambuh pikiran nya jadi tidak jernih dan sifat kekerasan nya muncul .
Dan rasa haus darah itu sangat sulit di kendalikan , namun setelah berada di dekat gadis ini kekerasan yang di alami selama bertahun-tahun seolah perlahan lenyap tanpa bekas .
“ Kejadian waktu itu aku minta maaf , aku sangat kasar kepada mu dan tanpa seizin-mu aku tidak akan melakukan hal itu lagi ! “
Wajah Viyona di selimuti kabut merah , walau usia jiwa memang sudah dewasa namun dia masih perawan murni yang tidak pernah berhubungan dengan anak lelaki .
“ Lupakan saja ! aku tidak marah , jangan merasa bersalah itu kondisi darurat bukan !? “
“ Terima kasih ! “
Rein tersenyum tipis namun seperti nya Viyona terpesona dengan senyuman itu , walau hanya simpul kecil tapi senyum itu terasa seperti matahari .
Di sudut tersembunyi dua orang mengamati dengan tenang .
“ Apakah pohon tua berusia seribu tahun ini akan mekar ? “Theo tidak menduga bahwa anak kecil dingin ini akan tersenyum seperti ini .
“ Asal-kan dia Bahagia !!! “ Mill menekan kaca mata nya dan menyembunyikan espresi nya .
“Jadi ini tujuan-mu meminta ku membawa Little Rose kemari ? “Theo akhir nya menyadari maksud dari kedua teman nya ini .
“ Iya ~~ Jika ingin menjerat kupu-kupu dengan erat berikan madu dulu sebelum masuk ke jaring transparan !!! “Mill menyeringai dan masih dengan senyuman sinis nya .
“ Ck ~~ Ck ~~ Rubah bau bahkan anda menghitung Little Rose juga ! , Hei jika Little Rose tahu kita menanamkan chip pada nya dia pasti marah besar , lagi pun kita berkenalan dengan menculik orang . Dia tidak marah dengan prilaku kita waktu itu saja sudah bagus !!! “
Melihat teman nya terus mengeluh , Mill mengabaikan nya namun memang benar perkenalan pertama mereka tidak baik .
__ADS_1
“ Tidak kita sudah terjerat sedari awal ! Buat apa melonggar-kan nya lebih baik mempererat-nya lagi bukan ! Dan obat-ku belum mendapat pembayaran dari pencuri imut kita !!! “
“ Hah apa maksud-mu ? Hei Rubah tua jangan pergi ?!“