
...Volume 1...
...Bab 1...
...Kaila menghilang...
Lantai 2
Sesosok gadis nan tinggi berjalan melewati kerumunan masa tanpa ada yang menyadari nya , dia mengenakan topi dan menunduk kan kepala nya berjalan dan menyatu ke dalam keramaian orang .
Sampai Seseorang berteriak bahwa dia pergi , tidak akan ada yang menyadari kepergian nya . Sosok gadis itu tersenyum tipis , dengan menggunakan eskalator dia turun dari lantai 3 menuju ke lantai 2 .
Di lantai dua terdapat berbagai ragam pakaian baik itu untuk anak-anak , remaja , orang dewasa dan bahkan lansia juga ada . Gadis itu berbelok-belok menuju konter tempat pakaian para gadis , iris gelap obsidian itu menatap sejenak ke segala arah seperti melupakan sesuatu . Setelah berpikir dal waktu lama , dia tidak mengingat apapun yang akan dia lakukan . Namun seperti nya dia melupakan sesuatu yang penting lagi , karena dia tidak mengingat nya lupakan lah saja .
Lantai 3
Berbeda dengan Louis dan Keith , mereka saat ini tengah berdesak-desak-kan ke tengah kerumunan orang yang mengelilingi tempat permainan , siapa tahu setelah mencoba masuk ke sana para kerumunan orang itu malah pergi .
Keith bahkan tercengang dengan perubahan situasi ini " Mengapa sekarang mereka baru pergi , kenapa tidak dari sih ! Kita tidak akan repot-repit berdesak-desak-kan seperti ini bukan ? "
Raut wajah Louis tidak bisa di tebak , lantaran dia tersenyum namun senyum nya itu aneh . Dia seperti sedang menahan amarah yang membara di tubuh nya .
" Ya kami benar sekali teman BAIKKU ! Mengapa tidak dari tadi kerumunan orang ini menyingkir , kita tidak akan jadi repot begini jadi nya ! " Louis menekankan kata nya .
Keith mengerutkan alis nya , sekilas dia melihat beberapa pria berjas hitam seperti bodyguard begitu . Mengapa dia bertemu dengan beberapa bodyguard di sini , namun siapa pemilik dari Bodyguard ini .
" Louis kamu lihat para pria berjas hitam itu , bukan nya mereka Mirip sekali dengan Bodyguard . Namun kira-kira siapa pemilik bodyguard ini ? " Keith merasa pemilik bodyguard itu pasti orang dia kenal , namun dia tidak terlalu mengingat nya .
Louis mendecak-kan lidah kesal dan berkata " Mana aku tahu aku bukan lah Tuan dari mereka !, Sekarang kemana pergi nya si gadis bodoh dan gadis hantu . Mengapa mereka berdua belum kembali Sampai sekarang !?! Ujar nya " Gadis hantu itu menghilang lagi , apakah dia berjalan sambil menebus tembok cepat sekali menghilang !" Ujar nya kecil .
" Apa kamu bilang Louis tadi , sesudah nya itu aku seperti nya Mendengar kamu mengatakan sesuatu ?!" Tanya Keith dengan selidik .
Louis menghindar dari tatapan mata selidik nya Keith , raut wajah nya masih acuh dan berkata ." Tidak ada ! " Ujar nya lagi " Kamu pasti salah mendengar ! " Ucap nya
__ADS_1
Keith masih sedikit ragu dan mendengus " Terserah kamu ! , Kalau Kaila ponsel nya tidak bisa di hubungi . Sedangkan untuk Viyona dia tidak menjawab panggilan ku , aku akan menge-chat nya saja !"
Keith : Viyona ini aku Keith , mengapa kamu mengabaikan panggilan dari ku dan mematikan nya begitu saja .
Keith : Dimana kamu sekarang ? Kami masih menunggu di lokasi tempat permainan tadi .
Keith ; Viyona apakah kamu masih di sana ? Hello ... Viyona ....!
Keith : Jangan abaikan pesan dari ku , Ponsel Kaila tidak bisa di hubungi . Sampai Sekarang dia belum kembali .
Keith telah mengirimkan rentetan pesan namun masih tidak ada jawaban dari Viyona , Keith menjambak rambut nya dengan frustasi ke anggunan nya kini menghilang sudah .
" Kedua gadis ini benar-benar membuat orang jengkel saja , kemana pergi nya kedua gadis ini sebenarnya . Apakah mereka sudah merencanakan meninggalkan kita berdua di sini !" Ucapa nya frustasi
Louis mengerutkan alis nya , mulut nya berkedut " Untuk gadis hantu itu jelas dia masih berada di sekitar sini , namun untuk si gadis bodoh itu aku merasa ada yang aneh di sini . Ini sudah setengah jam berlalu mengapa gadis bodoh itu belum kembali , dia kan hanya pergi ke toilet mengapa lama sekali !" Ujar Louis
Keith juga menyadari ada sesuatu yang salah di sini " Sebentar Mana mungkin ada kejadian penculikan di sini kan , di koridor toilet pasti nya ada kamera pengintai di sana . Mana mungkin ada penculikan di sini , dan juga ini masih banyak orang ! " Ucap Keith
Louis memiliki ekspresi dingin saat ini " Siapa bilang penculikan akan terjadi di koridor , namun pasti itu akan terjadi di tempat- tempat yang gelap . Memang layak dari seorang gadis bodoh , dia pasti tertipu untuk membantu seseorang namun akhir nya dia di jebak dan dibawa pergi ! " Ujar Louis setelah di analisis dengan teliti
Louis berpikir sejenak " Tidak kita langsung pergi mencari Gadis bodoh itu , untuk Gadis hantu itu biarkan saja dia agar tidak menghambat kita nanti nya dia hanya seorang gadis ! " Ujar Louis penuh dengan kebencian.
Keith :"...." Walaupun dia seorang gadis , bisa membanting mu hingga babak belur bukak gadis lemah .
Lantai 2
Di dalam lautan pakaian sesosok gadis berada di antara lautan pakaian tersebut , dia sedang memilah-milah pakaian dengan ekspresi acuh .
Ding
Ding
Ding
__ADS_1
Beberapa suara berasal dari ponsel di saku celana training terus berbunyi , akan tetapi dia masih mengabaikan nya dan setelah ponsel itu berbunyi keempat kali nya barulah dia melihat pesan dari siapa itu .
Ding
Keith : Viyona ini aku Keith , mengapa kamu mengabaikan panggilan dari ku dan mematikan nya begitu saja .
Keith : Dimana kamu sekarang ? Kami masih menunggu di lokasi tempat permainan tadi .
Keith ; Viyona apakah kamu masih di sana ? Hello ... Viyona ....!
Keith : Jangan abaikan pesan dari ku , Ponsel Kaila tidak bisa di hubungi . Sampai Sekarang dia belum kembali .
Di ponsel Viyona tidak tertera nama dari pengirim pesan , namun setelah membaca rentetan pesan itu Viyona akhir nya mengingat nya . Dia kembali meninggalkan ketiga bocah bodoh itu lagi , Alis cantik Viyona mengerut dan wajah nya menjadi dingin seketika .
" Kaila menghilang ? " Ujar nya
Iris gelap obsidian itu memancarkan aura membunuh yang samar , mood Viyona seketika menjadi hancur . Aura gelap yang di pancarkan dari tubuh Viyona menyeruak ke luar , orang-orang di sekitar nya melangkah mundur saat mereka berada di dekat Viyona .
" Apakah sekarang !? Ah aku ceroboh sekali , CK ...CK .. Aku hampir lupa kalau Female Lead selalu terkena banyak sekali masalah , Apakah bergaul dengan nya salah tapi dengan begini aku baru mendapatkan kesenangan dan tidak membosankan jadi nya " Ucap Viyona rendah dan kecil.
Viyona berbicara cukup panjang kali ini , Viyona tersenyum smirik . " Waktu nya melatih otot-otot lama , sudah lama sekali tidak mengajar orang ! "
Viyona : Lantai 2 !
Ding
Playboy Narsis (Keith) : Maksud mu kamu ada di lantai 2 Viyona !?
Viyona : UM !
Playboy Narsis ( Keith ) : Baiklah kamu bisa menunggu kami berdua di sana , kami ada urusan sebentar ! Love Emoticon and Smile Emoticon .
Viyona : Hn
__ADS_1
Setelah melihat pesan teks Viyona menuju ke bagian pakaian olahraga ringan , dia sedang memilah-milah pakaian yang akan dia gunakan . Khusus nya pakaian yang berwarna hitam , dan dia sebaiknya mencari topeng terlebih dahulu . Untung nya dia berada di pusat perbelanjaan , setelah mencari sebuah topeng yang cocok untuk nya dia kembali lagi memilih pakaian . Topeng itu berwarna perak dengan ukiran mawar di area mata nya , bahkan ada untaian mutiara di setiap sudut nya .