
Chapter 113
...Volume 1...
...Bab 2...
...Setting Game Membingung-kan...
*****~
Viyona PoV
Setelah bersenang-senang dengan Theo kami pun pulang , di jalan yang di selimuti gelap nya malam tidak terasa dingin baginya .Hari Ini untuk pertama kali nya ia merasa sedikit senang entah karena dia bermain dengan Bahagia atau karena ia bisa lepas dari jerat kesadaran duni game ini yang mencoba membuat nya sebagai tameng bagi protagonist .
Namun ada satu hal yang membuat nya bingung , yakni sebenar nya setting game ini sangat aneh dan latar tempat dan gaya Bahasa atau seni hingga sastra nya semua nya aneh . Sebenar nya apakah ia berada di Huaxia ( China) , Atau Ingris bahkan Bahasa inggris yang mudah pun tidak mudah di kuasai oleh orang-orang di dunia game ini .Seperti nya pembuat game ini sangat benci dengan Bahasa inggris .
Yang Lebih membuat-nya bingung bukankah Wechat itu biasa nya di pakai orang Huaxia untuk berkominikasi , lantas mengapa itu di lampirkan di game dengan tren aneh . Jadi ia selama ini sebenar nya dia ada di negara bagian mana , jelas ini Asia tapi bukan China atau jepang . Namun aneh nya juga nama-nama disini bergaya barat .
Karena aku terlalu lama diam dan mengabaikan mahluk laut di sisi ku ,seperti nya dia mulai kesal sekarang .
“ Little Rose jangan abaikan aku ~~~ “
Dia merengek seperti anak kecil yang kehilangan permen-nya , Wajah ku yang biasa tidak bergeming kini sedikit senyum di mulut-ku walau itu anya sebentar .
“ Ada Apa ?“ Tanya-ku dengan nada lesu .
“ Little Rose apakah kamu Bahagia sekarang ? “
__ADS_1
Wajah -ku membeku di tempat , Bahagia ~~~ . Aku bingung dan tidak tahu cara menjawab .Sejak memiliki ingatan kehidupan masa lalu ku pada umur sepuluh tahun , sikap ku mulai acuh terhadap sekitar dan tidak pernah menganggap diriku bagian dari dunia ini .Mungkin suatu hari akan kmebali pada akhir nya jadi buat apa membuat harus berkomunikasi dan berteman .
Sejujur-nya setelah tahu bahwa aku masuk ke game , reaksi ku cukup tenang . Ku pikir akan menjalani kehidupan santai tanpa masalah . Namun ternyata aku malah membawa masalah untuk diriku sendiri , aku merasa terkadang tidak bisa mengendalikan tubuh ku dan terkadang bergerak tidak sesuai keinginanku .
Dan akhir nya beberapa waktu lalu aku menyadari bahwa kesadaran dunia mencoba mmebuat ku menjadi tameng putri kesayangan nya , sungguh ini sangat membuat ku marah dan kesal . Ingin sekali mengahncur-kan kendali kasat mata ini . Bertemu protagonist sama saja dengan mmebawakan masalah bagi diri sendiri .
Karena mulai melamun lagi seperti nya pria rumput laut ini sedikit tidak sabar dan terus mengguncang-ku dengan berbagai macam pertanyaan .
“ Little Rose ~~ Kamu baik-baik saja ? , Apakah sakit ? Tidak demam juga ?“
Tangan nya yang hangat menyentuh kening ku , aku terdiam sejenak dan mengangguk bodoh .
“ Kenapa dingin sekali ? , Pakai jaket ku supaya tubuh Little Rose tidak kedingingan ~~~ “
Melihat perhatian pria rumput laut seperti merasa mempunyai seorang kakak yang lembut , namun dia tidak mau tertipu sebagaimana lembut dan perhatian nya dia tetap penjahat dalam game yang sangat sulit di takluk-kan dan pasti memiliki sisi gelap nya masing-masing , namun dia tidak mau menggali lebih jauh lagi.
“ Kita sampai ~~~“
“ Little Rose ~~~ Jangan lupa mimpikan aku mala mini ~~ Kyu ~~“
Aku terdiam dan langsung berjalan pergi , di jalan setapak secercah sinar bulan yang mengiringi setiap Langkah-ku . Pepohonan di sekitar jalan seolah menari karena terbawa suasana angin yang bebas .
Aku memandangi boneka beruang yang di dapat-kan pada saat bermain di taman hiburan . Setelah lama mengotak-atik boneka itu , aku merasa bosan dan memeluk nya lalu Kembali berjalan .
Karena malam semua orang berada di asrama mereka dan di larang untuk keluar pada malam hari ,terasa sangat sepi dan sunyi .Setelah lama berjalan akhir-nya saku sampai di rumah-ku uh tidak sebenar nya sebuah vila .
Satu hal yang juga membuat ku penasaran mengapa di dalam sekolah yang luas nya entah berapa hektar ini , memiliki beberapa vila di dalam nya . Sungguh ini seperti hotel bukan sekolah bahkan Gedung-gedung yang terlihat seperti sebuah perusahaan ini juga cukup mencengangkan , walau pun hanya sekitar empat lantai .
__ADS_1
Benar -benar bingung denga nisi pembuat game ini halu nya terlalu tinggi , karena tidak bisa di kehidupan nyata . Maka melakukan nya di dunia game , yang lebih mengheran-kan lagi game ini sangat di sukai di kalangan remaja .
Sudah lah jangan dipikirkan lagi ini membuat orang pusing saja ,setelah sampai di kamar-nya ia langsung melemparkan diri ke ranjang nya yang empuk .Karena tidak merasa ngantuk , aku mengambil remot dan menyalakan televisi .
Namun berita yang ku lihat sedikit mengaget-kan ku pada awal nya , di siaran berita ternyata di beritakan bahwa ada dua orang siswa sekolah menengah terjebak di rumah hantu . Selama dua jam lama-nya akhir nya mereka berhasil di selamat-kan dengan bantuan petugas , dan saat ini mereka di bawa ke rumah sakit . Melihat hal ini ia menyeringai , seperti yang ia harap-kan mereka pasti selamat karena memiliki aura protoginist .
“ Aku sudah menduga ini sejak awal , Aura protagonist akan selalu melindungi mereka berdua . Tapi ada terasa janggal di sini ~~~“
Ia merasa ada sesuatu yang ia lewat-kan , tapi selama itu bukan menyangkut diri nya biarkan saja .Seperti nya ia akan berkunjung ke rumah sakit sepulang sekolah besok .Karena sudah tidak ada hal menarik lain nya yang ia dapat , ia memutus-kan Kembali ke tempat tidur dan beristirahat .
Namun pandangan-nya tertarik oleh boneka di samping nya , yang ia letak-kan pada meja di sebelah lampu tidur . Aku mengambil-nya dan memeluk-nya dan jatuh dalam tidur yang dalam.
Viyona POV End
*****
Di sisi lain , Vila milik kelas kunci
Theo yang sangat Bahagia tidak menyadari bahwa ada bahaya yang segera menghantui-nya Ketika dia Kembali , dia bersenandung dan memeluk erat boneka di tangan nya dan berencana memeluk-nya sampai ia tidur .Namun yang dia lihat saat sampai , pintu terbuka karena berpikir ia lupa mengunci pintu ia langsung masuk begitu saja . Namun sebuah suara membuat langkah Theo terhenti .
“ Yo ~~ Pembuat masalah baru pulang ?. Apakah senang bermain-main tanpa kehadiran kami ? “
Mendengar suara yin dan yang aneh ini , Theo menengok ke belakang di lihat dua orang yang sangat ia kenali . Theo menyeringai dan tidak bisa menyembunyikan kebahagian nya dan dia bahkan seperti anak kecil yang pamer .
“ Ho ~~ Ho ~~ Sangat Bahagia dalam beberapa tahun tidak pernah aku sesenang ini , kau tahu aku pergi mengajak jalan-jalan Mawar Kecil-ku yang lucu ke taman hiburan . Kami berdua bersenang-senang sampai lupa waktu “
Retak ~~~
__ADS_1
Pulpen di tangan Rein terbelah dua dan ada garis hitam di dahi nya , meski begitu wajah nya masih sangat acuh . Namun hati-nya seperti ada gejolak yang aneh seperti amarah yang terbakar karena di tuangkan bensin sehingga sebuah api bernama kemarahan di nyalakan.
Mill melirik teman satu ini , karena sangat pendiam dan jarang berbicara terkadang ia berpikir apa sebenar-nya jalan pemikiran teman nya yang satu ini . Kalau si bodoh Theo sangat mudah ia tebak , namun teman yang acuh sangat sulit untuk di tebak . Pada saat ini apakah dia marah atau kesal atau bahkan cemburu ia tidak tahu karena wajah-nya sedatar biasa nya .