
...Volume 1...
...Bab 1 ...
...Bertemu Kaila Di Gang Sempit ...
Vila Pribadi Risa
Malam yang gelap dan dingin di penuhi misteri , angin malam menerpa sebuah sosok yang sedang menatap ke arah langit . Piyama nya ikut di terpa angin malam , sepintas sosok itu ialah seorang gadis yang memiliki tinggi semampai ,dan Surai hitam yang tergerai bebas di sapu oleh angin malam yang lewat .
Jari-jari lentik nan indah itu memegang sebuah gelas , di dalam nya berisi cairan berwarna coklat putih . Yah dia sedang meminum kopi susu , bibir cery itu menyeruput dengan tenang dan mengabaikan angin malam yang menerpa .
Iris yang seperti obsidian itu menatap ke arah langit yang akan berganti menjadi pagi , dia tersenyum acuh dan meletakkan gelas itu meja di belakang nya . Lalu sosok tinggi gadis itu duduk di sebuah kursi santai , sembari menunggu pagi datang dia lebih memilih untuk membaca sebuah buku .
" Angin fajar memang sangat segar , kita akan pergi kemana hari ini ya ? " Ujar nya lesu
Sosok gadis ini ialah Risa yang telah menetap di Sekolah sekitar seminggu lama nya , dia menggunakan nama samaran Viyona Vladimir untuk memudahkan nya bergerak kemana pun dia mau .
Risa sempat berpikir bahwa dunia Otome ini hampir mirip dengan dunia asli nya , ah sudah lewat lima tahun sejak kejadian hari itu . Ingatan masa lalu nya perlahan kembali dan berbagai memori masuk ke kepala nya setiap pergantian musim , dia juga bingung seberapa banyak ingatan yang ia miliki sebenar nya . Kali ini ia mendapat ingatan baru lagi , setelah mengembalikan ingatan nya tubuh nya juga perlahan membaik .
Di sinilah dia menemukan sebuah misteri , seiring berjalan nya waktu tubuh nya berkembang dengan baik . Tapi kekuatan , ketahanan , kelincahan , bahkan kecepatan nya dua kali lipat lebij baik dari manusia pada umum nya. Ini lah yang aneh apakah hanya dia yang mengalami nya sendiri , dan juga karena tubuh nya telah mengonsumsi berbagai obat-obatan selama sepuluh tahun lama nya , bau di tubuh nya sangat unik .
Dia tidak pernah memberitahukan siapa pun mengenai masalah ini , dua sudah mencoba menguji nya di laboratorium namun dia hanya menemukan hak biasa , Ah dia sendiri bingung dengan tubuh milik nya sendiri .
Iris gelap obsidian itu menatap ke arah timur seperti nya matahari telah terbit , malam yang panjang berganti menjadi pagi hari yang cukup cerah . Dia bangkit dari tempat duduk nya dan berjalan ke dalam , dia berganti piyama menjadi setelah olahraga jaket putih dan trening panjang tak lupa mengambil sepatu keds putih , setelah itu Risa mencepol rambut hitam panjang nya , Dia juga mengambil topi dan jam tangan sebagai pelengkap .
Risa keluar dari area Vila milik nya , karena hari masih petang dan jarang ada murid yang bangun pagi . Risa berolahraga pagi dia joging keliling taman sekolah , ada sebuah taman hang cukuo besar di area sekolah di sana lah kadang-kadang di gunakan sebagai area olahraga bagi para murid .
Risa tidak memperhatikan bahwa sepasang mata mengawasi nya dari jauh . Orang yang mengawasi Risa ialah sepasang anak laki-laki , satu nya dengan Surai biru keunguan dan lain nya dengan Surai merah terang dengan iris hijau .
" Hei ... Kita beruntung sekali pagi-pagi buta bertemu dengan seorang gadis , apalagi seorang gadis yang cantik " Senyum merekah di bibir laki-laki itu .
" Murid baru itu kebetulan sekali ! , Apakah dia sengaja berlari di area taman ini hanya untuk bertemu dengan ku HM ! " Ujar nya sombong
__ADS_1
Laki-laki dengan Surai merah itu melirik teman nya itu dengan kasihan , sepertinya dia melupakan kejadian beberapa hari yang lalu .
" Kamu terlalu narsis , sejak kapan Pangeran Seika kita menjadi besar kepala ya . Apakah kamu melupakan kejadian beberapa waktu lalu ! " Ucap nya remeh
Wajah laki-laki bersurai biru keunguan itu berubah suram , apakah ia memang begitu sombong lupakan dia tidak pernah salah dalam hal ini .
" Lebih baik kita kejar dia bagaimana ? , Arah nya menuju luar sekolah kita diizinkan untuk keluar namun area lingkup sekitar sekolah saja , ada kafe yang baru saja buka di dekat area luar sekolah . Bagaiman kita berkunjung kesana ?! "
" Terserah kamu ! " Ucap nya acuh
Kedua laki-laki ini ialah Louis dan juga Keith , mereka bangun pagi-pagi sekali untuk berolahraga . Karena mereka dibiasakan di kediaman mereka untuk selalu bangun pagi dan berolahraga .
Balik Ke Risa
Risa merasa ada beberapa pasang mata yang mengawasi nya , namun dia mengabaikan nya dan memilih untuk melanjutkan joging nya ini . Tubuh nya sangatlah ringan jadi di saat dia berlari , bahkan jarak nya lima kilometer atau lebih ia mampu untuk melewati nya .
Gerbang Sekolah Nomor Satu Seika Maria terbuka lebar , penjaga itu hanya tersenyum di saat melihat Risa melewati nya , Risa hanya mengangguk sebagai balasan yang singkat .
Namun di saat Risa akan berbelok di sebuah gang dia tanpa sadar menabrak sesuatu .
Bruukk
Sebuah tas terjatuh dan isi nya berserakan Kemana-mana , Risa menunduk dan mengambil barang-barang yang berserakan di tanah .
" Ini ! "
" Terima kasih " Balas nya
Risa merasa suara yang dengar ini sangat akrab , dan saat dia mendongak Risa melihat sosok gadis manis bersurai pink yang tidak lain ialah Kaila Hilton .
Kaila juga balas menatap Risa tertegun . " Teman sekelas Viyona mengapa kamu ada di sini ? " Tanya Kaila antusias.
Kaila sudah lam tidak melihat Viyona setelah kejadian alarm kebakaran palsu itu terjadi , dia sangat senang bertemu Viyona lagi walaupun itu kejadian yang tidak mengenakkan .
__ADS_1
" UM " Balas Risa singkat , dia menunduk dan hanya sebagian wajah nya saja yang nampak .
Risa yang hendak pergi berhenti karena Kaila memegang tangan nya .
" Tunggu sebentar Teman Sekelas Viyona ! , Apakah kamu ingin ikut dengan ku sebentar ! Tidak jauh dari sini ada kafe yang baru saja buka , aku akan mentraktir mu sebagai ganti kecelakaan tidak terduga ini apakah bisa " Tanya Kaila dengan kepala tertunduk .
Risa melihat ekspresi Kaila yang imut dan juga agak bodoh , ah gadis ini memang pantas menjadi Female Lead dari Otome Game ini. Senyuman nya yang polos dapat meluluhkan hati yang sekeras batu , namun untuk diri nya sendiri tidak berkesan apa pun .
" Iya " Risa membalas dengan singkat
Senyuman mengembang di bibir mungil Kaila , dia langsung menarik tangan Risa dengan semangat dia sangat energik. Risa menjadi heran perubahan ekspresi gadis ini sangat cepat rupa nya .
" Ayo ayo cepat , dessert di sana sangat enak apalagi minuman yang di sediakan "
Raut wajah Risa tidak memiliki Fluktasi apa pun , wajah itu hanya datar dan acuh dia tidak peduli apakah Kaila menarik nya .
" Kita sampai kafe ini baru saja di buka , bisa di bilang Teman Sekelas Viyona lah yang menjadi pelanggan pertama kafe "
Kring
Begitu Kaila dan Risa memasuki kafe , ruangan yang bergaya Eropa bercampur dengan timur menyapu Indra penglihatan Risa , dia merasa campuran gaya barat dan timur ini menyatu sempurna .
" Kaila kamu baru saja datang , aku sudah lama menunggu mu ! "
Seorang wanita paruh baya langsung menyapa Kaila , dia memakai setelan seorang manajer rambut yang disanggul dan kemeja putih berpadu jas hitam , dan sebuah kaca mata berbingkai emas yang tak luput dari perhatian Risa .
Penampilan wanita paruh baya ini elegan dan bermartabat , walaupun wajah nya sudah mulai menua namun kecantikan alami nya tidak pudar sama sekali .
" Oh Kaila kecil siapa yang kamu bawa ini , seorang gadis yang cantik siapa nama mu manis ? " Tanya wanita paruh baya itu .
" Risa " Balas Risa singkat
Kaila menatap wanita paruh baya dengan permintaan maaf " Maaf kan teman ku ini manajer , dia terbiasa berbicara singkat "
__ADS_1