
...Volume 1...
...Bab 1...
...Mari Bermain Game 1...
Aula Utama
Beberapa remaja masih tergeletak tak sadarkan diri , Aula yang begitu luas dan di dekorasi dengan sangat cantik .Berbeda dengan penampilan luar gedung yang begitu lusuh dan terbengkalai , sebuah gedung tua ternyata tersimpan banyak sekali misteri . Aula yang di penuhi gemerlap lampu kristal besar , Setiap pilar terdapat hiasan berupa karangan bunga . Jika orang lain masuk keruangan ini mereka pasti mengira ada pesta yang segera di gelar , namun ternyata kenyataan nya sangat bertentangan dengan kondisi saat ini.
Perlahan satu demi saru para remaja ini terbangun , mereka memegangi kepala mereka yangmasih terasa kesemutan dan berdenyut .
“ HIssss……. Ini dimana ? Apakah belum cukup untuk terlempar ke sana kemari , Menyebakkan sekali ! “ Ujar Louis kesal .
Keith yang berada tidak jauh dari Louis juga baru terbangun , melihat ke sekeliling nya yang sangat asing membuat kewaspadaan Keith meningkat .
“ Louis kau kah itu ? , Tsk ….. Punggung ku mengapa aku tidak terjatuh ke pelukan gadis cantik saja , itu pasti akan membahagiakan ! “ . Seru Kieth
Louis melirik Kieth dengan jijik , teman nya masih saja bercanda dalam stuasi mereka saat ini . Apakah dia menjadi bodoh setelah menubruk kepala nya ke lantai .
“ Hentikan candaaan membosankan mu Keith ! , Sekarang ini kita ada dimana lagi ? “
Louis melirik kearah Kaila dan juga Rika , dia tertegun dan akhir nya menyadari bahwa dia telah berada di aula , tepat nya aula pesta apakah ada yang mengadakan pesta di sini .
“ Gadis bodoh dan juga teman nya sudah ada di sini ! , Jadi kemana pergi nya teman kita yang lain ? “
Keith menggelengkan kepala nya , dia melirik ke sekitar lagi dan tidak menemukan di mana jalan yang akan mereka lalui untuk keluar .
“ Ku rasa mereka telah tertangkap oleh seseorang , aih …. Kita benar-benar sial kali ini ! “ Ujar Keith tanpa daya .
Kali ini Kaila dan Rika membuka mata mereka , Kaila dan Rika saling melirik dan terkejut satu sama lain . Kaila reflek memeluk Rika dan menangis dia mengeluh segala nya ke Rika .
“ Wo …..wo…. Rika aku takut sekali ! , Ruangan itu sangat gelap dan dingin . Dan orang itu si Riko selalu mengoceh tidak jelas membuat ku kesal , hiks….. Aku tidak akan pernah mau ikut kamping lagi tidak akan pernah ! “ Ujar Kaila menangis tersedu-sedu.
Rika terus mencoba menenangkan Kaila yang sudah terisak-terisak .
“ Sudah selesai menangis gadis bodoh ! “ Seru Louis
Kaila terkejut melihat Louis dan dia akhir nya sadar bahwa ruangan tempat ida berada berbeda , Ini adalah Aula tempat pesta di adakan .
“ Bocah angkuh kau di sini ! Lalu kita ada dimana lagi sekarang ! “ Tanya Kaila bingung.
__ADS_1
Rika merasa sedikit tidak nyaman , Aula ini bukan nya tempat biasa nya orang berdansa . Mengapa ada ruangan seperti ini di gedung ynag sudah terbengkalai .
“ Kalian akhir nya bangun ! , Heh …. Apakah Monitor bodoh kita masih pingsan ck memalukan sekali untuk kalangan Pria ! “ Seru Keith jijik saat pandangan nya menuju kea rah Riko Dan yang tidak sadarkan diri .
Kaila dan Rika akhir nya bangun dan menuju kea rah Louis dan Keith , Kaila merasa segala sesuatu di sini sama sekali tidak baik . Tentu nya firasat nya tidak pernah salah dalam hal ini ! “
“ Lalu apa yang akan kita lakukan sekarang ? Tidak mungkin beridam diri saja di sini dan ,enunggu untuk mati bukan ! “ Ujar Kaila yang mulai frustasi dan bingung , Otak pintar nya tidak bekerja untuk saat ini mendadak ofline.
“ Ck …. Diam untuk ku Gadis bodoh , Hanya peringkat mu yang nomor satu . Tapi otak ku benar-benar konslet saat waktu tidak tepat ! “ Seru Louis mendengus .
“ Lalu di mana Viyona sekarang ? “ Tanya Kaila tanpa menghiraukan ucapan Louis .
“ Enthalah ! Gadis hantu itu pasti mendadak muncul lagi ! “ Seru Louis
Swosh …….
Tap …..
“ HN ! “ Seru Viyona
Louis kaget saat kemunculan tiba-tiba Viyona , dia sontak mundur kebelakang dan menatap Viyona ngeri .
“ Kan sudah kubilang gadis ini bukan manusia tapi hantu sesat ! “ Seru Louis yang Nampak telah kehilangan kewarasan nya saat ini .
“ Viyona syukurlah kamu baik-bak saja ! “ SEru Kaial yang akhir nya mencairkan suasana tegang dinatara mereka .
Kaila memang cukup kaget dengna kedatangan Viyona yang tiba-tiba , bahkan Rika saat ini masih syok dan mulut nya sama sekali tidak bisa berbicara atau mengucap sepatah kata apa pun .
Viyona hanya menganguk sekilas , tapi apakah salah dia muncul lowong dia di panggil tadi bukam jadi bagian mana tempat salah nya dia ya .Eksperisi Viyona berubah dan wajah nya kembali menjadi dingin dia melirik kearah balkon dan ternyata ada seseorang yang tengah duduk di sana .
“ Kau pemilik nya bukan ?” Tanya Viyona tanpa eksperisi , suara nya sangat dingin dan bahkan lebih dingin dari pada biasa nya .
Di atas balkon , terdapat sesosok laki-laki bertopeng kucing . Dia memiliki senyum manis di balik topeng , mata nya menyipit dan melirik Viyona dengan penuh minat .Sudut mulut nya melegkung samar , Dia dengan bangga nya melirik kea rah Viyona . Seolah dia melihat semut yang bisa dia injak kapan saja , seolah menganggap diri nya adalah raja dan orang-orang di bawah nya adalah budak nya .
“ Heh ….. Ternyata kamu gadis yang sangat menarik , gadis pintar apakah kamu sudah mengetahui ini sejak awal ? “ Tanya nya main-main.
Viyona merasa bahwa orang di depan nya memiliki nafas yang berbahaya , namun ada yang salah di sini orang ini jelas bukan orang yang masuk ke dalam ruang pengawas , Tatatapan tajam Viyona akhir nya mengarah pada tangan sosok tersebut . Mata Viyona melotok dan pandangan nya bertemu dengan sosok topeng kucing itu , melihat senyum smirik sosok itu Viyona akhir nya sadar akan sesuatu . Setelah dia melewatkan setiap jebakan sedari awal , orang ini sudah merubah rencana nya .
“ Hei bajingan siapa kamu ? Apakah wajah mu sangat jelek hingga menutupi nya dengan topeng ! “ Bentak Louis yang sudah termakan emosi .
Keith merasa mulut beracun Louis harus di kunci , mengapa dia memperovokasi orang itu sih jika dia marah tamat lah riwayat mereka semua .
__ADS_1
Sosok itu mengabaikan Louis dan selalu focus terhadap tubuh Viyona , Louis yang di abaikan seketika menjadi marah hendak berteriak namun mlut nya di sumpal oleh tangan Keith.
“ Mengapa kamu menatap ku sangat dingin gadis cantik , Ah gadis cantik yang bagaikan mawar hitam sangat berbahaya namun daya Tarik mu terlalu besar untuk di abaikan ! “ Seru nya kagum akan keindahan yang dimiliki Viyona .
Mata Viyona menyipit dan berkata acuh .
“ Kamu bukan pemilik gedung ! “ Seru Viyona
Louis dan Keith melirik Viyona secara bersamaan , apa maksud Viyona lantas siapa kalua begitu orang di depan mereka .
“ Kau pengemis yang ada jalan itu bukan ! “ Ujar Viyona lagi.
Kaila Nampak tak percaya dengan ucapan dari Viyona .
“ Bagaimana mungkin orang ini adalah pengemis itu , ini tidak masuk akal ! “ Wajah Kaila memucat.
Viyona medengus dan dia mengambil sesuatu dari kantong nya .
“ Kau pikir aku bodoh , mana mungkin ada pengemis yang memiliki kuku-kuku yang begitu bersih , sementara tubuh nya saja compang-camping dan tidak ada bau busuk di tubuh mu waktu itu . Kamu pasti tahu apa ini , dan mata mu itu persis sama dengan pengemis itu ! “
Viyona melempar pelacak lokasi itu ke lantai , Kaila terpana bahkan Louis , Rika , Dan Keith tidak terkecuali .
Prok ….. Prok…..
“ Gadis yang tajam , pengamatan mu dan ingatan mu sangat kuat . Ah bagaimana sekarang aku bertambah tertarik dengan mu gadis manis ! , Sepertinya semua nya berjalan sesuai rencana mu ya manis ?! “ Seru nya .
Semua orang melirik Viyona ddengan tatapan tidak percaya ,bingung , kaget , perasaan mereka berempat campur aduk saat ini .
“ Hn ! “’
Viyona sendiri mengantisipasi segala nya , dan keberuntungan juga ada di pihak nya . Kaila yang ingin pergi menangkap ikan di sungai adalah kesempatan bagi nya , sebenar nya Kaila dan juga Keith bukan nya tanpa sengaja jatuh . Tapi dial ah yang membuat nya seperti itu , tanpa sepengatahuan kedua orang itu ia melemparkan batu kea rah lutut kedua orang tersebut , yang menyebabkan ketidakseimbangan dan mereka terjatuh bersama momen waktu itu mendadak dan tidak disengaja .
Keith langsung menangkap maksud dari laki-laki bertopeng kucing teresebut dan pandangan nya jatuh kepada Viyona.
“ Jadi waktu di sungai aku dan Kaila bukan nya terjatuh secara kebetulan ! “ Seru Keith.
“ Jadi waktu itu Viyona yang membuat kita jatuh dan … ! “ Wajah Kaila bersemu merah saat mengingat adegan tersebut .
Louis Nampak curiga kepada ketiga orang ini , dia merasa ada sesuatu yang aneh dia harus mengintrogasi teman nya ketika pulang nanti.
“ Di mana teman sekelas ku ?” Tanya Viyona.
__ADS_1
Laki –laki bertopeng kucing itu menyeringai , dia mengambil sebuah remot dan menekan tombol On . Di dinding putih terdapat pantulan ang di tayang kan , di sana terdapat sesosok teman sekelas mereka yang tengah pingsan dan terkurung di sebuah ruangan gelap .